
"Sekarang, gak pake mikir lagi. Keburu di comot orang, nyesel dunia akherat kamu ntar. Pokoknya, kamu harus jadian sama Rae hari ini. No debat!" Emma membalik tubuh Aluna dan mendorongnya ke arah tenpat Rae berdiri.
"Rae, Aluna mau ngomong kalau dia suka sama kamu!"
Aluna seperti baru di sambar petir, melotot ke arah Rae dengan muka malu luar biasa.
"Rae? Beb! Eh, kemana dia?" Emma menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Rae dan Arka sudah berjalan menjauh menuju arah gedung kelas, bersamaan bunyi bell masuk.
"Astaga, dia nunggu bentar aja susah amat sih? Padahal hampir aja. Kamu, sih...lemotnya pakai banget, Lun. Modelan kamu di era pasar global gak bakalan bisa bersaing! Hedeh...upgrade dong pentium kamu soal cowok." Emma mengomel panjang pendek sambil menarik tangan Aluna dengan muka masam.
"Kita kemana?" Tanya Aluna dengan mimik blo'onnya, hari ini dia merasa hampir sepanjang pagi selalu di seret-seret oleh Emma.
"Ya, masuk kelaslah! Pelajaran Kimia ini, kamu ada rencana bolos gitu?" Emma melotot masih kesal karena usahanya gagal gara-gara Aluna kurang gercep.
Aluna menurut saja, dia mengatur nafasnya sendiri yang masih gugup, hampir saja copot jantungnya.
"Kamu jangan asal ngomong gitu, bikin malu aja." Aluna mengikuti langkah Emma dengan paras masih seperti kepiting rebus.
...***...
Aluna duduk di atas tempat tidurnya, dia masih bengong dengan kejadian hari ini. Setelah kejadian di ruang olah raga tadi siang, dia dan Rae tak bertemu lagi. Rae bolos entah kemana. Dan Aluna yakin ini ada hubungannya dengan apa yang terjadi tadi. Dia tidak tahu harus bagaimana, sepertinya terjadi kesalahpahaman lagi antara mereka.
Di ambilnya ponselnya, beberapa pesan masuk, salah satunya dari Emma.
*Emma
[Kamu harus ngomong sama Rae, gak bisa gak🤨]
Aluna mendengus, membuang nafasnya dengan kesal, Emma mulai mengacaukan fikirannya lagi.
*Aluna
[Please, Em...kayaknya aku gak perlu mencoba ngomong lagi sama dia😔]
*Emma
[WHY NOT🙄]
__ADS_1
*Aluna
[Kamu bikin malah jadi salah paham lg, nyesel aku nurutin kamu tadi]
*Emma
[Hey, bestie! wake up...kalian berdua itu lagi sama-sama falling in luv. Semua orang tahu itu, gak usah di umpetin lagi🤔]
Aluna sejenak melihat layar ponselnya, dia menggugit bibirnya sendiri.
Beberapa hari belakangan ini otaknya memang di penuhi oleh wajah Rae, bahkan rumus Trigonometri di buku matematikanya, semua menjadi wajah Rae.
Aku sedang jatuh cinta? Oh, my God...! Aluna memegang dadanya sendiri sambil menggigit bibirnya.
*Emma
[Hey, Lun kenapa diem?]
Aluna tak membalasnya dia bingung sendiri, Emma benar-benar to the point menuduhnya.
*Emma
*Aluna
[Bales apa?]
*Emma
[Bales WA ku😒]
*Aluna
[Memangnya kamu nanya apa?]
*Emma
[Aku gak sedang bertanya, nyamuknya lebah😮💨 Aku menginstruksi supaya kamu cepet nyatain perasaanmu ke Rae, biar urusan kalian gak berlarut-larut. Capek tau, liat kalian macam perang dingin begitu😵💫]
__ADS_1
*Aluna
[Hey, emaknya nyamuk yang maha cerewet, aku ini bukan kamu kali yang bisa bilang cinta sayang ke semua orang😖]
*Emma
[Anak nyamuk, emak nasehatin yah. Jangan nyesel kalau ntar Rae keduluan di embat orang. Yang naksir dia bejibun, ngantri model antrian bansos noh. Cuman setahuku, Rae gak pernah perduli tuh. Tapi sama kamu beda dia, sok gak perduli tapi perduli banget. Jadi, aku beinisiatif menjadi fasilitator buat kalian. Aku bete tau, kalian bikin aku gak nyaman gegara sikap sok dingin kalian🤕]
Isi Chat Emma panjang sekali, Aluna sampai harus mencermati apa yang ditulis bestinya itu.
*Aluna
[Fasilitator apaan, sih?😓 Gak ah, aku gak mau]
*Emma
[Gak mau apa? Nomor HPmu sudah ku kirim ke Rae, ku bilang kamu minta di hubungin, ada yang mau kamu omongin, cuman gak enak kalau duluan ngubungin☺️]
*Aluna
[What?!! kamu jangan becanda, Em!]
Setelah menulis itu, Aluna bersiap akan menelpon Emma, siap-siap mengamuk pada temannya itu.
Tapi belum sempat niatnya kesampaian, sebuah pesan dari nomor baru berkelebat di layar notifikasi pesan, membuatnya urung menekan tanda telpon ke Emma.
0813520****
[Ada apa ? -Rae]
Terimakasih sudah membaca novel ini dan selalu setia, kalian adalah
kesayangan othor🤗 i love you full....
Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap
__ADS_1
semangat menulis😂🙏🙏🙏
...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...