
Hari ini jadwal nya Arini periksa ke dokter..semalam Farell tidak pulang kata nya dia ada urusan itu kata Miko asisten nya,jadi hanya ada Arini seorang di villa.
Miko juga tampak sedang sibuk dengan urusan nya di perusahaan dan dia tidak bersama Farell karena Farell kemarin bilang akan bertemu teman lama nya di sebuah bar..entah sampai hari ini dia tidak memberikan kabar juga pada asisten nya itu.
Sedangkan Farell,dia saat ini baru bangun dari tidur nya entah pingsan nya karena kepala nya sakit..saat dia membuka mata nya dia terkejut karena melihat tempat di mana dia berada itu di sebuah kamar yang dia yakini adalah hotel.
Dia mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan dan sayup-sayup dia mendengar tangisan seorang wanita lalu dia mencari sumber suara itu dan menemukan seorang wanita tengah duduk di pojokan kamar dengan selimut yang menutupi tubuh nya yang dia yakini sudah tidak mengenakan pakaian.
Saat Farell melihat nya farel menatap diri nya yang juga sama tidak mengenakan pakaian sama sekali..shitt otak nya terus mencari ingatan di mana dan apa yang telah terjadi dan juga kenapa dia sampai berada di kamar sialan ini.
"Kenapa aku ada di sini?" tanya Farell dengan suara dingin nya membuat si wanita tadi mengalihkan perhatian nya dan menatap Farell dengan linangan air mata di kedua pipi nya.
__ADS_1
"Hiks..hiks..kau..hiks..kau sudah merenggut kehormatan ku Farell hiks..kenapa kau tega sekali hiks" kata si wanita dengan terisak-isak.
"Aku tidak merasa telah merenggut kehormatan mu nona Cecil" kata Farell santai sambil mengenakan kembali pakaian nya setelah memastikan sesuatu.
Cecil berdiri dan berjalan mendekati Farell yang kini sudah kembali memakai pakaian nya..dia menatap Farell dengan tajam.
"Kau harus bertanggung jawab terhadap perbuatan mu Farell,kau sudah merenggut kehormatan ku yang ku jaga dengan nyawa ku aku mau kau menikahi ku..kau merayuku agar aku mau tidur dengan mu dengan di iming-imingi pernikahan dan setelah kau mendapatkan nya kau dengan tega nya mengatakan tidak pernah merenggut kehormatan ku..bajingan kau Farell" kata Cecil marah menatap tajam Farell.
Setelah kepergian Cecil Farell tersenyum sinis seakan menyadari sesuatu lalu dia menelfon Miko agar mencari tau semua tentang kejadian semalam.
Farell keluar dari kamar itu dan menuju lobby untuk menunggu Miko yang tengah menjemput nya..dia memijit pelipis nya yang tidak gatal lalu berdiam diri memikirkan bagaimana cara nya dia bisa berada di kamar sialan itu dengan Cecil wanita yang sangat dia hindari karena terkenal dengan cassanova girl.
__ADS_1
"Sial..bodoh..kenapa sampai bisa kecolongan begini sih ck Arini, semalam dia pasti sendirian di villa ya tuhan aku padahal sudah berjanji akan menemani nya jalan-jalan ck sialan" gumam nya merasa bersalah karena telah mengingkari janji nya dengan Arini.
#
#
Arini saat ini sedang berada di rumah sakit..kepala nya pusing dan perut nya tidak enak serta badan nya lemas tak bertenaga mungkin efek alkohol yang dia minum terlalu tinggi.
Saat sampai di depan ruangan dokter yang entah dokter apa karena pandangan nya sudah buram Arini terjatuh tak sadarkan diri.
"To..long saya dok" kata Arini lirih sebelum benar-benar jatuh pingsan.
__ADS_1