
Di rumah sakit tepatnya di ruangan khusus berkumpul menyambut si kecil Farrell yang begitu mempesona di mata mereka.
"Sayang momy seneng sekali akhirnya momy jadi grandma.. terimakasih ya sayang"
"Iya mom Vina juga seneng akhirnya Vina juga bisa ngerasain gimana rasanya jadi momy muda "
Mereka bercerita saling tukar pengalaman dan ilmu dalam merawat si pujaan hati semua orang.
Ken memutuskan untuk keluar sebentar membeli makanan untuk istri dan juga yang lain di temani Dava sang Kaka ipar.
"Ken gimana rasanya jadi orang tua..?"
"Seneng lah ka..bahagia pasti..kamu kapan ka"
"Hahha..belum ada calon inangnya"
Mereka berdua tertawa bersama dalam mobil setelah dari restoran.. akhirnya Ken dan Dava sampai di rumah sakit dan segera menuju ruangan khusus tempat dimana Vina dan juga baby boynya berada.
"Kayaknya ada yang main rahasia-rahasia nih seru banget"ucap Dava yang baru masuk kedalam kamar pasien
"Haish..kalian laki-laki mending diem aja..jangan ganggu obrolan berkualitas perempuan"sengit sang momy menatap jengkel pada sang putra.
__ADS_1
Sedangkan Ken dan mertua laki-laki nya hanya diam takut di semprot nyonya besar.
"Baby makan dulu ya..abis ini kan mau kasih ASI buat si boy"
"Iya hubby..aku juga udah laper"
"Mom,dad,ka Dava makan dulu aja semuanya..udah Ken siapin di atas meja "
"Terimakasih ya menantuku yang tampan"ucap sang momy mertua.
"terimakasih nak Ken kamu perhatian sekali sama kita"sela sang Dady mertua.
"Ya udah mendingan kita makan dulu takut si baby kepengin ntar ngiler lagi"
Mereka tertawa dengan celotehan Dava yang nyeleneh.
Sementara di tempat lain John tengah berada di ruang kerjanya mengerjakan tumpukan dokumen-dokumen yang sudah menggunung di meja termasuk pekerjaan Ken..karena Ken libur menemani istri nya melahirkan dan akan libur sampai istrinya sudah sehat dan oulih total.
"Huh..kapan aku bisa mempunyai pasangan kalau begini setiap hari..Weni..apa kabar ya dia..kenapa aku jadi memikirkan wanita itu lagi sih"
Jujur saja John sangat ingin mempunyai kekasih apalagi istri seperti sang bos yang sudah bahagia bersama sang istri juga anaknya..tapi lagi-lagi calonnya belum juga datang jadi dia harus bersabar terlebih dahulu sebelum bisa merasakan kebahagiaan seperti bosnya.
__ADS_1
Di tempat lain dua wanita tengah duduk di cafe sambil mengobrol santai..dua wanita itu adalah Weni dan Sherly sahabat Davina tapi mereka sama-sama belum tau kalau ternyata teman yang selama ini mereka obrolkan adalah Davina.
"Sher gimana temanmu yang itu apa udah ada kabar lagi..?"tanya Weni
"Belum waktu itu dia berkunjung ke apartemen ku pas kehamilan nya udah 7 bulanan jadi selama itu juga aku belum denger lagi kaabr dia"jawab Sherly lesu.
"Sabar nanti kalau waktu nya udah pas juga bakal ketemu lagi kok..sama kaya aku..udah lama aku nggak ketemu dia lagi mungkin sekarang dia udah lahiran "
"Udah jangan sedih mending kita jalan-jalan aja ke taman hiburan..gimana mau gak..?"
"Hmm..ide bagus boleh tuh..ayok jalan"
Skip....
Skip.....
Mereka berdua sudah sampai di taman bermain pilihan keduanya jatuh pada permainan bianglala..
Tak jauh dari mereka tepatnya di outlet sosis bakar dan bakso bakar tampak dua pria tengah mengamati kedua wanita itu dengan seksama dan penuh damba.
"Cantik "
__ADS_1