
Kembali ke beberapa jam sebelumnya
Masih dirumah sakit xxxxxxx.
Bola mata Badai menatap tajam ke arah layar monitor dihadapan nya sembari kedua rahangnya mengerat dengan sempurna saat telinga nya mendengar percakapan antara dua orang didalam gudang kosong yang terekam kamera CCTV di bagian yang mempersulit dirinya melihat wajah asli dari para pemilik suara, mereka tidak bisa melihat wajahnya karena sepertinya seseorang sengaja membuat bagian kamera CCTV tertutup oleh sesuatu, hanya mampu mendengar suaranya saja namun sangat jelas.
"Kenapa kamu begitu khawatir dengan semua nya? kau tahu betapa Badai membenci keluarga Angkasa, dia tidak akan mungkin membebaskan putri nya dan tidak lama lagi Anggun juga akan mati, Kau tahu bukan? dia terlalu lama berbaring di atas kasur pesakitan tanpa sedikitpun ada kemajuan"
Badai kenal suara tersebut, dia mengernyitkan dahi nya melarang orang dihadapan nya memotong rekaman tersebut. Anggun? orang itu menyebut adiknya dengan mulut kotor nya.
"Kau selalu berpikir pendek, seolah-olah tidak akan ada resiko yang terjadi, apa kau lupa pada masa lalu bagaimana kebodohan mu terjadi?"
"Ada beberapa kasus orang koma bisa bangun kembali, dan jika Anggun bangun dari tidur panjangnya apa kau tahu? bukan hanya kau yang diseret Badai ke tiang gantungan nya, kau juga akan membawa ku ke tempat yang sama, brengsek"
"Ada apa ini?" Badai kembali mengernyitkan keningnya.
"Kau harus menyelesaikan semua nya cepat atau lambat"
"Kau memberikan ku perintah?"
__ADS_1
"Bajingan," Badai mengumpat, tahu siapa pemilik suara tersebut.
"Laki-laki itu"
Brakkkkkkk.
dia mendengar suara hantaman.
"Kau pikir aku tidak sanggup melakukan nya? jika bukan karena kebodohan mu, kejadian malam itu tidak akan membuat kacau segalanya, kau ada di bawah naungan ku karena kebodohanmu di masa lalu soal Anggun, seharusnya kau ingat itu, brengsek"
Dan Badai mengeratkan rahangnya seketika.
Percayalah kali ini Badai seketika terkejut dibuat nya.
"Apa?"
"Sir?" Laki-laki disamping Badai terlihat menatap Badai gelisah, dia melihat tuan nya tidak baik-baik saja saat mendengar satu kenyataan mengerikan barusan dari kamera CCTV di hadapan mereka.
"Tangkap kedua orang itu" Laki-laki disamping Badai memerintahkan beberapa orang-orang disana dengan cepat agar menangkap kedua orang tersebut.
__ADS_1
Badai tidak melarang, laki-laki tersebut berusahalah berpegangan pada ujung kursi, mencoba menahan dirinya yang mungkin sebentar lagi akan kehilangan kendali.
******
Kembali ke masa kini
Rumah sakit xxxxxxx.
1 hari 1 malam tanpa hasil, pencarian mereka terlihat sia-sia, Badai mulai menjadi tidak sabaran, dia benar-benar marah dengan keadaan.
"Kalian tidak juga menemukan istri ku?" Dan Badai bertanya dengan tatapan tajam nya, dia menunggu jawaban orang-orang dihadapan nya tersebut
5 orang dihadapan nya hanya mampu menundukkan kepala mereka, menyesali usaha mereka yang tidak kunjung membuahkan hasil.
"Cari dan temukan istri ku dalam keadaan hidup-hidup, ada penerus ku diperut nya dan pastikan kalian tidak melukai satupun di antara mereka, jika tidak aku akan membunuh kalian satu persatu jika berani menyakiti nya" Dan suara melengking Badai memecah keheningan malam
Membuat semua orang benar-benar seolah-olah akan mati dibuat oleh nya.
Di mana perempuan tersebut lari? seolah-olah.ads yang membantu nya pergi hingga tidak terlihat mata manapun dalam pencarian mereka, kamera CCTV seakan-akan sengaja di hapus agar mereka tidak menemukan keberadaan nya.
__ADS_1
Siapa yang bergerak diam-diam dibelakang Badai? yang melindungi Pelangi diam-diam?!.