Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_94 S2..Virg'in


__ADS_3

Farell menghembuskan nafas nya panjang..dia menetralkan gugup nya agar bisa memberitahu Arini.


"Kaka memiliki anak dari wanita lain" kata Farell membuat Arini terkejut.


"Arkshhhh.. sakit" ringis Arini merasakan perut nya seperti di remas.


"Rini..kau kenapa..hey jangan bercanda sayang" kata Farell mulai terlihat panik karena melihat Arini meringis sambil memegangi perut nya.


"Arkshhhh..sakit ka" kata Arini masih meringis dan tanpa di duga sesuatu mengalir di kaki Arini dan hak itu sontak membuat Arini melihat ke arah sesuatu itu.


"Kita ke rumah sakit" kata Farell sambil menggendong Arini dan membawa nya keluar lalu berpesan pada pelayan di rumah untuk menyampaikan bahwa mereka ke rumah sakit pada kedua orangtua nya.


Sesampai nya di mobil Farell mendudukkan Arini di jok samping kursi pengemudi..dia juga memutar langkah nya menuju kursi kemudi dan menjalankan mobil menuju rumah sakit terdekat.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Arini hanya mampu meringis dan mencengkram pegangan pintu mobil dengan. erat serta mencengkram sabuk pengaman yang dia kenakan hingga tangan nya berdarah karena terlalu kencang merem mas nya.


Sekuat tenaga Arini menahan suara nya agar tidak berteriak karena dia tak mau membuat Farell semakin kacau..meski sakit yang dia rasakan lebih dari sekedar teriris pisau amat sangat tajam dia tetap masih mengendalikan nya demi tak membuat konsentrasi Farell buyar.


Tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di rumah sakit terdekat.. Farell turun setelah memberhentikan mobil nya di depan lobby rumah sakit lalu dia berjalan memutar ke Asisi Arini.


Dia membuka pintu mobil di mana Arini berada dan melihat wajah Arini begitu pucat juga keringat dingin sudah membasahi dahi dan tubuh nya..Farell tak kuasa melihat Arini seperti itu tapi dia berusaha untuk tegar dan tenang.


Farell mengangkat Arini menuju brankar yang sudah tersedia di depan karena sejak di perjalanan tadi Farell sudah menghubungi pihak medis untuk mempersiapkan segala nya karena dia tak memiliki banyak waktu.


"Anda bisa menunggu di luar jika tidak sanggup tuan" kata si dokter pada Farell.


"Tidak..saya tetap di sini" kekeh Farell tak mau meninggalkan Arini seorang diri berjuang melahirkan anak nya.

__ADS_1


Dokter hanya mengangguk dan mulai memeriksa jalan lahir atau pembukaan..dia mengernyitkan dahi setelah melihat jalan lahir nya dan menatap Farell lekat.


"Tuan maafkan saya tapi jalan lahirnya belum terbuka jadi kita harus melakukan operasi" kata si dokter membuat Farell mengernyitkan dahi tidak mengerti.


"Maksud nya?" tanya Farell kebingungan.


"Maaf tuan..apa anda suami nya?" tanya si dokter.


"Iya, kenapa apa ada masalah?" jawab Farell lalu bertanya karena dia jadi panik dan khawatir.


"Maaf taun tapi istri anda masih virgin,nona tidak bisa melahirkan secara normal karena jalan lahirnya masih tertutup maksud nya selaput daranya belum terbuka dan menyebabkan nona tidak bisa mengejan untuk melahirkan secara normal jadi saya sarankan agar nona menjalani operasi cecar saja demi kebaikan kedua nya" jelas si dokter membuat Farell terkejut bukan main.


Farell tak percaya dengan pendengaran nya..virgin,belum terbuka.. maksud nya Arini belum pernah melakukan hal itu dengan siapapun,lalu bagaimana bisa Arini hamil.

__ADS_1


"Tidak mungkin kan__"


__ADS_2