Delana Dedes Pitaloka

Delana Dedes Pitaloka
Bab 74 Curiga Ameera


__ADS_3

Ace yang masih makan dengan Ameera mendapatkan sebuah pesan. Ace membukannya ini nomor tak dikenal tapi Ace penasaran ada apa. Takut masalah pekerjaan.


Aku diluar menunggumu. Kamu lupa dengan apa yang pernah kita lakukan Ace. Cepat temui aku sekarang. Aku tahu kamu sedang dengan perempuan itu. Aku menunggumu jangan sampai aku mendatangi kamu kesana.


Kamu tahu kan aku tak akan pernah bermain-main dengan apa yang sudah aku katakan cepat temui aku sekarang juga.


Ace menyimpan ponselnya "Ada apa, apakah ada pekerjaan bila ada pekerjaan tak masalah aku pulang sendiri Ace "


"Tidak bukan apa-apa bukan masalah besar juga "


"Kamu yakin, aku tidak mau menganggu pekerjaan mu "


"Emm, aku kedepan dulu ya. Nanti aku akan kembali lagi kesini "


"Baiklah "jawab Ameera dengan ragu.


Ace segera bergegas pergi dari restoran ini, mencari orang yang telah mengirimnya pesan. Ternyata dia ada di parkiran paling pojok.


"Ace aku begitu merindukan kamu"


Ace langsung melepaskan pelukannya dengan sangat kasar sekali. Bahkan sampai mendorongnya.


"Kamu kasar sekali Ace "

__ADS_1


"Mau apa lagi sih, kita udah ga punya urusan lagi "


"Kamu lupa dengan masa lalu kita. Kamu lupa dengan semua itu Ace apakah kamu akan melupakan semuanya. Kamu tak bisa seperti ini ya "


"Masa lalu yang mana. Aku rasa tak perlu ada yang dibahas lagi tentang masa lalu kita. Tak usah mengada-ngada "


"Mengada-ngada bagaimana sih Ace. Kamu memang pura-pura lupa. Aku tahu kamu takut perempuan itu melihatmu bagaimana kalau kita minum kopi "


"Hanya minum kopi "


"Ya minum kopi saja. Tak ada yang lain bagaimana apakah kamu setuju "


"Baiklah aku harus pergi sekarang, jangan membuat semuanya kacau "


Perempuan itu mencium pipi Ace dan pergi begitu saja. Ace mengusap pipinya yang dicium itu dan segera masuk lagi kedalam.


"Kamu habis temui siapa "tanya Ameera yang penasaran.


"Ga kok aku dari kamar mandi "


Ameera mencoba untuk percaya meskipun hatinya mengatakan kalau Ace sedang berbohong padannya. Ameera tak mau sampai bertengkar jadi Ameera diam saja.


Nanti juga akan ketahuan kalau berbohong kan "Aku mau pulang sekarang saja. Kalau kamu tak bisa mengantarku tak masalah aku akan naik taksi saja"

__ADS_1


"Akan aku antarkan saja, ayo aku akan mengantarkan kamu pulang ya"


"Jika sibuk jangan, aku tidak mau mengganggumu"


"Tidak, ayo aku akan mengantarkan kamu pulang sekarang "


Ace menarik tangan Ameera dengan lembut. Ace tak mungkin membiarkan Ameera pulang sendiri. Ace tak tamu terjadi apa-apa pada Ameera.


Selama di perjalanan juga mereka saling diam. Ameera sibuk dengan fikirannya sendiri dan juga Ace sibuk dengan fikirannya juga.


Ameera membuka ponselnya dan mengirim pesan pada Agnes.


Ameera: Aku sepertinya sedang curiga


Agnes: Kenapa kamu curiga dengan pacarmu itu.


Ameera: Ada yang dia sembunyikan dariku. Sungguh aku begitu curiga. Aku ingin main kerumahmu.


Agnes: Datang saja kesini. Aku akan menunggumu. Aku juga akan mendengarkan cerita kamu.


Ameera: Baiklah aku akan datang kesana.


Ameera menyimpan ponselnya lagi. Ameera butuh teman untuk bercerita dan Agnes adalah orang yang tepat, ya Agnes tak akan bicara pada siapapun.

__ADS_1


__ADS_2