Dalam Cengkraman Sang Badai

Dalam Cengkraman Sang Badai
Satu hal mengejutkan


__ADS_3

Perempuan itu mencoba menahan tubuh bergetar nya yang luar biasa karena kembali nama Anggun adik dari Badai disebut kan, jutaan pertanyaan memenuhi kepalanya dan satu ketakutan jelas menghatam dirinya saat ini. Kenapa mereka ingin melenyapkan Anggun? itu jelas saja mengejutkan diri nya, dan kenapa nama nya ikut diseret? seolah-olah kedua orang tersebut bahagia dia diperlakukan dengan buruk oleh Badai saat ini. Yang jadi pertanyaannya adalah siapa kedua orang tersebut? apa hubungannya dengan keluarga Angkasa? dan ada berbagai macam pertanyaan yang terus menghantam dirinya saat ini.


"Kenapa kamu begitu khawatir dengan semua nya? kau tahu betapa Badai membenci keluarga Angkasa, dia tidak akan mungkin membebaskan putri nya dan tidak lama lagi Anggun juga akan mati, Kau tahu bukan? dia terlalu lama berbaring di atas kasur pesakitan tanpa sedikitpun ada kemajuan" Suara laki-laki tersebut terdengar mengejek, dia bicara dengan nada yang sangat angkuh dan juga sombong, seolah-olah menyepelekan banyak hal yang di ucapkan oleh perempuan dihadapan nya itu.


"Kau selalu berpikir pendek, seolah-olah tidak akan ada resiko yang terjadi, apa kau lupa pada masa lalu bagaimana kebodohan mu terjadi?" Perempuan itu terlihat kesal, memajukan langkahnya mendekati laki-laki tersebut.


"Ada beberapa kasus orang koma bisa bangun kembali, dan jika Anggun bangun dari tidur panjangnya apa kau tahu? bukan hanya kau yang diseret Badai ke tiang gantungan nya, kau juga akan membawa ku ke tempat yang sama, brengsek" Ucap perempuan itu lagi kemudian.


"Kau harus menyelesaikan semua nya cepat atau lambat" Lanjut Perempuan tersebut lagi kemudian.

__ADS_1


Mendengar perintah perempuan itu seketika membuat laki-laki tersebut mengeluarkan suara berat nya.


"Kau memberikan ku perintah?" Suara sang laki-laki memecah keadaan, dia terdengar mendengus untuk beberapa waktu, seperti nya tidak suka mendapatkan perintah dari perempuan itu.


Mendengar apa yang diucapkan oleh laki-laki tersebut dan melihat ekspresi yang disampaikan laki-laki itu seketika membuat perempuan itu terlihat marah, dia bergerak dengan cepat meraih kerah pakaian laki-laki tersebut kemudian.


Satu hantaman keras mengejutkan Pelangi, satu tabrakan di lemari disampingnya bersembunyi terjadi dengan keras.


"Kau pikir aku tidak sanggup melakukan nya? jika bukan karena kebodohan mu, kejadian malam itu tidak akan membuat kacau segalanya, kau ada di bawah naungan ku karena kebodohanmu di masa lalu soal Anggun, seharusnya kau ingat itu, brengsek" Ucap perempuan tersebut dengan nada mengeram.

__ADS_1


Demi apapun keadaan tersebut membuat Pelangi panik, apalagi pembicaraan kedua orang tersebut. Semua nama disebutkan satu persatu dan dia tidak tahu apa maksud dari semua ucapan yang ada saat ini.


"Jika bukan karena kamu yang membuat skandal diperusahaan juga mencoba untuk memperkosa Anggun, aku tidak perlu kehilangan kesempatan untuk bersama Dewa atau Badai, salah satu dari mereka bisa membuat ku baik-baik saja,tapi lihat apa yang kau lakukan? aku kehilangan kesempatan atas kedua nya dan ayah terpaksa mengemis dan berbohong di bawah kaki Badai untuk membuat perusahaan Keluarga Prakarsa kembali naik kepermukaan" dan percayalah suara perempuan tersebut terlihat sangat marah pada laki-laki yang ada dihadapan nya tersebut.


Pelangi yang mendengar hal itu seketika mencoba menahan tangisan nya, ketika mendengar nama Prakasa dia seolah-olah menyadari siapa kedua orang yang ada didalam ruangan tersebut. Perempuan itu berusaha kembali merapatkan tubuhnya dengan keadaan panik di mana tanpa dia sadari dia terlalu kasar memundurkan tubuhnya, membuat suara dari lemari karena sikutan dari lengan tangan nya.


Hal tersebut seketika membuat kedua orang tersebut terkejut dengan keadaan, mereka langsung menghentikan perdebatan mereka dan seketika mereka saling menatap antara satu dengan yang lainnya.


"Siapa?" dan suara perempuan tersebut mengejutkan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2