Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_49 S2..Akan Kakak Hajar Dia


__ADS_3

Arini tampak menghela nafas nya dalam-dalam..dia dilema mau cerita atau tidak karena dia tidak tau harus bagaimana lagi menghadapi si bajingan itu.


"Hufttt..jadi aku dan pacar ku sudah putus sejak seminggu yang lalu karena..karena dia ketahuan berselingkuh dengan teman ku sendiri dan..dan..hiks dia sedang bercinta dengan teman ku sendiri di apartemen nya saat aku berniat mengunjungi nya yang kata nya sedang sakit.. Aku melihat sendiri bagaimana mereka hiks.. bagaimana mereka dengan liar nya bercinta di sofa ruang tamu tepat saat aku membuka pintu apartemen nya..hiks..hiks.. Aku memilih pergi karena tak sanggup melihat adegan menjijikkan itu lebih lama..aku hiks..aku langsung memutuskan nya lewat pesan singkat dan setelah nya kami bertemu untuk mengkonfirmasi kebenaran bahwa aku telah memutuskan nya..hiks..kemarin dia mengajak ku bertemu entah untuk apa dan saat kami bertemu dia mengatakan masih mencintai ku dan ingin kembali lagi seperti dulu dan bodoh nya lagi dia mengatakan pada ku bahwa dia sedang khilaf karena hiks..karena aku tak mau di ajak bercinta dengan nya selama kami pacaran bahkan untuk sekedar berciuman aku tak berani karena aku masih sayang keluarga ku dana juga aku tak mau mengecewakan mereka..tapi dia dengan seenak nya sendiri menyalahkan ku atas nafesu nya yang bejat itu" kata Arini sambil terisak-isak di kursi nya dan menjelaskan pokok masalah nya.


Farell diam-diam mengepalkan tangan nya di bawah meja..satu tangan nya dia gunakan untuk menarik Arini ke dalam pelukan nya agar gadis nakal itu bisa sepuas nya menuangkan air mata nya.

__ADS_1


"Tenang saja..akan kakak hajar bajingan itu dengan tangan Kakak sendiri..jangan pernah bertemu dia lagi atau dekat dengan dia lagi apapun alasan nya mengerti?" kata Farell memberi peringatan sekaligus perintah pada Arini agar menjauh dari pria bajingannn itu.


Arini mengangguk sambil masih terisak dalam pelukan Farell..di saat begini lah Arini butuh seseorang untuk memeluk nya..dia merasa nyaman dengan pelukan Farell sejak lama dia memang sudah memendam rasa pada Farell tapi mengingat hubungan keluarga mereka begitu erat dia tak mau membuat masalah dalam pertemanan kedua orangtuanya.


"Sudah jangan menangis..nanti kalau Kakak sudah pulang kerja kita jalan-jalan hm?" tanya Farell berusaha menghibur Arini.

__ADS_1


"Beneran..tapi jangan lama-lama Arini bosen di rumah" kata Arini berbinar-binar namun wajah nya memberengut karena merasa bosan di rumah sendirian.


"Iya bawel..coba nanti atau besok cek ke dokter siapa tau badan mu tidak enak karena kau seperti nah terlalu banyak mengkonsumsi minuman itu..ck awas jika sekali lagi kakak tau kau seperti itu maka akan kakak kotak kau dengan botol wine" kata Farell mengacak dan menyarankan agar Arini periksa ke dokter karena dia merasa Arini butuh mengecek kondisi tubuh nya yang terlalu banyak minum.


"Iya kakak yang bawel" jawab Arini tersenyum manis membuat Farell semakin berdebar tak karuan.

__ADS_1


__ADS_2