Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_92 S2..Dilema


__ADS_3

Degg......


Jantung Farell berdetak kencang setelah mendengar kata-kata dokter di depan nya..apa dia tidak salah dengar inseminasi buatan dan ada seorang wanita yang tengah mengandung benih nya meski itu kesalahan.


Oh ya tuhan apa-apaan ini.. takdir macam apa yang kau haruskan untuk seorang Farell Jovian Wilson..di satu sisi dia senang ada yang tengah mengandung benih nya meski itu di luar dugaan nya tapi di satu sisi lagi dia tidak tega dengan Arini jika dia harus mengatakan kebenaran tentang ini.


Sungguh dia tidak bisa memilih..dia benar-benar dilema dengan keadaan nya..apa yang harus dia lakukan apa dia harus menikahi wanita yang tengah mengandung benih nya itu dan menduakan ikatan suci pernikahan nya dengan Arini.


Atau dia harus bertanggung jawab meski tidak harus menikahi nya..apa Arini mau menerima anak yang bukan dari rahim nya,tapi dia juga begitu kan.. Arini hamil tanpa tau siapa ayah bayi itu harus nya Arini bisa menerima kondisi nya juga.

__ADS_1


Ya dia harus membicarakan hal ini dengan Arini dan dia harap Arini mau bekerjasama dengan nya dan tidak membuat keadaan semakin rumit..anggap lah Farell egois ingin kedua nya anak nya dan juga Arini nya.


"Kau tau siapa wanita itu?" tanya Farell setelah terdiam cukup lama menimbang apa yang harus dia lakukan.


"Saya tau tapi saya tidak tau siapa nama asli wanita itu..saya hanya tau nama nya Agathia dia dari keluarga yang cukup terpandang tuan Farell" kata dokter Meira menyebut nama wanita yang menjadi penampung benih Farell.


"Agathia,seperti tidak asing dengan nama itu tapi di mana aku pernah mendengar nya..ck aku benci otakku yang tidak konsentrasi" gumam Farell mengetuk-ngetuk kepala nya karena dia seakan melupakan bahwa Agathia adalah nama belakang Arini.


"Bisa tuan tapi saat saya ke sana beberapa kali saya kesulitan untuk masuk karena penjagaan nya sangat ketat" kata si dokter menjelaskan kondisi rumah wanita yang menampung benih Farell.

__ADS_1


"Tidak apa-apa,bisa di atur..besok anda datang ke mari lagi dan kita pergi bersama-sama ke rumah wanita itu" usul Farell tanpa mau di tolak dan di angguki oleh dokter Meira.


Setelah nya dokter Meira keluar dari ruangan Farell,sementara Farell dia kembali ke kursi kebesaran nya dan menghempaskan punggung nya bersandar pada sandaran kursi.


Kepala nya berdenyut-denyut memikirkan reaksi Arini jika dia menceritakan kebenaran tentang ini..oh tuhan kejam sekali sih takdir ini terhadap nya..kenapa dia harus di buat kesulitan dengan pilihan yang tak mungkin bisa dia pilih salah satu nya.


"Miko,menurut mu apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Farell masih memejamkan mata nya dan memijat pelipis nya.


"Saya tidak tau bos..yang tau hanya hati anda" jawab si Miko mengangkat bahu nya seakan tak memiliki saran karena yang tau hanya hati Farell kemana harus memilih.

__ADS_1


"Ck,aku benar-benar bingung Miko..apa aku harus menyakiti hati Arini dengan memaksanya untuk menerima anak yang bukan dari rahim nya sendiri..aku benar-benar pusing" kata Farell menghela nafas nya panjang.


__ADS_2