
"Ayah baik-baik aja kan dirumah "
Ameera yang baru saja pulang dari sekolah langsung menghampiri Ayahnya yang sedang melamun sendirian di ruang tengah.
"Ayah baik-baik saja. Ameera kamu pulang sama siapa"
"Sama Ace Ayah "
"Kenapa dia ga masuk "
Ameera menggaruk kepalanya yang tak gatal "Aku takut Ayah marah "
"Bawa dia masuk "
"Baiklah Ayah "
Ameera keluar dan memangil Ace " Ayo mampir dulu Ayah minta kamu untuk masuk dulu"
__ADS_1
Ace menganggukan kepalanya dan ikut masuk dengan Ameera "Kayaknya bakal ada yang dibicarain deh sama Ayah kamu sayang "sambil merangkul kekasihnya.
Ameera menatap Ace sekilas "Sepertinya iya, tapi aku was-was sekali "
"Tenang aku bisa mengatasinya. Kamu ga usah takut ya"
Ameera hanya menganggukan kepalanya saja dan saat sudah ada dihadapan Ayahnya Ameera melepaskan rangkulannya.
"Aku akan buat minuman dahulu untuk kalian "
Ameera rasanya enggan untuk mendengar apa yang mereka bicarakan. Takut Ayahnya menolak Ace jadi lebih baik Ameera buat minuman saja.
Ace duduk berhadapan dan menatap Aldi, yang sepertinya umur mereka memang tidak jauh "Panggil saja aku Ace "
"Baiklah "
Aldi diam cukup lama sebelum mengutarakan apa yang dia ingin katakan "Baiklah aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu, aku minta kamu terus jaga Ameera dia adalah anakku satu-satunya aku merestui hubungan kalian, karena aku ingin anakku bahagia dengan orang yang dia cintai meski mungkin umur kalian terpaut begitu jauh, sangat jauh sekali malahan kan "
__ADS_1
"Tanpa anda minta pun aku tetap akan menjaga Dela sampai kapanpun, dari dulu dan sekarang bertemu lagi aku tidak akan pernah berubah padanya aku sudah menunggunya sejak lama. Masa aku akan menyia-nyiakannya begitu saja"
"Baguslah aku tidak mau dia jatuh ke tangan yang salah, karena hanya Ameera yang aku punya. Dia hanya satu-satunya yang aku punya "
"Ya aku mengerti, tapi ada satu hal yang aku ingin minta darimu bisakah setelah Ameera lulus sekolah kami menikah, aku hanya ingin cepat-cepat dia menjadi milikku agar aku lebih leluasa lagi untuk menjaganya "
Aldi dengan cepat langsung menggelengkan kepalanya "Itu terlalu cepat Ameera itu masih kecil, dia harus kuliah. Kalau kamu memang ingin dengan Ameera maka tunggulah dia sampai lulus kuliah maka aku membebaskan kalian untuk menikah. Aku tidak akan melarang lagi "
Bagaimana ya cara Ace agar ayahnya Mira ini setuju. Bukan apa-apa umur Ace itu sudah tua, tidak ada yang tahu kan maut akan datang kapan. Ameera datang, Ace langsung mengalihkan pembicaraannya. "Bolehkah aku membawa anakmu ke rumahku dulu. Mama ku ingin bertemu dengan Ameera sudah lama juga kan mereka tak bertemu "
"Tentu silakan, tapi jangan pulang malam ya "
"Tentu aku tak akan mengembalikan putrimu terlalu malam, aku pasti akan mengembalikannya dengan baik-baik "
"Emm, yaudah deh kalian terusin bicaranya biar aku ganti pakaian dulu "
Ace dan juga Ayahnya menganggukan kepalanya, Ameera begitu senang sekali akhirnya akan bertemu lagi dengan Mama mertuanya. Kapan lagi kan ketemu meskipun nanti ada Kevin, tapi ya sudah tak masalah.
__ADS_1
Semoga saja Kevin tak membuat ulah dan membuat Ameera marah padanya. Ameera ingin semuanya berjalan baik-baik saja ini adalah hari-hari dimana Ameera menunggunya.