Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_93 S2.. Mengatakan Kebenaran


__ADS_3

Farell telah sampai di rumah orangtuanya..dia berjalan dengan langkah ragu-ragu mulai memasuki rumah..ketika sampai di depan pintu masuk Farell berhenti sejenak dan menghela nafas nya panjang.


Hati nya berdenyut seakan merasa sakit jika harus mengatakan kebenaran yang baru saja dia ketahui..Farell melangkah lagi menuju kamar nya,kamar di mana dia dan Arini tidur dalam satu ranjang berdua sebagai suami istri.


Klekk....


Suara pintu terbuka dan tampak lah seorang wanita cantik dengan perut nya yang besar menatap ke arah Farell dengan senyum nya yang mampu membuat rasa lelah Farell hilang dalam sekejap apalagi jika dia mengelus perut buncit Arini.


Rasa nya semua beban dalam hidup nya telah terangkat..anak yang tidak tau siapa ayah nya itu seakan membawa energi positif untuk nya.. namun semua item bisa saja sirna setelah dia mengungkapkan kebenaran yang baru saja dia ketahui pada Arini.


"Ka Farell udah pulang,ko nggak ngabarin Rini?" tanya Arini senang dan terkejut karena Farell pulang lebih awal.


"Hmm..Kaka nggak terlalu sibuk" jawab Farell dengan senyum kecil lalu mengusap kepala Arini dan berlaku menuju kamar untuk mandi.

__ADS_1


Arini merasa ada yang tidak beres dengan Farell karena sikap nya berbeda dari pagi tadi yang sangat manis dan setelah pulang dia menjadi sedikit berbeda.


'Apa karena Farell sangat lelah,tapi dia bilang tadi tidak banyak pekerjaan..hmm seperti nya ka Farell sedang ada masalah di kantor' batin Arini memilih untuk bersikap biasa saja karena mungkin Farell sedang kelelahan.


Dia duduk di sofa setelah mengambil cemilan sehat yang Davina siapkan untuk nya.. akhir-akhir ini Arini memang suka ngemil apa saja asal masuk di perut nya dan Davina tak mau Arini kenapa-kenapa terutama kandungan nya jadi dia sendiri yang membuatkan cemilan untuk Arini.


#


Farell mengguyur tubuh nya di bawah shower dia ingin mendinginkan otak dan kepala nya agar tak melakukan hal serupa nanti..setelah merasa cukup kini Farell memilih untuk berpakaian dan menemui Arini karena dia telah bertekad untuk memberitahu mengenai kebenaran nya.


Siap tidak siap Arini harus tau kebenaran ini karena jika tidak sekarang apa harus menunggu anak nya lahir dulu baru Arini tau.. tidak,justru jika menunggu seperti itu maka masalah nya akan semakin bertambah rumit.


Selesai dengan pakaian nya kini Farell memilih keluar menemui Arini yang dia yakini tengah duduk di depan tv sambil ngemil..dia hapal dengan kebiasaan Arini yang akhir-akhir ini sering Arini lakukan.

__ADS_1


"Rini" panggil Farell membuat atensi Arini teralihkan dan menoleh melihat Farell yang sudah dekat dengan sofa dimana dia duduk.


"Kaka sudah mandi..apa mau makan dulu biar Rini siapin" tanya Arini setelah Farell duduk di samping nya.


"Tidak usah..Kaka mau bicara sesuatu dengan mu" kata Farell menatap lekat Arini dengan intens.


"A..Ada apa ka?" tanya Arini sedikit takut dengan tatapan Farell.


Farell menghembuskan nafas nya panjang..dia menetralkan gugup nya agar bisa memberitahu Arini.


"Kaka memiliki anak dari wanita lain" kata Farell membuat Arini terkejut.


"Arkshhhh.. sakit" ringis Arini merasakan perut nya seperti di remas.

__ADS_1


__ADS_2