
Ken terbangun dari tidurnya setelah beberapa saat dia teringat akan sesuatu dan ketika hendak akan bangun tak sengaja Ken melihat noda darah di kasur.
"S*it...astaga paa yang kulakukan akhhh bodoh kau Ken "
Ken bangkit dan segwra membersihkan diri di kamar mandi setelah selesai dan rapi semua Ken hendak menghubungi John namun matanya teralihkan dengan secarik kertas di atas nakas.
"*Maaf tuan mulai sekarang saya berhenti dari pekerjaan saya,anggap itu tidak pernah terjadi,sekali lagi maafkan saya,saya tidak pernah bermaksud menggoda Anda namun takdir yang mempermainkan hidup kita jadi anggap saja saya adalah mimpi buruk dalam hidup anda,lupakan kejadian menjijikkan itu,saya pamit terimakasih sudah baik kepada saya.
see you again....
Davina*..
Ken yang membaca isi pesan itu hanya bisa meremas kuat rambutnya dan merutuki kebodohan nya karena telah membuat masa depan seorang gadis baik-baik hancur seketika.
"Maafkan aku Vina maafkan aku yang bodoh ini...aku menyesal telah melakukan hal keji itu padamu..aku sungguh menyesal...aku berjanji akan mencari tahu siapa orang brengs3k yang telah membuat kita seperti ini...aku bersumpah Vina maafkan aku"lirih Ken menyesal.
"Hallo John cari tuan Jackson dan seret dia ke neraka "
__ADS_1
"Baik bos"
FLASHBACK ON>>>>>>>>>
"Tuan apa yang anda butuhkan"tanya Davina yang masih belum menyadari bahwa Ken telah terpengaruh oleh obat perangsang.
"Aku butuh tubuhmu Vina"
Setelah mengatakan itu Ken langsung menarik tubuh Davina hingga jatuh ke atas ranjang dan langsung mencium bibir Davina rakus..Davina hanya bisa meronta dan menangis dengan apa yang terjadi sungguh hancur perasaannya saat ini...
Ken terus mencium seluruh wajah Davina setelah puas kemudian ciuman itu turun ke leher tangannya tak tinggal diam..squisy empuk itu di remmas dengan keras hingga Davina memekik kesakitan.. kemudian di lahapnya squisy itu hingga Davina menggelinjang kesakitan saat ujung squisy itu di gigit.
"Tuan hentikan tolong tuan hiks...ampun tuan jangan lakukan itu tolong hiks.."
"Diam kau ja**ng bukannya ini yang kau mau kan..?"
"Tuan saya tidak pernah menggoda Anda tuan..hiks ..tolong hentikan jangan lakukan itu hiks..."
__ADS_1
Ken tak mempedulikan kata-kata Davina tanpa ba-bi-bu lagi di arahkannya senjata Laras panjang keramatnya menuju pintu surga kenikmatan.
Satu kali masih gagal
Dua kali masih gagal juga hingga...
Ketiga kalinya barulah pintu surga kenikmatan itu terbuka hingga mengeluarkan lahar merah yang menandakan bahwa pintu baru di buka dan siap untuk di masuki.
Davina menjerit kesakitan bahkan dia mencakar hingga memukul lengan dan dada Ken namun sayang tak di hiraukan olehnya hingga Davina merasakan selaput daranya telah berhasil di robek paksa oleh bosnya sendiri...sungguh hancur sudah masa depannya...
Sejenak ken terdiam saat mendapati darrah di sprei ranjang itu yang menandakan dia masih tersegel..ada rasa tak tega namun itu kalah dengan pengaruh obat perangsang itu hingga terjadilah peristiwa ranjang bergoyang.
"Aku akan membuatmu melayang bi**h nikmatilah setiap sentuhan dan gerakan yang ku berikan...keluarkan suara indahmu bi**h"
Davina terus meronta dan berteriak bahkan sampai dia tak sadarkan diri Ken masih saja memompa tubuhnya.
FLASHBACK OFF<<<<≤<<
__ADS_1
"Ku harap ini hanya mimpi yang panjang,aku sudah hancur selamat tinggal kenangan buruk dan terimakasih atas segalanya hingga aku bisa belajar banyak hal "ucap seorang wanita yang telah berada di pesawat yang akan membawanya menuju masa depan ntah dimana itu hanya dia yang tau.