
"Hubby apa kau sudah menyiapkan nama untuk baby boy..?"
"Sudah baby..namanya"
"Farrell Jovian Wilson"
Davina tersenyum hangat mendengar nama bayi yang sudah suaminya siapkan.. sungguh cantik namanya.
"Baby..kau suka namanya..?"
" Suka hubby..sangat suka... terimakasih sudah memberikan naman secantik itu pada anak kita"
"Hey kau ini bicara apa sih.. Farrell kan juga anak ku baby..sudah sepantasnya untukku memberikan yang terbaik untuk kalian karena kalian adalah pelengkap kebahagiaan ku"
"Iya h-hubby terimakasih.."
"Sudah sekarang istirahat lah kau pasti lelah setelah perjuangan panjang tadi"
"Hmm..aku istirahat dulu by..jangan kemanapun..temani aku"
"Baiklah..as you wish baby"
............,............SKIP..............,............
Di kediaman William suasana nampak sepi karena semua orang sudah tertidur dan masuk ke alam mimpi masing-masing.
Di kamar Dava terdengar suara ponsel yang menggangu waktu istirahatnya..karena terus-menerus berbunyi jadi mau tidak mau Dava bangun untuk mengecek ponselnya sambil bersumpah bahkan mengumpat si pemanggil.
"S**t..dasar kalong jam segini telfon emangnya nggak bisa besok aja apa.."
Dengan enggan Dava menggeser tombol hijau di layar ponselnya dan seketika panggilan pun terhubung.
"Hallo..."
__ADS_1
"Siapa nih..kalau nelfon tuh inget waktu kenapa.."
"Ka maaf ganggu waktunya..Davina sudah melahirkan tadi sekitar pukul 1.30 dini hari"
"Apaaa....?"
Dava terperanjat kaget mendengar berita penting nan fenomenal itu itu.
"Kau jangan becanda brengsek..katakan kau dimana sekarang..?"
"Aku di rumah sakit xxx datanglah besok dan sebaiknya katakan berita bahagia ini besok saja karena waktunya sudah malam kasian momy dan Dady"
"Huh..padahal aku sangat ingin melihat ponakan ku.."
"Ya sudah kau jaga adikmu dan juga ponakanku awas jangan sampai lecet..jika terjadi sesuatu pada mereka ku habisi kau"
"Sesukamu ka"
"Sleep well baby..have a nice dream..i love you"
Esok paginya>>>>>>>>>
Dava dan kedua orangtuanya sudah di rumah sakit karena sudah tidak sabar bertemu anggota baru merek yaitu anak Ken dan Vina yang berarti cucu pertama dan keponakan kesayangan.
Karena Dava tidak bisa tidur lagi jadi dia segera memutuskan untuk bersiap dari mulai memilih baju untuk ke rumah sakit hingga memikirkan apa yang harus ia bawa untuk keponakan kesayangannya itu.
"Apa aku bawa mobil-mobilan saja ya..eh tapi kan dia baru lahir jadi belum bisa main sendiri.. huh apa yang harus aku bawa ya..?"
Dava tengah menimbang-nimbang barang atau hadiah yang akan di bawanya nanti untuk kesayangannya.
Hingga waktu menunjukkan pukul 6pagi Dava sudah rapih dengan kemeja biru Dongker lengan pendek di padukan dengan jaket Levis serta celana jeans yang semakin menambah pesona paman baru itu.
Di ruang makan sudah ada orang tuanya ketika Dava turun kedua orangtuanya bingung melihat penampilan Dava yang sudah sangat rapih itu..apa dia mau ngapel sepagi ini...
__ADS_1
"Dava..kau mau kemana nak.. pagi-pagi sudah rapih sekali..?"
"Aku mau ke rumah sakit mom..njenguk keponakanku dan cucu momy Dady"
"Oh njenguk cucuku baiklah hati-hati..."
1 detik
2 detik
3 detik
"Apa... cucuku..rumah sakit..kau bicara apa anak nakal..bukannya adikmu belum lahiran lalu siapa yang kau maksud cucuku hah"
Semprot sang momy ketika menyadari maksud dari perkataan Dava barusan.
"Dava jelaskan pada Dady dan momy apa maksudmu tadi..kau tau kan adikmu belum melahirkan jadi Dady minta penjelasan dari perkataan mu barusan"
"Huh..kalian duduk manis dulu biar ku jelaskan"
Setelah mereka bertiga duduk di kursi masing-masing kemudian Dava mulai bercerita tentang kabar bahagia yang semalam membuatnya tidak bisa tidur.
"Vina sudah melahirkan tadi malam dan Ken semalam telfon Dava buat ngabarin berita bahagia itu"
"Apaaa....??"
"Hishhhhhh..bisa tidak jangan buat Dava jantungan"
"Kenapa tidak mengatakannya tadi malam Dav..?"
"Karena itu waktunya yang gak pas jadi Ken nyaranin biar besok pagi nya aja biar surprise katanya hehe"
"Haishh..ya sudah kau tunggu kami bersiap-siap awas jangan kabur..jika kabur habis si Beno momy goreng"
__ADS_1