
Saat John dan Dava masuk ke dalam ruangan itu.. sesaat Weni dan Sherly ragu untuk melangkahkan kakinya kedalam ruangan itu namun dengan paksaan dari dua laki-laki menyebalkan itu akhirnya mereka masuk ke dalam ruangan itu..
Ketika mereka sudah di ambang pintu..keduanya terkejut karena melihat orang yang begitu mereka rindukan ada di depan matanya sendiri.
"Davina...!!!"ucap kedua wanita itu bersamaan.
Keduanya saling tatap dengan raut wajah penuh tanya..namun sementara mereka tahan dulu untuk nanti karena sekarang keduanya begitu merindukan sosok Davina.
Tanpa pikir panjang lagi keduanya mendekati Davina dan segera memeluk Davina erat tanpa peduli orang di sana yang melihat ketiganya dengan tatapan penuh tanya.
"Vina kamu udah melahirkan..?"tanya Sherly dengan air mata yang audah menganak sungai.
"Sudah Sher..maaf aku nggak sempet ngabarin kalian karena satu masalah yang terjadi waktu itu..maafin aku ya..?"
"Hey..apaan sih gak usah kek gitu..kita udah maafin dan kita juga mau minta maaf sama kamu karena nggak ada di waktu kamu melahirkan..kamu tau sendiri akses aja aku gak ada..sedangkan ponsel kamu juga nggak aktiv jadi aku bingung harus nyari kamu kemana..!"jelas Sherly.
"Udah ah jangan pada melon gini..aku juga senang karena sekarang bisa ketemu kalian lagi sahabat terbaik dalam perjalanan hidupku..Miss you all"
Mereka bertiga berpelukan lagi sampai deheman seseorang menyadarkan mereka bertiga bahwa mereka tidak hanya bertiga dalam ruangan itu.
__ADS_1
"Ekhem.."Ken mendehem karena sudah waktunya baby boy menyusu.
"Baby..si boy udah waktunya minum ASI ayok di susuin dulu"kata Ken sambil menyerahkan anaknya pada Davina agar di susui.
"Iya aku hampir lupa..sini by.."
"Em..kalian mending keluar dulu biar Vina lebih nyaman "Ken berterus terang kepada semua orang yang ada dalam ruangan itu.
"Ok kami pulang dulu ya..Vina momy pulang dulu ya "
"Iya mom hati-hati..maaf Vina nggak bisa anter momy"
"It's ok sayang bye ya..Ken momy titip Vina ya..?"
mereka semua pulang ke tempat masing-masing begitu juga dengan Weni dan John serta Dava dan Sherly..kedua pria itu mengantarkan mereka ke apartemennya.
Weni sudah pindah apartemen bersama Sherly..karena Weni pernah menolong nya dari copet jadi Sherly memaksa Weni agar mau tinggal bersama..toh apartemennya juga terlalu besar buat sendirian.
"Kita udah sampai girl's "ucap Dava
__ADS_1
"Oh ..iya terimakasih udah nganterin kita..maaf karena udah malem jadi sebaiknya kalian pulang aja"ucap Sherly berterima kasih .
"Ok baiklah kami pamit ya next time pasti kami mampir ke sini.."
Akhirnya Dava dan John pulang.. sementara Weni dan Sherly menuju unitnya.
Di Rumah sakit...........
"Baby..kau kenal dengan dua wanita itu..?"
"Mereka sahabat ku by..dari awal sebelum aku ketemu kamu aku tinggal sama Sherly di satu apartemen kecil yang paling muat dua orang dewasa aja sampai akhirnya kejadian naas itu terjadi sampai aku harus kabur dari kamu ke negara M dan bertemu Weni selama di negara M aku tinggal sama Weni dan dia juga yang membantuku melewati masa-masa kehamilan ku yang lumayan menguras tenaga dan dompet.."
"Baiklah kau mau sesuatu untuk mereka sebagai balas Budi..?"
"MMM..apa ya by aku bingung"
"Bagaimana kalau mereka bekerja di anak Perusahaan ku kebetulan waktu itu bukannya Weni juga kerja di sana ya..siapa tau temenmu yang satu lagi mau kerja di sana juga..!"
"Hmmm..biar nanti ku bicarakan sama mereka ya.. takutnya mereka nggak mau lagi"
__ADS_1
"Ok lah terserah kamu aja baby"
Ken dan Davina akhirnya tertidur karena lumayan hari ini baby boy lumayan rewel jadi tenaga mereka cukup terkuras.