
Farell saat ini tengah melihat-lihat sosok mungil yang baru satu jam lalu merasakan pelukan hangat nya..sosok mungil itu saat ini tengah menggeliat dalam box bayi nya.
Tampan, mempesona,rupawan,garis wajah nya pun sama persis seperti milik nya..Farell saat ini benar-benar sedang di rundung kebahagiaan tiada duanya..ternyata dia memang lah ayah biologis dari sosok mungil yang saat ini tengah dia pandangi.
Sebelum nya....
"Tidak mungkin kan Arini adalah wanita itu,wanita yang menerima sel milik nya..oh tuhan bagaimana kalau benar,arkhh sialan aku harus menghubungi Miko" gumam Farell menebak-nebak kebetulan yang mungkin bisa saja terjadi.
Farell menghubungi Miko setelah memberi perintah pada dokter untuk melakukan yang terbaik bagi Arini dan anak yang Arini kandung..ingin dia menyebutkan anak nya namun belum ada bukti yang memberatkan dugaan nya.
Selang beberapa saat kemudian Miko dan dokter Meira datang dan menghampiri Farell di depan ruang operasi dimana Arini tengah berbaring untuk menjalani operasi cecar.
__ADS_1
"Bos,saya membawa dokter Meira sesuai dengan perintah anda" sapa Miko setelah dia berada di depan Farell.
"Good job Miko,dokter langsung saja saya kau bertanya apa wanita yang mendiami benih saya adalah dia (memperlihatkan foto Arini)?" puji Farell pada Miko dan langsung bertanya poin penting nya pada dokter Meira.
Dokter Meira menatap foto yang Farell perlihatkan kepada nya dan menutup mulut nya dengan kedua tangan lalu mengangguk pasti.
"Hahahaha..Miko hahahaha ternyata memang istriku yang menerima benihku Miko hahaha aku bahagia sekali Miko,terimakasih dokter kau melakukan hal yang tepat dengan memberikan benihku pada istriku sendiri dan tenang saja kau akan aman dalam lindungan keluarga kami,Miko kau pastikan keamanan dokter Meira" kata Farell tertawa bahagia karena ternyata Arini lah yang menerima benih nya.
"Terimakasih tuan Farell,sekali lagi maafkan saya karena saya tidak tau sel itu adalah milik anda,dan saya ucapkan selamat dan semoga kebahagiaan selalu melimpahi anda" kata dokter Meira lalu mengikuti langkah Miko menuju ke suatu tempat yang pasti nya akan aman untuk dia dan keluarga nya.
Farell hanya tersenyum dan mengangguk lalu menatap ruang operasi dengan tidak sabar nya..tak berapa lama kemudian datang lah rombongan keluarga nya juga keluarga Arini.
__ADS_1
"Farell bagaimana Arini..apa dia baik-baik saja?" tanya Davina yang sedikit berlari agar segera mendapatkan kabar tentang menantu kesayangan nya.
"Mommy" tanpa basa-basi Farell memeluk Davina dengan tatapan kebahagiaan yang memancar di retina nya.
"Hey kau kenapa,jelaskan jangan buat mommy penasaran" kata Davina menepuk punggung Farell.
"Mom,dad, semuanya ternyata anak Arini adalah anak Farell..anak kandung Farell" kata Farell dengan senyum secerah mentari.
Semua orang yang mendengar itu langsung terbelalak dan tak berapa lama kemudian sebuah bogem mentah mendarat di perut nya dari Davina..Davina meninju putra sulung nya dengan tatapan kemarahan karena ternyata yang menghamili Arini adalah putranya sendiri.
"Arkhhhhhhh sakit mom ssshhh" ringis nya merasakan tinjuan ibu nya kali ini lebih menyakitkan dari biasa nya.
__ADS_1
"Kau masih mengeluh sakit di saat Arini tersiksa selama ini hah..apa ini yang mommy ajarkan kepada mu Farell Jovian Wilson?" teriak Davina benar-benar emosi dan marah dengan putra sulung nya.