
Ameera yang sedang menonton tv langsung menitihkan air matanya "Ameera ada apa sayang, kenapa kamu nangis "
"Lihat mamah dia kenapa akan menikah, dia kenapa bertunangan dengan perempuan lain. Bukannya dia sudah berjanji akan selalu setia padaku lalu kenapa dia berkhianat padaku mamah "
Dita yang belum mengerti segera melihat kearah televisi, disana disiarkan pertunangan Ace dengan seorang model.
Dita menghampiri anaknya mengenggam tangannya dengan erat "Sayang Ameera dia juga harus berkeluarga, dia sudah punya pilihan "
"Tapi dia berjanji padaku kalau dia tak akan menikah lagi, dia akan setia padamu "
"Dengarkan mamah, hati seseorang bisa saja berubah tak akan sama terus menerus. Dia akan dengan cepat berubah kapan pun itu "
"Tapi apakah harus secepat itu kenapa dia berkhianat padaku. Aku benci padanya aku muak dengan semuanya"
__ADS_1
Ameera turun dari kursi dengan susah payah dan masuk kedalam kamarnya, Dita tentu saja mengikuti Ameera takut dia kenapa-napa mengis seperti itu.
...---------------...
Sedangkan ditempat lain, seorang laki-laki masuk kedalam kamar dan diikuti oleh perempuan paruh baya.
"Ace jangan begitu, baru juga tukar cincin kenapa kamu pergi banyak tamu yang harus kamu hadiri"
"Sudah aku bilang kan mah, aku tidak mau bertunangan dengan siapa-siapa dan aku juga tidak mau menikah dengan siapa-siapa. Aku sudah bilangkan sama mamah kalau aku tak akan pernah menikah lagi. Aku akan terus setia pada mendiang istriku "
"Aku sudah menjalani hidupku dengan baik, aku sudah tak mengurung diri lagi, aku sudah tak menangis lagi tapi aku minta pada mamah jangan memaksaku untuk menikah dengan perempuan lain. Karena sampai kapan pun aku akan tetap bersama Dedes aku hanya mencintainya saja mah "
"Mamah ingin kamu menikah lagi, kenapa sih kamu harus terus setia. Dia udah ga ada. Dia pasti senang liat kamu udah punya pasangan lagi "
__ADS_1
"Mamah ga ngerti gimana rasanya jadi aku, tolong jangan paksa aku "Ace mengatupkan kedua tangannya.
"Mamah ingin kamu menikah, titik sekarang keluar dan temui tamu. Temui juga calon istri kamu "
Mamah Ace langsung saja keluar, sedangkan Ace dia malah mengunci pintunya dan berbaring ditempat tidur. Masa bodoh dengan kemarahan mamahnya.
Ace mengambil foto mendiang istrinya, menatapnya dengan lekas "Sayang, kenapa aku tak ikut saja dengan kamu. Mungkin kita akan terus bersama dan tak akan seperti ini kan "
"Aku ingin selalu bersama kamu. Aku hanya ingin berada disisimu "
Ace memeluk fotonya dengan erat, dan memejamkan matanya meski diluar saja ketukan demi ketukan pintu terdengar bahkan sekarang sudah berganti dengan ketukan yang begitu keras.
Tapi Ace tak peduli, sama sekali tak peduli dari awal dirinya tidak mau. Karena tadi dijebak oleh mamahnya dirinya datang kemari. Mamahnya bilang ada pertemuan keluarga tapi nyatanya malah pertunangan seperti ini..
__ADS_1
Mau tidak mau, Ace mengikuti kemauan mamahnya, tapi jangan harap dirinya akan menghargai perempuan itu dan mencintainya karena cintanya hanya untuk Delana Dedes Pitaloka istrinya satu-satunya tak akan pernah tergantikan oleh siapapun, sampai kapan pun itu.