Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Part #37 Kalau Jodoh, KUA Yuk..!!!


__ADS_3

Dava dan John mendapatkan tugas dari nyonya besar William yaitu sang momy..baru saja Davina ingin makan sosis bakar dan bakso bakar yang ada di taman hiburan dekat apartemen nya dulu.


Nasib baik untuk kedua jones itu karena bisa bertemu dengan sang pujaan hati..tadi saat Dava dan John tengah berkeliling mencari bakso dan sosia bakar tiba-tiba John melihat seorang wanita yang sangat mirip dengan pujaannya yaitu Weni begitu juga dengan Dava.


"Cantik"gumam mereka berdua tanpa sadar secara bersamaan.


Tuan..tuan.."panggil penjual bakso dan sosia bakar itu.


"Ah..kenapa..?'tanya Dava ketika sudah tersadar.


"Ini pesanan anda tuan.."


"Oh ya jadi berapa semua..?"


"Semuanya jadi 50 ribu tuan"


Dava mengambil uang 100ribuan dan menyerahkan pada penjual itu.


"Kembalinya ambil saja"


"Terimakasih tuan"


"Sama-sama"


Kemudian John dan Dava menuju bianglala tempat Weni dan Sherly berada..dua wanita cantik itu tengah keluar dari bianglala yang sudah mendarat.


Ketika keluar keduanya di kejutkan dengan dua orang pria tampan yang tengah melihat ke arah mereka..sungguh tampan sekali sih..akhh kalau jodoh,KUA yuk...!

__ADS_1


"Hay ladies.. sepertinya kalian begitu menikmati permainannya..?"tanya Dava pada kedua gadis cantik di hadapannya.


"Ah..kalau tidak salah kamu yang waktu itu di taman kan..sedang apa kamu di sini..?"tanya Sherly ketika sudah mengingat Dava.


"Haha..kau benar"


Lain halnya dengan John dan Weni..mereka masih saling diam terutama Weni dia begitu jadi pendiam karena tatapan tajam dari John begitu menakutkan.


"Nona Weni.. bagaimana kabar anda..?"tanya John berbasa-basi.


"Ah..e..b-baik tuan"


"Anda tidak ingin bekerja lagi..?"


"Em..ma-maaf s-saya t-tidak ingin be-bekerja lagi d-di s-sana t-tuan"


"Kenapa..?"


"Oh..nona sudah melahirkan..apa kau tidak ingin melihatnya..?"


"Hah..apa..su-sudah me-melahirkan tuan..?"


"Ya"


Weni begitu bahagia ketika mendengar kabar jika Davina sudah melahirkan..ingin rasanya Weni berlari dan berteriak..namun dia tahan..karena pasti akan sangat memalukan nanti jadinya.


"Em..tuan..e..apa saya boleh menjenguk Vina..?"

__ADS_1


"Boleh"


"Em..tapi saya tidak tau di rumah sakit mana..?"


"Ikut saya"


Begitu juga dengan Sherly yang di ajak melihat Davina oleh Dava.


Kini keempat orang itu menuju rumah sakit tempat dimana Vina dan baby boy di rawat.


Selang beberapa saat kemudian mereka sudah sampai..tak menunggu lama mereka turun..kedua gadis itu mengekor di belakang para ptia itu.


"Kamu ngapain di ajak ke sini sama mereka..?"tanya Sherly berbisik.


"Aku mau melihat sahabat ku..katanya dia sudah melahirkan dan itu asisten suaminya sahabat ku"jawab Weni sambil menunjuk John dan menjelaskan.


"Ouh..aku juga tiba-tiba di paksa agar ikut menjenguk adik dari laki-laki itu..padahal aku baru kenal beberapa hari dengan-nya"


"Sudahlah tidak apa..ayo nanti mereka curiga malah pada kita"


Kini mereka sudah sampai di depan ruang rawat Davina..John dan Dava masuk terlebih dahulu sebelum Weni dan Sherly..


Sementara di dalam ruangan Davina tengah merengek menanyakan Dava dan John yang tak kunjung datang juga karena dia sangat ingin memakan sosis dan bakso bakarnya.


Ceklek....


Pintu terbuka dan muncullah dua pria yang tengah mereka tunggu kedatangannya.

__ADS_1


Tiba-tiba Davina di kejutkan dengan dua sosok wanita yang sangat amat berharga dalam perjalanan hidupnya..


"Davina...!!"


__ADS_2