CIUMAN TERAKHIR

CIUMAN TERAKHIR
BAB 36. KATAKAN CINTA


__ADS_3

"Ini kenapa, sih? Kamu bikin aku malu!" Rae melepaskan tangan Aluna saat mereka sudah berada di luar gedung olah raga.


"Seharusnya kamu juga malu, berkelahi di sekolah. Bikin masalah saja." Sungut Aluna.


"Iya, Beb! Kalau bonyok-bonyok, wajahmu gak ganteng lagi lho. Aku bakal cabut sertifikat gantengmu dari hatiku." Emma mengoceh dengan kocak.


"Tapi kamu gak tahu, Jordy itu ngeselin! Dia yang bikin masalah!" Rae melotot pada Aluna.


"Kak Jordy memang ngeselin tapi gak perlu sampai gelud. Coba kalau aku datang lebih lama lagi, jalian pasti baku hantam model smackdown."


"Dia..." Rae menunjuk dengan jari telunjuknya ke arah pintu gedung olah raga.


"Kakakmu yang baik itu membuat adik-adikku bertengkar!" Lanjut Rae dengan wajah geram.


"Tapi...kak Jordy memang naksir salah satu adikmu itu, dia gak mempermainkan mereka. Dia memang suka satu di antara adikmu yang kembar itu, jadi gak sepenuhnya itu salah kak Jordy."


"Gak usah bela kakakmu itu."


"Aku gak belain Kak Jordy." Aluna cemberut.


"Hush...hush...sudah." Emma menengahi dia berdiri di antara Aluna dan Rae.

__ADS_1


"Lupakan dulu urusan Jordy, kembar dan siapapun yang lain. Sekarang fokus ke masalah kalian sendiri!" Emma meletakkan telunjukknya di bibirnya dengan gemas.


"Menangnya aku ada masalah apa sama dia?" Tanya Rae, menyahut gemas.


"Lun...ssshhhh..." Emma memberi kode ke Aluna sambil mengedipkan matanya, mulutnya di monyong-monyongkan dengan lucu.


Aluna membuang pandang dengan jengah dari Emma, wajahnya merah merona.


"Kamu kenapa, Em? dah mirip orang kena gejala stroke?" Arka yang berada di belakang Rae melotot.


"Hush, gak usah ikut campur." Emma mencibirkan bibirnya kepada si kalem, sahabat Rae itu.


"Sebentar! jangan kemana-mana!" Emma menepuk bahu Rae setengah berjinjit karena tubuhnya jauh lebih kecil dari Rae yang tinggi itu. Setelahnya dia menyeret Aluna agak menjauh beberapa langkah.


"Tapi..." Muka Aluna merah padam dan berusaha membelakangi Rae supaya cowok itu tidak melihat perubahan pias wajahnya yang malu.


"Hey, kamu itu lagi suka sama Rae, kalau kata kerennya fall in love gitu. Sebaiknya cepet nyatain sebelum ada yang duluan nyalip. Dia cowok langka model komodo yang jadi harta karun nasional. Ntar di klaim orang, nyaho lu."


"Aduh, Em...kamu kan cuma bilang tadi, cari dia terus kita bawa ngobrol aja. Biar gak diem-diemin lagi. Bukan nembak orang. Kamu kira aku apa'an, maen todong begitu." Omel Aluna sambil menurunkan volume suaranya serendah mungkin takut kedengaran dua laki-laki yang melongo melihat tingkah mereka berdua.


"Planning berubah, gegara dia mau gelud sama kak Jordy, kamu kan' udah pake pegang-pegang dia, tarik tangannya di depan orang banyak. Trus kamu pasang badan lagi, macam pagar betis buat dia. fix kalian berdua haru pacaran. Gak bisa enggak. Itu mah terang dari matahari siang kalau kamu suka parah sama dia. Jadi, gak perlu pake tarik ulur kayak harga BBM, bilangin langsung kamu suka sama dia gak pakai kata pengantar bin kode-kodean lagi."Omel Emma dengan gemas.

__ADS_1


Aluna tak berkedip seperti boneka barbie mendengar ceramah panjang lebar si pakar cinta tetapi gak pernah sekalipun pacaran ini. Dia kebanyakan teori tapi no praktek, Aluna tidak tahu bagaimana bisa cewek se langka minyak goreng ini bisa berfikir seperti itu.


"Gak gitu juga konsepnya, Em. Aku suka sama dia, gak lantas harus nembak dia, terus pacaran gitu sama dia..."Sahut Aluna malu.


"Ini jaman dah modern. Jaman emansipasi wanita. Cowok ma cewek sama aja dalam kesetaraan gender. Kamu gak ngehargain apa jasa bu Kartini habis gelap terbitlah terang? Habis musuhan jadilah cinta-cintaan?"


Aluna hanya melotot kejer, tak mengerti korelasi antara cinta dengan motto ibu kartini yang di ucapkan oleh Emma itu.


"Sekarang, gak pake mikir lagi. Keburu di comot orang, nyesel dunia akherat kamu ntar. Pokoknya, kamu harus jadian sama Rae hari ini. No debat!" Emma membalik tubuh Aluna dan mendorongnya ke arah tenpat Rae berdiri.


"Rae, Aluna mau ngomong kalau dia suka sama kamu!"



Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia, kalian adalah


kesayangan othor๐Ÿค— i love you full....


Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap


semangat menulis๐Ÿ˜‚๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...


__ADS_2