
Ken terkejut sekaligus senang karena sang istri telah sadar.
"Hubby...!!!"panggil Vina dengan lirih
"Iya baby..katakan apa ada yang sakit..?"
"Aku baik-baik saja hubby hanya haus"
"Sebentar"
Ken mengambil air dari atas meja kemudian membantu Vina duduk untuk meminum air itu.. setelah selesai Ken mengembalikan gelas yang sudah kosong setengahnya ke atas meja lagi.
"Maaf.."cicit Vina tertunduk
"Baby ini bukan salahmu..aku memang ingin marah tapi setelah melihatmu terbaring lemah sungguh hilang sudah amarahku..ingat jangan seperti itu lagi ya lain kali..pikirkan anak kita.. mengerti..?"
"Iya hubby aku janji tidak akan mengulangi nya lagi"
"Bagus.. sekarang istirahat lah"
"Aku ingin makan burrito hubby"
"Baiklah nanti ku suruh John membelinya"
"Iya"
__ADS_1
Vina kembali terlelap karena efek biusnya masih sangat kuat..Ken hanya tersenyum lega melihat sang istri tertidur dengan damainya.
"Aku akan beri perhitungan pada orang yang sudah membuatku hampir kehilangan kalian baby..aku janji"
Ken begitu geram dengan Julia karena dia Ken hampir kehilangan kedua orang tercinta nya..dan tinggu kebebasan setelah Davina keluar dari rumah sakit akan Ken selesai kan sampai tak bersisa.
Ken duduk di sofa ruangan Vina kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi John untuk perintah selanjutnya.
"John.."
"Ya bos"
"Lakukan perlahan jangan biarkan dia mati dulu sebelum aku sendiri yang menghabisi nya"
"Bagus..kau belikan burrito untukku "
"Baik bos"
"Hm..setelah itu tolong kau handle pekerjaan dulu karena mungkin untuk 3 hari ini aku tak masuk kantor karena harus menemani istriku sampai sembuh dulu"
"Tidak apa bos Anda temani nona Vina saja biar pekerjaan saya yang handle"
"Bagus terimakasih John "
"Sama-sama bos"
__ADS_1
Ken memutuskan untuk berbaring di ranjang yang sama dengan sang istri.
Di peluk serta di cium seluruh wajahnya kemudian turun ke bagian perut...di usap serta di cium dan membisikkan sesuatu pada calon anaknya.
"Boy maafkan Dady ya karena lalai menjaga kau dan Mommy..Dady janji akan menjaga kalian sepenuh hati.. sehat-sehat ya di perut momy..Dady sudah tidak sabar bertemu kamu di dunia boy...jangan buat momy susah ya boy..Dady sayang kalian cepatlah tumbuh dengan sehat"
Ken ikut terlelap di sebelah istri nya dengan memwluk Vina erat.
Sementara di tempat lain John segera menjalankan perintah sang bos setelah memberikan pelajaran pada Julia kini John pergi untuk membeli burrito pesanan sang bos.
"Kalian jaga wanita ini jangan biarkan dia lepas dan jangan biarkan dia mati nikmati tubuhnya sesuka kalian ingat jangan biarkan dia mati"
"Mengerti tuan"
"Bagus aku pergi dulu karena masih banyak urusan"
"Baik tuan"
John pergi untuk membeli pesanan sang bos serta mengurus pekerjaan kantor karena bosnya mungkin lebih dari 3 hari tak akan masuk kantor sebelum memastikan bahwa kondisi istrinya benar-benar baik dan sehat seperti sediakala.
"Semoga nona dan calon tuan muda kecil baik-baik saja"
Di tempat lain Dava tengah memikirkan keberadaan adiknya yang sampai sekarang belum ada kabar lagi..sejak memutuskan pergi dari rumah Davina memang benar-benar mantap ingin menjalani kehidupan layaknya orang miskin yang berjuang dari nol..dulu Dava pernah menawarkan bantuan namun dengan keras kepala adiknya Davina menolak segala macam bantuan bahkan nomor ponselnya pun ganti alhasil dia kesulitan mencari keberadaan adiknya tercinta.
"Vina kamu dimana sih Kaka rindu,momy dan Dady juga rindu kamu Vin..huh seharusnya dulu aku mengirim mata-mata saja kalau begini kan susah mencari tahu keberadaan nya.. benar-benar anak nakal"
__ADS_1