Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Part # 9 Awal Yang Baru


__ADS_3

Setelah kejadian naas itu Davina memilih pergi menjauh sejauh mungkin dari kehidupan Ken karena dia tidak mau di anggap hanya memanfaatkan atau menggoda bosnya saja demi suatu tujuan.


Davina bahkan tidak memberitahu pada Sherly ntahlah sekarang sedang apa dia mungkin sedang mengamuk dan mengumpat Davina hahah.


"Baiklah mari mulai awal yang baru dan tinggalkan semua kenangan buruk di masa lalu semangat Vina kau pasti bisa melawan ketakutan mu"ucap Davina pada diri sendiri.


Davina mulai mencari pekerjaan baru tidak lagi di perusahaan karena dia masih trauma akan hal itu dan lebih baik dia memilih bekerja di salah satu cafe di Negara P.


Sebulan bekerja di cafe tersebut kini Davina sudah bisa menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitar tempat kerjanya.


"Ok Vina karena semua sudah beres mari pulang lagipun hari sudah semakin sore "ajak Weni teman satu kerjaan di cafe tersebut.


"Baiklah ayo lagipula aku juga takut sendirian"


"Ayok"


Mereka pulang ke kontrakan atau rumah sewa tidak terlalu kecil juga tidak besar ya bisa di bilang layaklah untuk di tinggali berdua.


Sesampainya di rumah baik Weni maupun Davina mereka sama-sama langsung memilih kamar untuk merebahkan tubuhnya karena lelah setelah seharian bekerja.


Kamar Weni dan Davina bersebelahan ya satu kontrakan ada 2 kamar dan 1 kamar mandi serta dapur juga ada teras tidak terlalu luas namun nyaman di hati.


"Kenapa akhir-akhir ini aku tidak enak badan ya hmm..apa aku masuk angin ya..?"keluh Davina


Paginya>>>>>>>


"Vina ...bangun Vin..."Weni mengetuk-ngetuk pintu kamar Davina namun tidak ada sahutan dari dalam.


"Apa Vina sakit ya hmmm ya sudah lah biar dia istirahat dulu"ucap Weni dalam hati.

__ADS_1


"Vina kalau kamu sakit biar aku ijinin ke manager ya dan kamu istirahat aja biar nanti aku beliin bubur buat kamu kalau gitu aku berangkat ya kamu jangan lupa sarapan dan minum obat ya "pesan Weni pada Vina


Weni keluar dari rumah menuju tempat kerjanya setelah membelikan bubur untuk Vina...


Sementara itu Vina maaih setia dengan selimut nya ntahlah hari ini dia sangat malas untuk beranjak dari kasur.


Waktu terus berjalan hingga menunjukkan pukul 10 siang baru lah Vina keluar dari kamar karena perutnya meronta-ronta ingin di isi.


"Hoammmm..ada bubur pasti Weni hmmm.. baiklah di panaskan dulu agar tidak dingin"


Setelah sarapan Davina segera mandi namun belum sempat dia beranjak ke kamar tiba-tiba perutnya bergejolak ingin memuntahkan sesuatu.


Hoekkk..


Hoekkk...


Hoekkk...


"Lebih baik ke apotik saja lah mencari obat masuk angin atau ke dokter saja ya siapa tau ada penyakit di tubuhku"


Akhirnya Vina memutuskan untuk pergi ke dokter untuk memastikan bahwa kondisi nya baik-baik saja.


Setelah sampai di rumah sakit Davina segera menuju ke ruangan dokter .


"Selamat siang dok"ucap Davina sopan


"Siang nona,ada keluhan apa..?"sahut dokter wanita itu ramah


"Begini dok akhir-akhir ini badan saya terasa lemas dan gampang lelah,juga beberapa hari ini saya muntah-muntah terus setiap pagi juga kalau mencium bau yang menyengat perut saya tidak bisa menahan gejolak lagi dok...em...apa saya sakit ya dok..?"

__ADS_1


"Hmmm sebentar ya biar saya periksa dulu untuk memastikan "


"Baik dok "


Kemudian dokter itu mulai memeriksa dengan teliti setelah selesai dokter itu menyarankan agar Vina beralih ke dokter obgyn untuk lebih memastika lagi keadaan Vina.


"Jadi bagaimana dok saya sakit apa ya..?"tanya Vina benar-benar polos


"Begini nona,apakah anda sudah menikah..?"


"Belum"


"Apa anda sering melakukan hubungan badan atau *** bebas nona..?"


"Tidak dok"


"Begini nona saat ini anda tengah mengandung dan usia kehamilan anda audah memasuki Minggu ke 5,apakah anda oernah mengalami pelecehan seksual nona..?"


DEG..!!!


Bagai tersambar petir Davina begitu terkejut dengan pernyataan dokter itu..apakah Davina sedang bermimpi...apakah ini nyata...tapi bagaimana mungkin itu terjadi.. tunggu...apakah kejadian naas itu menghasilkan benih dalam perutnya..oh tuhan bagaimana ini...


"Nona..nona Vina.."


"Ah..i-iya dok ada apa..?"


"Anda baik-baik saja..?"


"Em..i-iya saya baik-baik saja dok,t-terimakasih atas bantuannya dok"

__ADS_1


"Sama-sama nona ini sudah kewajiban saya sebagai dokter,oh ya ini resep dari saya dan jangan lupa vitaminnya di minum juga obat pereda mualnya "


"Bai dok terimakasih saya permisi.."


__ADS_2