
"Tuh kan kenapa aku sampai ga suka sama ibu tiri aku, kebenarannya kayak gini kan kalau dia tuh emang bener-bener perempuan gak bener. Ayah harus tahu tapi aku bodohnya tadi ga videoin"
"Ameera kamu sudah pulang, sayang Ameera "
Ameera membuka pintunya dan melihat ibu tirinya yang ada disana. Rasannya Ameera muak sekali melihat wajahnya tapi Ameera harus pura-pura tidak tahu tentang semua yang terjadi.
"Iya aku baru pulang ada apa Tante"
"Syukur karena kamu udah pulang, tante senang lihat kamu udah ada di rumah jangan pulang malam-malam terus ya kasihan Ayah kamu selalu nunggu kamu"
"Kapan aku pulang malam kemarin aja aku pulang masih siang kok ga ampai malam jadi mungkin itu pikiran tante aja"
"Iya mungkin ya "
"Apa ada yang ingin Tante bicarakan lagi kalau sudah tidak ada aku mau masuk ke dalam kamar, aku ingin istirahat"
"Sudah tak ada sayang "
__ADS_1
Tanpa banyak bicara lagi Ameera langsung menutup pintunya dengan sangat keras di hadapan ibu tirinya itu. Ameera membaringkan tubuhnya dan memainkan ponselnya untuk menghubungi Ace ternyata malah ada satu pesan darinya.
Ace :Kamu cepat ganti pakaian kita akan jalan-jalan.
Ameera :Jalan-jalan. Bukannya Kevin lagi sakit yah dan membutuhkan kamu. Aku ga mau ganggu kalian berdua.
Ace :Aku pergi sekarang.
Ameera tak lagi membalas. Ameera langsung menganti pakainnya. Ameera melihat pantulan dirinya di cermin. Sudah lama Ameera tak mengunakan dress dan Ameera merasa ini sudah sangat cocok untuk bertemu dengan Ace.
Ameera bergegas pergi keluar dan malah kembali berpapasan dengan ibu tirinya itu "Mau ke mana Ameera bukannya kamu baru pulang ya"
"Baiklah tapi jangan pulang malam"
"Sejak kapan Tante jadi perhatian seperti ini apakah ada yang disembunyikan dariku dan ayah sampai-sampai tante harus baik padaku"
"Untuk apa aku menyembunyikan itu, memangnya aku tidak boleh menjadi ibu yang baik untukmu menjadi lebih baik untukmu. Aku hanya ingin mendekatimu Ameera aku hanya ingin dekat denganmu agar jarak diantara kita itu tidak jauh"
__ADS_1
"Baguslah semoga saja apa yang kamu bicarakan itu benar, kamu baik padaku bukan karena ingin menutupi sesuatu"
Ameera langsung melangkah pergi meninggalkan ibu tirinya, saat mendengar klakson mobil. Ameera langsung masuk ke dalam mobil itu. Mita juga tadi mengikuti Ameera dari belakang tapi dia tidak tahu siapa yang menjemput Ameera.
"Cantik sekali kamu"
"Memang, aku memang cantik. Bukannya Kevin sedang sakit ya lalu kenapa kamu mengajakku untuk jalan-jalan seperti ini bagaimana kalau terjadi sesuatu lagi pada Kevin"
"Sudah jangan pikirkan dia, dia hanya ingin menghalang-halangi kita untuk bertemu. Ini adalah suatu permainan yang Kevin lakukan"
"Licik juga ya anak itu"
"Sudah tidak usah membahas Kevin, lebih baik ini buka es krimmu dan makan yang lainnya sekarang karena perjalanan kita akan cukup jauh"
"Memangnya kita akan pergi ke mana"
"Nanti juga kamu akan tahu"
__ADS_1
Ameera mengambil kantong kresek itu dan membukanya benar saja ada es krim dan cemilan lainnya. Ameera dengan semangat membuka es krimnya dan segera menjilatinya, sesekali Ace menatapnya dan tersenyum padanya. Ameera hanya acuh dan fokus pada es krimnya entah mau dibawa ke mana dirinya ini oleh Ace.