
Beberapa waktu kemudian
Halaman pandang rumput pribadi kediaman Badai.
Laki-laki tersebut bergerak dengan sangat terburu-buru diikuti oleh Hera menuju ke arah jet pribadi miliknya di mana saat ini kepanikan menerjang wajah kedua orang tersebut, satu berita yang diberikan oleh pelayan wanita di kediamannya di mana seseorang di seberang negara sana berkata tentang menghilangnya pelangi dari tempat persembunyian yang diberikan oleh Hera membuat panik keadaan.
"Semuanya baik-baik saja, nona Pelangi minta dibelikan makanan dan aku pergi melakukan tugas yang diberikan nona, tapi saat aku kembali, aku tidak menemukan nona Pelangi dan keadaan rumah cukup kacau balau." Itu adalah ucapan yang disampaikan oleh seseorang yang dipercaya oleh Hera untuk menjaga Pelangi di ujung sana.
Badai sana sekali tidak mengeluarkan suaranya, laki-laki tersebut memilih untuk diam sejak mendapatkan informasi soal kembali menghilang nya Pelangi di seberang sana. Nyatanya berkali-kali kehilangan membuat nya sadar jika dia mencintai istri nya dan tidak mampu mendengar kabar buruk apapun tentang Pelangi, rasa bersalah atas perlakuan tidak manusiawi nya seketika menghantam dirinya saat ini.
Meskipun berulang kali dia mengucapkan maaf saat ini juga percuma, pelangi tidak akan mendengar ucapan permintaan maafnya.
Laki-laki tersebut memilih duduk cukup jauh dari Hera, menenggelamkan dirinya dalam kesendirian, dan sama sekali tidak mengeluarkan kata-kata nya sejak tadi. Membuat Hera beberapa kali melirik kearah Badai dalam diam, meskipun sebenarnya marah atas perlakuan Badai pada Pelangi, dia bisa berkata apa, kenyataannya semua telah terjadi dan tidak ada yang bisa dihindari kembali dan dia tahu kesalahan badai tidak cuma sedikit kepada Pelangi.
__ADS_1
********
Di keesokan harinya,
Rumah sakit xxxxxxx,
pusat kota ,
London.
Menunggu laporan tentang tubuh tersebut bukan waktu yang dirasakan sebentar dan membuat Badai semakin tidak baik-baik saja, nyatanya laki-laki tersebut mulai gila dengan keadaan saat tahu jika Pelangi melakukan aksi heroik bunuh diri dengan meninggalkan sebuah catatan surat di rumah kediaman sementara nya.
Tidak melibatkan siapapun dalam aksi nya dan tidak pula perempuan tersebut menyalahkan siapapun, didalam lembaran surat yang ditinggalkan nya, Pelangi hanya berkata, dia lelah dengan keadaan saat ini dimana dia berputus asa akan kehidupan nya, kehilangan Ayah dan kakak membuat perempuan tersebut memilih untuk mengakhiri kehidupan pahitnya.
__ADS_1
"Maafkan kami, tuan." Seorang dokter bicara sambil menundukkan kepalanya, menatap Badai dalam jutaan rasa bersalah karena berita kematian juga menyampaikan kebenaran soal identitas mayat yang ditemukan tersebut.
"Kami turut berdukacita." Lanjut dokter tersebut lagi, dia menepuk-nepuk punggung Badai dalam jutaan rasa sesal nya.
Badai memundurkan langkahnya dalam diam, tidak menangis karena dia seorang laki-laki yang tidak pantas menjatuhkan air matanya, nyatanya seangkuh apapun dia untuk mencoba berkata dia baik-baik saja, nyatanya dia tetap menjatuhkan air matanya meskipun sedikit.
Hera hanya mampu memeluk Badai didalam diam nya, ikut tidak mengeluarkan suaranya sama sekali dan membiarkan laki-laki tersebut tenggelam di dalam pelukan.
Di ujung sana seorang laki-laki terlihat menaikkan ujung bibirnya, satu kebahagiaan menghantam dirinya, setelah bergulat dalam rencana matang melenyapkan Pelangi kini dia akan membuat strategi baru untuk membuat Badai jatuh ke tangan Badai dan menjadi nyonya Dirgantara.
Setelah memiliki Angkasa group, dia ingin putri nya mampu membuat dia juga menguasai Dirgantara group melalui pernikahan bisnis yang akan mereka sepakati berikutnya.
Ditengah rasa senang laki-laki tersebut, seseorang menepuk pundaknya secara perlahan, membuat laki-laki tersebut membalikkan perlahan tubuhnya.
__ADS_1
Paman Pelangi terlihat menaikkan ujung bibirnya, menatap dokter yang ada dihadapan nya tersebut, tanpa banyak bicara dia mengeluarkan sebuah cek dari kantong nya, menyerahkan imbalan besar atas kerjasama yang telah dilakukan beberapa dokter untuk melancarkan segala macam aksinya.