Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Part #27 Sakit Yang Tak Terlihat


__ADS_3

Sudah 2 Minggu Ken tidak pulang ke mansion bahkan di kantorpun tak ada ntahlah ada yang aneh dengan semua ini..apakah Ken menghindari nya tapi apa kesalahannya sehingga dia menghindar seperti ini.


"Hubby..kau kenapa sih..kemana kau selama ini hiks...aku merindukanmu hubby hiks...kenapa kau jahat sekali menghindari ku hiks..."


Tak berapa lama sebuah pesan masuk dari ponselnya tak menunggu lama Davina mengambil ponselnya dan membuka pesan itu seketika matanya membulat tanpa memikirkan apapun Davina bangkit dan pergi dengan tergesa-gesa mengendarai mobil sendiri.


Ya isi pesan itu adalah Ken mengalami kecelakaan dan sekarang berada di apartemennya karena tidak ingin membuat nya khawatir..seperti itulah pesan yang masuk tadi .


"Hubby aku harap kamu baik-baik saja hiks...ku mohon hubby hiks.."


Sepanjang perjalanan Davina terus berdoa dan menangis memikirkan keadaan suaminya karena selama 2minggu tak ada kabar ternyata kondisi yang sebenarnya seperti ini..ya Tuhan jagalah Ken...batin Vina


Setelah perjalanan lumayan lama akhirnya Davina sampai di unit apartemen suaminya tanpa menunggu lama Davina membuka pintu apartemen suaminya karena memang pintunya terbuka sedikit dan itu membuat Davina sedikit curiga namun segera dia tepis rasa itu karena memikirkan kembali kondisi suaminya.


Setelah masuk Davina menuju lantai dua sesampainya di depan pintu kamar Ken Davina mendengar suara seorang wanita tengah mengerang kenikmatan seperti suaranya yang keluar ketika melakukan kegiatan panasnya bersama Ken.


Dengan gemetar Davina memberanikan diri melihat kedalam dan seketika matanya membulat sempurna dengan pemandangan yang tengah dia saksikan dengan mata kepalanya sendiri.


"Hiks..h-hubby hiks.."panggil Davina dengan suara bergetar.


Gwen yang mendengar suara Davina segera bangkit sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh bagian atasnya seakan-akan mereka ghabis melakukan kegiatan panas.

__ADS_1


"Oh..kamu siapa ya nona..?"tanya Gwen pada Davina yang masih mematung di depan pintu.


"K-kamu s-siapa..?"Davina tidak menjawab dan malah berbalik bertanya.


"Oh kenalkan aku Gwen kekasih Ken"


"A-apa..k-kekasih..?"


Davina begitu sakit mendengar itu..sungguh apa ini yang di namakan sakit yang tak terlihat..kenapa begitu sesak di hati.


"Ya..dan kamu siapa ya..kenapa bisa ada di apartemen kekasihku..?"


Belum sempat Davina menjawab suara Ken menyela.


"Baby.."panggil Ken terkejut


"Hay sayang kau sudah bangun..?" bukan suara Davina melainkan Gwen yang membalasnya.


"Gwen..apa yang kau lakukan di sini hah..?"


"Sayang kau lupa semalam kita mabuk dan melakukan kegiatan yang biasa kita lakukan setiap hari"

__ADS_1


"Apa maksudmu..jangan melantur kau.. pergi sekarang juga...!!"


Ken beralih menatap Vina yang masih mematung menatap nya dan Gwen yang sudah setengah polos.Ken baru menyadari bahwa tubuhnya setengah polos kemudian cepat-cepat dia memakai kembali pakaiannya sungguh kenapa semua bisa seperti ini..oh s**t bodoh kau Ken..


Davina tak tahan dengan semua ini kemudian dia segera memutuskan pergi dari tempat itu...Davina terus berjalan dengan langkah cepat tanpa menghiraukan panggilan dari Ken hingga sampai di parkiran Davina segera melajukan mobilnya ntahlah harus kemana dia sekarang.


"Baby...baby..tunggu baby.."


"Akhhhh...s**t brengsek kenapa seperti ini sialannnnnn..."


"Dasar perempuan j***ng sialan...habislah kau sekarang arghhh.."


Ken memutuskan kembali ke apartemennya dan menemui Gwen untuk menanyakan apa yang sebenarnya dia inginkan.


Tak lupa Ken juga menyuruh beberapa pengawalnya untuk mencari keberadaan istrinya...Ken sungguh khawatir dengan kondisi istrinya itu.


"Perempuan sialan...apa yang kau mau hah..kenap kau lakukan ini hah...apa tujuanmu sialan"


"Hahaha...tujuanku adalah bersama denganmu..dan tujuanku adalah menyingkirkan penghianat seperti istrimu..sadar Ken istrimu berselingkuh darimu dan kau masih mempertahankan hubungan kalian..bodoh "


"Diam kau pe***ur"

__ADS_1


__ADS_2