Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_88 S2..Saling Memaafkan.


__ADS_3

"Kau kenapa hm..apa Farell menyakiti mu?" tanya Aron yang saat ini sedang memeluk adik nya yang tengah menangis terisak.


"Hiks..hiks..dia nggak salah ka yang salah Rini..Rini terlalu munafik" kata Arini sambil terisak-isak.


"Jelaskan sebenarnya ada apa..kau tau untuk pertama kalinya Kaka memukul nya karena Kaka kira dia telah menyakitimu..sekarang jelaskan agar Kaka bisa mengambil sikap atas semua ini" kata Aron memberi sedikit pengertian bahwa dia untuk pertama kalinya telah memukul Farell sahabat sekaligus Kaka untuknya.


"Kaka memukul kau Farell..hiks...pasti karena Arini kan..maafin Rini ka..Rini hanya kecewa dengan kata Farell yang pernah tidur dengan wanita lain..hiks..Rini seakan tidak berkaca pada diri Rini yang jelas-jelas sudah kotor dan malah menghakimi nya..hiks..apa Rini masih bisa di maafkan ka?" jelas Arini menceritakan garis besarnya masalah tadi.


Huft....

__ADS_1


Terdengar helaan nafas dari Aron, rupanya dia telah salah menilai dan mengambil keputusan tadi..dia terlalu terbawa emosi hingga tidak berpikir jernih..dia akan meminta maaf pada Farell setelah ini.


"Sudah jangan langsung mengambil kesimpulan,kau tau sendiri bukan Farell seperti apa..dia tidak mungkin berbuat di luar kendali apalagi sampai tidur dengan wanita sembarangan..Kaka tau dia seperti apa,sudah lebih baik sekarang kita keluar dan minta maaf pada Farell karena kita salah telah menaruh curiga bahkan mengambil keputusan sepihak sebelum menerima penjelasan dari nya" kata Aron menyarankan agar mereka segera keluar dan meminta maaf pada Farell.


Arini hanya menurut saja..dia juga salah harusnya dia sadar diri sebelum menilai orang lain..dia lebih kotor dari Farell..bahkan sampai membuahkan hasil yang tak tau siapa yang menanam nya.


Mereka berdua keluar setelah mengambil hasil pemeriksaan Arini..Arini di bantu Aron keluar dari ruangan dokter dan mereka melihat Farell yang masih setia menunggu di depan ruangan dokter.


"Maafin Rini ka..hiks maafin Rini" kata Arini sambil terisak-isak.

__ADS_1


"Sudah tidak apa-apa..Kaka juga salah tidak jujur sejak awal..sstt jangan menangis nanti anak kita sedih" kata Farell mengusap punggung Arini yang masih naik turun.


Dia senang setidak nya tidak ada drama lain..dia juga salah karena tidak cerita pada Arini sejak awal..biarlah setelah mereka kembali ke rumah dia akan menceritakan semua nya agar tak ada lagi kesalah pahaman di antara mereka.


Aron mendekati Farell dan menepuk pundak nya serta mengucapakan kata maaf pada Farell karena telah berburuk sangka.


"Sorry Rell,aku tidak tau pokok permasalahannya dan malah berburuk sangka pada mu.. maaf ya kamu boleh memukul ku jika kau berkenan" kata Aron sambil menunggu pembalasan Farell.


Farell tersenyum..dia tau Aron bukan orang uang senang memukul dia akan memukul hanya jika merasa terusik atau keluarga nya tersakiti..dia memahami nya dan tak mempermasalahkan nya.

__ADS_1


"It's ok..santai aja Ron.. thanks udah menenangkan Rini" balas Farell tersenyum lalu mereka menuju mobil masing-masing.


Farell dan Arini memilih pulang sementara Aron,dia kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang sempat tertunda tadi.


__ADS_2