Delana Dedes Pitaloka

Delana Dedes Pitaloka
Bab 61 Kevin tahu


__ADS_3

Kevin kembali mengikuti Ameera, dia benar-benar jadi penguntit. Kevin tak mau kehilangan Ameera makannya dia seperti itu, Kevin juga sudah tahu kenapa Ameera marah karena kata-katanya semalam.


Dasar mulutnya ini tak bisa dijaga, Kevin kesal juga pada teman-temannya kenapa tak memberhentikan Kevin atau merebut ponselnya malah membiarkannya saja.


Kevin melihat Ameera masuk kedalam mobil, Kevin langsung mengernyitkan keningnya saat melihat mobil siapa itu.


"Itu bukannya mobil ayah ya, kenapa Ameera masuk kedalam mobil Ayah "


"Ini udah ga bener, ada apa ini sebenarnya kenapa tiba-tiba Meraka bisa sama-sama kayak gini "


Kevin mengikuti kemana ayahnya membawa Ameera. Ternyata mereka berhenti disebuah restoran dan mereka masuk kesana.


Kevin melihat bagaimana tatapan ayahnya yang begitu memuja pada Ameera sebaliknya juga, Ameera tersenyum dengan sangat lebar sekali dan selalu mengenggam tangan Ayahnya.


"Apa ini, apa gara-gara ini Ameera menolaknya. Apa karena Ameera punya hubungan sama Ayah. Kenapa harus kayak gini sih "


Kevin ragu ingin mendekati ayahnya dan Ameera atau tidak. Kevin takut Ayahnya malah akan marah padanya.

__ADS_1


"Tapi aku begitu penasaran sekali, kenapa mereka bisa bersama seperti ini. Kenapa harus dengan ayah "


Kevin duduk tak jauh dari mereka berdua dan Kevin melihat Ameera yang disuapi oleh ayahnya "Apa sebenarnya kurangnya aku Ameera. kenapa kamu malah memilih ayahku sendiri "


Kevin mengusap wajahnya dan menutup wajahnya. Kevin sekarang sedang kecewa dan cemburu. Melihat Ameera begitu bahagia dengan laki-laki lagi, kenapa Kevin harus kalah dengan ayahnya.


Saat dirumah Kevin akan berbicara dengan ayahnya. Kenapa ayahnya bisa seperti itu dengan Ameera. Sejak kapan mereka punya hubungan. Apakah sudah lama atau mungkin setelah waktu itu Kevin menelfon Ameera yang disuruh ayahnya.


Seharusnya Kevin tak melakukan ini, tak mengenalkan ayahnya dengan Ameera mungkin semua itu tak akan pernah terjadi. Kevin yang sudah tak bisa melihat mereka seperti itu langsung saja pergi. Kevin tak kuat melihat mereka berdua.


...----------------...


"Udah aku mau pulang aja, nanti takut ayah cari aku "


"Ya udah aku anterin sekarang ya "


Ameera kembali mengenggam tangan Ace. Ameera tak pernah mau lepas dari Ace. Ameera sedang bahagia sekali bisa kembali berdua seperti ini serasa dunia milik berdua saja.

__ADS_1


"Kamu nanti sekolah harus bener ya, sebentar lagi kan kamu juga lulus, jadi harus semangat "


"Iya iya, setelah lulus kita nikah "


Ace tersenyum dan menganggukan kepalanya "Iya kita nikah, tapi aku harus bicara dulu sama ayah kamu apakah dia akan terima aku atau engga. Aku takut ayah kamu tak akan menerima aku "


"Tenang saja aku akan berbicara pada ayah dengan perlahan ayah pasti terima kamu "


"Semoga aja ya "


Ace mencium tangan Ameera, lalu memberhentikan mobilnya saat sudah didekat rumah Ameera "Sudah sampai "


"Iya kenapa cepat sekali padahal aku masih ingin bersamamu "


Ameera menyenderkan tubuhnya dan mendusel-duselkan kepalanya ketangan Ace "Aku turun ya "


"Iya sayang, nanti kita akan ketemu lagi kan "

__ADS_1


Ameera mendongakan kepalanya dan meminta Ace mencium keningnya. Ace langsung melakukannya dan Ameera segera turun dari dalam mobil. Setelah mobil Ace pergi Ameera barulah masuk meski dengan hati yang begitu tak rela melihat Ace meninggalkannya meski hanya sebentar.


__ADS_2