
Di suatu Rumah mewah bak istana tampak 3 orang dewasa diantara nya 2 orang pasangan suami istri paruh baya dan 1 orang laki-laki berusia sekitar 30tahunan tengah duduk santai di ruang keluarga sambil bercengkrama .
"Mom sebaiknya Dava susul adik ya..Dava takut adik susah mom,dad"
"Sudah biarkan saja dia hidup mandiri dan membuktikan pada kita itu juga yang dia mau kan jadi kita sebagai keluarga harusnya mendukung apa yang sudah menjadi pilihan adikmu Dav"ucap sang mama pada anak lelaki itu.
"Benar kata momy mu Dav..biarkan dia berkembang dengan sendirinya tanpa embel-embel nama besar keluarga kita"timpal sang ayah
"Huh..kalian memang jahat..aku kasian dengan adik mom,dad..."
"Sudah lebih baik kita pantau saja perkembangan nya ..oh ya sudah lama kita tak mendengar kabarnya hmmm momy jadi kangen sama adikmu Dav"
Skip....
Davina dan Ken serta Weni dan John kinibtengah berada di rumah sakit untuk cek kandungan Vina.
"Baby kapan kamu cek kandungan terakhir kali..?"tanya Ken penasaran
"Aku tidak pernah cek kandungan hubby..saat pertama aku tau aku hamil aku langsung down hingga keuangan ku menipis dan untungnya ada Weni yang membantuku untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ku dan anak kita,hingga usia kandungan ku menginjak 2 bulan sampai sekarang belum pernah aku mengeceknya maaf"
__ADS_1
"Ssstt...ini bukan kesalahan mu baby..ini salah keadaan jadi kau tak usah merasa bersalah ok"
"Iya.. terimakasih hubby karena sudah mau menerima kami"
"Apa yang kau katakan baby..itu sudah menjadi kewajiban ku untuk membuat kalian bahagia"
"Bos.. saatnya nona bos masuk ke ruang dokter"ucap John menyela
"Baiklah John..kau istirahat saja bawa Weni jalan-jalan siapa tau dia suntuk menunggu lama"titah Ken
"Baik bos"
"Hm"
Setelah melalui beberapa proses kini selesai sudah pemeriksaan nya dan jenis kelamin debay nya laki-laki tentu saja itu membuat Ken kegirangan karena penerus nya telah hadir dan sebentar lagi akan lahir.
"Selamat ya tuan,nona..semoga lancar sampai hari H nya"
"Iya dok terimakasih"Jawab Davina
__ADS_1
"Terimakasih dok,ayo baby kita pulang "Ajak Ken pada Davina
"Iya ayok"
Mereka berdua keluar dari rumah sakit menuju hotel sebenarnya tujuan Ken mengajak Vina pulang adalah untuk melakukan sesuatu karena sejak mereka resmi menikah mereka belum pernah sama sekali melakukan hal itu jadi tentu mereka akan melakukannya nanti ketika sampai di hotel.
Sesampainya di hotel Ken mandi terlebih dahulu sebelum melakukan ritual ehem..ehen bersama istrinya.
"Baby..apa kau siap untuk itu,jujur aku sudah tidak tahan lagi jika harus menunggu lagi"
Vina yang mendengar itu berusaha tenang dan mengerti karena mereka kini sudah menikah jadi sudah sepantasnya istri melayani sang suami termasuk melayani di atas ranjang.
"Aku siap hubby asal jangan kasar kasian anak kita"
"Terimakasih baby..aku akan pelan-pelan "
Ken memulai dari ciuman panasnya di seluruh wajah sang istri setelah puas ciuman itu turn ke leher dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan nya.
Semakin turun hingga sampai di squisy kenyal istrinya..di uyel-uyel semaunya hingga sang pemilik aquisy itu mengeluarkan suara-suara yang aduhay yang membangkitkan semangat juang bercocok tanam Ken.
__ADS_1
Tangan Ken tak tinggal diam saja..di raba-raba seluruh titik sensitif istrinya hingga suara horor itu terdengar lagi di telinga nya dan membangkitkan terong berurat berukuran lumayan besar yang siap melesak masuk kedalam pintu surga kenikmatan.
"Kau siap baby..aku mulai ya..?"