
Dua puluh tahun berlalu begitu cepat..usia anak-anak Ken dan Davina sudah memasuki tahap dewasa..usia Farell 28 tahun sementara Farella 26 tahun sedangkan Ferrell 24 tahun..ya Davina hamil lagi saat usia Farell 10 tahun sedangkan Farella 8 tahun.
Sedangkan untuk anak-anak Dava, Sherly, John dan Weny..mereka pun tumbuh menjadi muda mudi yang begitu rupawan dan mempesona..Zean anak dari Dava dan Sherly kini berusia 27 tahun sedangkan kedua adik nya Zian 26 tahun dan Zain 24 tahun..mereka begitu tampan karena Dava dan Sherly tak di beri kesempatan untuk memiliki anak perempuan.
John dan Weny pun tak kalah penting nya.. anak-anak mereka pun tumbuh menjadi pemuda pemudi yang begitu menawan.. Aron 27 tahun, Arina 25 tahun dan Arila 25 tahun kedua putri John dan Weny kembar namun tak identik.
Kebahagiaan keluarga besar itu tak pernah surut kala anak-anak mereka memutuskan untuk mengemban tugas berat sang ayah yaitu memimpin perusahaan.. perusahaan Ken di wariskan pada Farell dan Ferrell sedangkan Farella,dia menjadi seorang dokter.
__ADS_1
Untuk anak Dava dan Sherly yang memegang perusahaan William adalah Zean di bantu adik nya Zain sebagai asisten nya,sedangkan Zian dia menjadi model dan kini nama nya sudah semakin melejit sejak menjadi brand ambassador perusahaan Ken yaitu W.G.company.
John dan Weny pun tak kalah bangga atas prestasi putra mereka yaitu Aron yang mampu membuat perusahaan semakin besar dalam waktu singkat..untuk si kembar, Arin menjadi photografer sedangkan Arila menjadi selebgram sekaligus blogger apa saja karena dia sangat ahli.
"Mom,dad.. Farell pamit dulu ya,sudah hampir telat" pamit Farell pada kedua orangtuanya saat selesai dengan sarapan nya.
"Hati-hati nak..jaga kesehatan,ingat jangan telat makan dan selalu minum vitamin..mommy selalu menunggu mu nak" kata Davina memeluk sang putra yang hendak melakukan perjalanan bisnis ke negara X.
__ADS_1
Farell memasuki mobil nya dan melambai sebentar pada keluarga nya lalu mulai meninggalkan rumah menuju bandara..dia menggunakan jet pribadi keluarga nya jadi perjalanan nya juga hanya memakan waktu sekitar 5 jam dari jam biasa.
"Miko berapa lama aku di sana?" tanya Farell sambil mengecek email yang masuk.
"Satu Minggu tuan" jawab Miko sang asisten singkat dan padat.
"Hm..baik lah..ingat aku tak mau ada pertemuan di private room atau club" Farell Kembali mengingatkan pada sang asisten agar tak menerima undangan rapat jika di ruangan tertutup atau club karena dia sangat anti dengan tempat itu mengingat cerita mommy dan Daddy nya dulu sehingga dia bisa hadir di dunia ini.
__ADS_1
"Baik tuan..sesuai keinginan anda..saya sudah menegaskan pada para klien kita" jawab Miko tegas dan lugas tak banyak kata.
Kedua nya terdiam dengan pikiran masing-masing juga pekerjaan masing-masing..tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di bandara dan langsung menuju jet pribadi untuk segera lepas landas karena Farell tak ingin berlama-lama tentu nya demi keluarga terutama ibu nya.