Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_64 S2..Ngidam


__ADS_3

Malam pengantin identiknya mengunboxing sesuatu yang masih tersegel atau menghabiskan malam penuh gairrah..berbeda dengan malam pengantin dua muda mudi yang baru saja sah menyandang gelar suami istri.


Mereka berdua hanya menghabiskan waktu dengan saling curhat satu sama lain mengutarakan isi hati agar tak ada kesalahpahaman suatu saat nanti..Farell bersikap bukan seperti suami,namun dia bersikap seperti kakak atau teman yang siap menampung curhatan.


"Jadi apa ka Farell nggak pernah merasakan jatuh cinta?" tanya Arini setelah mereka terdiam sekian lama.


"Tidak ada..Kaka hanya fokus menjaga adik-adik serta keluarga Kaka juga bekerja menggantikan Daddy karena Daddy sudah tidak seperti dulu..kalau untuk urusan cinta,Kaka belum terlalu kepikiran" kata Farell menjawab pertanyaan Arini.


"Ouh..apa Kaka bisa menjalani hubungan ini tanpa ada nya cinta?" tanya Arini lagi mengutarakan isi otak nya yang sejak tadi mengganjal.


Farell terdiam sejenak..dia memilih kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan Arini karena Arini sedang hamil dan ibu hamil memiliki perasaan yang sensitif kata mommy nya.


"Emm..kita jalani saja dulu..kalau suatu saat nanti rasa itu ada Kaka akan katakan pada mu..tapi untuk sekarang seperti nya belum ada" jawab Farell berbohong karena dia tak mau membuat Arini berharap terhadap nya.

__ADS_1


Farell takut jika suatu saat nanti ayah bayi yang Arini kandung datang lagi maka dia takut Arini akan meninggalkan nya dan membawa anak itu bersama nya.. hati nya tak sanggup untuk menanggung sakit yang mungkin dua kali lipat nya.


"Emm..baik lah ka..seperti nya memang lebih baik seperti itu daripada nanti terlanjur..baik lah ka Arini sudah mengantuk,Arini tidur dulu ya selamat malam ka" kata Arini semakin membuat hati Farell mencelos karena merasa Arini tidak sanggup untuk membuka hati nya,mungkin jika suatu saat nanti ayah anak itu lahir dia akan kembali bersama pria itu.


"Hm..tidur lah..selamat malam juga" balas Farell lalu mematikan lampu kamar dan menyelimuti tubuh Arini dan berbaring di sebelah Arini dengan sedikit jarak.


Mereka berdua tidur saling membelakangi satu sama lain dengan perasaan yang sama-sama entah lah..Farell merasa Arini masih menunggu pria itu sedangkan Arini merasa Farell hanya menganggap nya adik tidak akan lebih.


#


#


"Ka apa di sini ada yang menjual cassoulet ya?" tanya Arini pada Farell saat mereka berada di lift.

__ADS_1


"Cassoulet..seperti nya jam segini belum buka..apa kau menginginkan nya?" jawab Farell menatap Arini dengan sedikit binar penuh harap.


"Hmm..seperti nya aku ngidam..apa Kaka mau membuatkan nya untuk ku..tapi jika Kaka repot tidak usah biar ak__" belum selesai Arini berujar Farell sudah memotong nya lebih dulu.


"Nanti Kaka buatkan..hey jagoan kau ingin makan itu hm..baiklah Daddy akan buatkan ya..sabar nanti kalau sampai di rumah" jawab farel memotong ucapan Arini dan mengusap perut Arini.


Arini terharu dan merasa hangat serta nyaman di perut nya.. entah sejak berdekatan dengan Farell anak nya menyukai nya..dia tak ingin jauh dari Farell entah karena apa..yang pasti dia nyaman di sisi Farell.


#


#


MAAF GAES HARI INI AUTHOR SIBUK JADI UP NYA LAMA..INSYA ALLAH AUTHOR AKAN TAMBAHIN..MAAF DAN TERIMAKASIH 😊

__ADS_1


__ADS_2