
Farell memilih untuk menyimpan sendiri rasa yang dia miliki..dengan bersikap layak nya Kaka dia masih bisa dekat dengan Arini itu sudah cukup buat nya.
"Semoga kelak kau bisa membuka hati mu dan melihat Kaka yang selalu setia menunggu mu Arini" batin Farell melajukan mobil nya menuju kantor yang kebetulan jarak nya tidak terlalu jauh dari rumah mereka.
Sesampai nya di kantor Farell di sambut Miko sang asisten pribadi nya..Farell berjalan dan di ikuti Miko menuju lift khusus untuk CEO.. sepanjang perjalanan menuju ruang rapat,Farell membahas apa yang di lakukan klien mereka hingga membuat nya sedikit meradang.
"Maaf bos,saat kemarin saya hubungi mereka bilang satu Minggu lagi namun baru beberapa jam berlalu mereka menghubungi saya bahwa rapat di adakan keesokan hari nya..saya sudah menjelaskan bahwa anda sedang ada urusan keluarga yang tidak bisa di ganggu gugat tapi klien itu tetap saja ngeyel bos,bahkan hampir saja saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerjasama kita" jelas Miko mengenai garis besar nya.
"Hmm..siapa CEO mereka?" tanya Farell sudah jelas harus mengambil tindakan apa.
__ADS_1
"Nona Katia Milguen bos" jawab Miko menyebutkan nama CEO klien mereka.
"Hmm..pasang mata baik-baik Miko,jika dia melewati batas lagi suatu hari nanti maka kau boleh memutuskan kerjasama ini..aku memberimu mandat untuk itu" kata Farell mengambil langkah tegas.
"Baik bos"
Sesampai nya di lantai dimana ruang rapat berada, Farell dan Miko bergegas keluar dan menuju ruangan di mana sang klien yang tidak tau diri itu menunggu kedatangan nya.
"Selamat pagi nona-nona sekalian..maaf saya sedang sibuk tapi terganggu oleh sesuatu jadi terpaksa saya harus meluangkan waktu saya untuk menyelesaikan pengganggu itu" sapa Farell menyindir sikap tidak tau diri klien nya tanpa perduli wajah salah satu klien nya yang dia yakini adalah CEO nya.
__ADS_1
"Pagi juga tuan Farell..em maaf sebelum nya saya mendadak mengadakan rapat ini karena seperti nya lebih cepat lebih baik bukan" kata si klien yang tak lain adalah Katia Milguen bos perusahaan yang akan bekerja dengan perusahaan Farell.
"Hahaha tapi menurut saya anda tidak sopan nona..saya tidak suka waktu saya di ganggu..urusan saya jauh lebih penting dari rapat ini..jika anda sekali lagi seperti ini maka saat itu juga kerjasama kita batal.. Miko mulai saja aku tak memiliki banyak waktu" jelas Farell dengan nada sinis tak mau berlama-lama berada di ruang rapat itu karena dia tak bisa meninggalkan Arini terlalu lama.
"Baik tuan"
Ralat pun berjalan lancar..Meksi wajah Farell tak ada perubahan masih tetap datar dan sinis jika di tanya oleh Katia,seperti nya Farell mencium bau-bau bibit lakor hahaha jangan pernah mencoba jika tidak ingin menyesal.
"Baik rapat kali ini saya sudahi dan Miko kau tandatangani saja kontrak kerjasama dengan perusahaan nona Katia,aku pulang dulu.. permisi" kata Farell tanpa belas kasih melenggang pergi meninggalkan Miko yang tersenyum kecil sementara Katia,wajah nya benar-benar tak sedap di pandang.
__ADS_1
"Baik tuan silahkan" jawab Miko tersenyum kecil melihat ekspresi Katia yang begitu muram.