Dalam Cengkraman Sang Badai

Dalam Cengkraman Sang Badai
Dipaksa mati


__ADS_3

Tepian sungai Thames


London.


Dalam pekat nya kegelapan malam ditengah cuaca yang cukup ekstrim dimana langit terlihat begitu mendung dan gerimis perlahan membasahi bumi, Pelangi diseret paksa menuju ke arah pinggiran sungai Thames tanpa perasaan oleh laki-laki yang dia panggil Paman tersebut.


Abdullah bin Angkasa, adik laki-laki ayahnya yang dia percaya bisa melindungi nya dimasa lalu siapa tahu bermain curang untuk menghancurkan dia dan keluarganya.


"Kenapa?," Pertanyaan sederhana yang diberikan Pelangi berujung pada jawaban yang begitu mengerikan untuk dirinya.


Karena apapun yang seharusnya menjadi miliknya dan ayah nya seharusnya menjadi milik paman nya dan sepupunya.


"Apakah harta dan tahta begitu dibutuhkan? jauh lebih berharga daripada hubungan kekeluargaan, paman?." Sempat Pelangi bertanya dengan air mata bercucuran, menatap kearah laki-laki tersebut penuh dengan permohonan, berharap laki-laki tersebut melepaskan dirinya.

__ADS_1


"Ambillah semuanya dan aku akan menghilang dari kehidupan semua orang termasuk Badai." Dia memohon, merapatkan kedua belah telapak tangannya sambil menggosok-gosok nya dengan penuh harapan.


Ada kehidupan lain diperut nya, dia tidak mau mati sia-sia, pergi sejauh ini untuk melupakan Badai berkat bantuan Hera dan dokter dirumah sakit dimana dia dirawat kemarin jelas tidak mudah, pada akhirnya disini, di London dia apakah masih harus meregang nyawa?!.


"Kau pikir bisa menghilang? Badai, dia tidak akan pernah melepaskanmu karena dia menyadari jika dia yang bersalah selama ini sebab telah mematik dendam salah alamat kepadamu. Bagaimana mungkin aku membiarkan kamu hidup di tengah pencarian Badai? ketika dia menemukanmu maka itu artinya kehidupanku dan juga Hanni akan hancur berantakan, kau jangan bermimpi." Laki-laki tersebut menjawab dengan cepat sembari terus menyeret Pelangi ke tepian sungai Thames, dia berencana menenggelamkan perempuan tersebut dan membunuhnya tanpa perasaan, menghilangkan jejak sementara pencarian Badai sehingga laki-laki tersebut tidak akan menemukan lagi istrinya.


Jikapun ditemukan, Pelangi jelas sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan dia akan membuat seolah-olah pelangi melakukan aksi bunuh diri karena tidak tahan dengan tekanan atas ayah dan kakak laki-lakinya. Dia sudah merencanakan semuanya dengan matang, jadi bagaimana mungkin dia membatalkan rencana tersebut hanya karena permohonan dari keponakannya itu.


Sebelum Badai menyadari semuanya, dia harus bergerak jauh lebih cepat.


Serakah memang tapi bagi Abdullah, kakak laki-laki nya Amrullah telah merebut segala yang ada di rumah mereka sejak kecil yang seharusnya juga menjadi bagian dari miliknya, dia benci ketika seluruh kekuasaan diberikan kepada anak paling tertua, dia benci ayahnya lebih mengandalkan kakak laki-laki nya daripada dirinya. Hingga pada akhirnya kebencian tersebut berkembang dan mengakar hingga berbuah dan membusuk didalam hatinya.


Apalagi saat tahu Badai memang pernah ingin menikahi Pelangi di masa lalu sebelum laki-laki tersebut menciptakan dendam didalam hati nya, putri nya Hanni menginginkan laki-laki tersebut dan menangis tersedu menghadap dirinya. Maka hari itu dia pikir dia harus mengubah semua takdir ditangan nya.

__ADS_1


Memanfaatkan dua bersaudara untuk masuk kedalam rencana mereka, menyempurnakan rencana dan menghancurkan kehidupan Amrullah angkasa bersama anak-anak nya.


Laki-laki tersebut menyeret paksa Pelangi ditengah cuaca ekstrim saat ini dimana hujan deras telah mengguyur bumi, tanpa ada satu penghuni atau pasang mata pun yang melihat perbuatan nya, dia memaksa Pelangi tenggelam di sana. Dia tahu Pelangi tengah hamil, perempuan tersebut tidak bisa berenang, dia memastikan Pelangi benar-benar akan lenyap dari muka bumi ini.


Pelangi jelas berusaha memberontak ketika tubuhnya terus diserang oleh pamannya tersebut, membawanya kedalam sungai Thames dan memaksanya untuk tenggelam disana, Pelangi jelas gelagapan dan panik, apalagi saat laki-laki tersebut memaksa kepala nya tenggelam lebih dulu di air, membuat dia kehilangan cara bernafas nya dengan baik.


Bisa dibayangkan bagaimana rasanya saat dirinya di tenggelam kan secara paksa? Pelangi pikir mungkin ini benar-benar akan menjadi waktu kematian nya.




__ADS_1


__ADS_2