Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_53 S2..Menolak Perjodohan


__ADS_3

Farell, Arini dan Miko telah sampai di negara X dengan selamat..Farell kini berada di depan rumah keluarga John, Farell menghubungi Aron untuk keluar menjemput Arini karena Arini terlelap mungkin saking lemah nya juga lelah dalam perjalanan udara yang lumayan memakan waktu.


"Hallo Ron..keluar adik mu tidur aku harus cepat pulang ada urusan penting" kata Farell pada Aron yang langsung di jawab oleh Aron.


"Oke" jawab Aron lalu bergegas membuka pintu karena kebetulan dia sedang berada di ruang keluarga.


Pintu rumah John terbuka dan tampak lah seorang pria tampan yang tinggi nya hampir sama dengan Farell hanya kurang lima cm saja..dia menghampiri Farell yang tengah menunggu nya di depan gerbang.


"Mana Arin?" tanya Aron celingukan.


"Di dalam..tidur dia" jawab Farell sambil menunjuk ke arah mobil.

__ADS_1


"Thanks udah anter adik ku..maaf kalo dia ngerepotin" kata Aron berterimakasih lalu bergegas mengangkat Arin.


"It's ok..oh ya dia sedang sakit karena kebanyakan minum saat aku baru sampai di sana..jangan di marahin dulu besok aja kalau udah mendingan..liat muka nya pucet banget..ya udah aku pulang dulu..bye" kata Farell memberitahu kondisi Arini yang kurang enak badan pada Aron.


"Hufttt..baik lah..thanks sekali lagi" balas Aron lalu meninggalkan Farell yang tengah menatap kepergian Arini dan Aron masuk kedalam rumah.


Setelah mereka masuk kedalam rumah, Farell meninggalkan rumah John menuju rumah keluarga nya..dia lelah setelah beberapa hari ini ngebut agar pekerja cepat selesai di tambah dia juga masih menyelidiki kasus penjebakan yang terjadi pada nya kemarin dan beruntung nya semua bukti telah dia temukan dan dia kantongi.


#


#

__ADS_1


Hari ini tengah di adakan acara kumpul keluarga..namun kali ini hanya ada keluarga nya saja karena keluarga Aron dan Zean sedang sibuk sendiri-sendiri..Farell di panggil dan di suruh duduk di hadapan kedua orangtuanya.


"Ada apa sih mom..dad?" tanya Farell karena dia ingin bersantai-santai di rumah.


"Begini Rel,mommy dan Daddy mau menjodohkan mu dengan Arini..apa kamu mau?" kata Davina terus terang.


"Hahh..maaf mom..Farell nggak mau,Arini terlalu kekanakan buat Farell..dia masih belum dewasa juga masih liar suka ke tempat yang tidak seharus nya dia kunjungi saat sedang ada masalah..bukan nya Farell menjudge tapi memang seperti itu kenyataan nya..dia minum banyak di bar waktu Farell baru sampai di negara M hanya karena mantan nya dan Farell nggak mau punya pasangan yang gampang kaya gitu ada masalah lari ke alkohol..maaf Farell menolak ide ini" tolak Farell hanya beralaskan karena dia tidak mau merusak kesejahteraan keluarga.


"Apa cuma itu nak..kamu yakin,sifat manusia bisa berubah Farell..mungkin sekarang Arini belum bisa mengendalikan diri nya tapi dengan ada nya pasangan di sisi nya dia juga perlahan bisa berubah..pikirkan sekali lagi nak,mommy dan Daddy sudah berjanji sejak kalian masih kecil sewaktu dulu" kata Davina mencoba untuk membujuk Farell agar berubah pikiran karena dia sudah kadung cocok dengan Arini.


"Maaf mom Farell nggak bisa" sekali lagi Farell menolak untuk di jodohkan dengan Arini demi menghindari perasaan nya yang kian tak menentu setiap hari nya.

__ADS_1


__ADS_2