Dalam Cengkraman Sang Badai

Dalam Cengkraman Sang Badai
Terus mengorek informasi


__ADS_3

Disisi yang lain,


Mansion utama Badai.


Laki-laki tersebut terlihat menatap kearah berkas yang ada di hadapannya untuk beberapa waktu, tanpa mengeluarkan sedikitpun suaranya sejak tadi laki-laki itu terlihat fokus menantang ke arah map mendominasi berwarna coklat yang ada di hadapannya untuk beberapa waktu.


seorang laki-laki terlihat berdiri tepat tidak jauh dari hadapan Badai, menunggu sang tuannya tersebut bicara sejak tadi.


*hanya ini berkas yang kau dapatkan?" Badai bertanya untuk memastikan.


"Semua masih dalam masa penyelidikan, tidak mudah untuk mendapatkan data-data tentang perempuan tersebut tuan." laki-laki di hadapan Badai bicara dengan cepat, ia menundukkan kepalanya secara perlahan dan cukup menyesal karena belum mendapatkan seluruh informasi yang diinginkan oleh tuan nya.

__ADS_1


Badai sama sekali tidak melanjutkan tanyanya laki-laki itu menarik yang ada di hadapannya tersebut kemudian secara perlahan mencoba untuk membuka berkas demi berkas yang ada di hadapannya itu. Dia memperhatikan dengan seksama berkas-berkas yang dia minta tentang Daisy.


"Dia Putri pasangan dari tuan Chris dan nyonya Daniati, riwayat pendidikannya mana bisa melihat langsung pada berkas-berkas yang ada di hadapan anda, sir." laki-laki di hadapan badai mulai bicara dan bercerita soal identitas dari Daisy.


"tidak ada yang aneh sama sekali dari asal usul dan juga keluarga nona Daisy hingga hari ini, semua terlihat normal dan tidak ada yang aneh dan bahkan data-datanya cukup akurat sesuai dengan apa yang ada. Riwayat sekolah dan lain sebagainya bisa dilihat di sana sir." Lanjut laki-laki tersebut lagi.


Badai membiarkan bola matanya menata berkas-berkas yang ada di hadapannya tersebut dimana tangannya secara perlahan mulai membalik-balikkan berkas yang ada di atas meja kerjanya itu.


Mendengar ucapan dari orang suruhannya seketika membuat badai langsung mengernyitkan dahinya, dia menatap karena laki-laki yang ada di hadapannya itu dengan rasa penasaran yang cukup tinggi.


"kenapa seperti itu?" Tanya Badai dengan rasa penasaran yang luar biasa.

__ADS_1


"bukankah dia putri bungsu yang biasanya begitu disayangi oleh orang tua mereka mereka harus tinggal berpisah?." Badai terlihat bertanya dengan serius dan ingin tahu.


mendengar apa ya dipertanyakan oleh sang tuan yang membuat laki-laki di hadapan Badai seketika diam, dia seharusnya tidak memberikan informasi soal tempat tinggal yang terpisah karena mungkin ini akan memicu keadaan yang cukup tidak seimbang.


Tapi nyatanya dia sama sekali tidak bisa menarik ucapannya hingga pada akhirnya dia kembali berkata.


"beberapa sumber berkata awalnya tidak ada kecocokan di antara dirinya dan kedua orang tuanya karena gadis itu sebenarnya jodohkan dengan seorang laki-laki yang tidak dia cintai oleh kedua orang tuanya."


Dan persaingan saya laki-laki tersebut berkata seperti itu seketika membuat Badai langsung membulatkan bola mata nya.


"Jadi dia sudah dijodohkan dengan seseorang?." laki-laki itu bertanya ingin tahu kepada orang suruhannya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2