
Kevin termenung mendengar kata-kata Ameera yang begitu menyakitkan hatinya. Ameera benar-benar tidak mau membuka hatinya sepenuhnya untuknya, bahkan sedikitpun tidak mau.
"Lagi mikirin apa sih. Pasti mikirin perempuan itu ya, ngapain coba dipikirin "
"Ga usah ikut campur Tiara. Kamu ga usah tahu tentang apa yang aku pikirkan"
Tiara bukannya pergi dia malah duduk di samping Kevin dan berbicara kembali "Mau gimana aku ga tanya soal ini kelihatan banget tuh kalau lagi galau dan mikirin perempuan itu. Apa sih kelebihan perempuan itu kamu juga baru ketemu kan sama dia belum bertahun-tahun temenan"
"Memang aku bisa memilih, cinta tidak ada yang tahu kan kapan datang pada siapa mau berapa lama mereka berteman atau bertemu tak ada yang tahu"
"Ya tapi dia kan nggak suka sama kamu, terus mau dipaksain gitu aja, kamu seharusnya tuh lihat ke arah yang lain yang lebih luas ada kok perempuan yang suka sama kamu dan berharap sama kamu"
Kevin malah tersenyum miring "Iya mungkin ada yang suka sama aku, tapi kalau akunya ga suka gimana. Ga bisa aku paksain juga kan buat apa aku maksain"
"Kita ke kantin sama-sama yuk. Udah lama kita ga makan bareng" Tiara langsung mengalihkan pembicaraan.
"Kamu aja sendiri aku ga mau "
"Ayolah Kevin, kali-kali kita makan sama-sama kenapa sih"
Kevin malah bangkit dan meninggalkan Tiara sendirian di kelas "Kenapa sih Kevin itu baru ketemu sama Ameera langsung tertarik kayak gitu, sedangkan sama aku udah lama tapi dia sama sekali ga tertarik"
"Tungguin dong Kevin jangan tinggalin aku "teriak Tiara dengan manja.
__ADS_1
Sedangkan di kantin Ameera sedang makan dengan Agnes menceritakan berbagai hal. Ameera baru sekarang mempunyai teman dekat. Waktu di sekolah yang dulu-dulu Ameera tidak punya teman karena mereka takut untuk mendekati Ameera.
"Ceritain dong jadi kamu itu lagi dekat sama siapa, ya maksudnya pacaran sama siapa sampai-sampai seorang Kevin kamu tolak"
"Tapi kamu jangan bilang sama siapa-siapa ya, aku hanya kasih tahu kamu aja. Jangan sampai masalah ini menyebar kemana-mana"
"Iya ga akan coba sini ceritanya sama aku, siapa sih yang udah rebut hati kamu ini'
Ameera mendekati Agnes dan membisikkan sesuatu. Agnes yang mendengarnya kaget "Kamu yakin ayahnya Kevin. Kamu beneran hubungan sama ayahnya Kevin jauh banget " bisik Agnes.
"Kalau udah cinta tuh susah ga lihat mau umur berapapun, mau dia kakek-kakek pun kalau udah cinta ya dilanjutin aja. Semua hal bisa dilakuin Agnes, kalau aku udah tertarik sama satu laki-laki aku ga akan pernah tertarik dengan laki-laki lain lagi"
"Ya tapi gimana nanti rumah tangga kalian kalau bener kamu nikah sama ayahnya Kevin, kamu dan juga anak tiri kamu ga akan pernah akur, gara-gara Anak tiri kamu itu pernah suka sama ibu tirinya gimana tuh ceritanya"
"Emangnya seperti apa kelakuan Kevin "
"Pokoknya parah banget, aku nggak mau sama dia"
"Boleh ikut gabung"
Ameera dan juga Agnes yang sedang sibuk bercerita langsung menatap orang itu ternyata Kevin, mau apa dia ini.
"Semua meja penuh, bolehkan aku ikut gabung sama kalian"
__ADS_1
Ameera melihat sekitar dan benar semua meja penuh. Ameera tidak menjawab. Agnes pun ragu untuk menjawab jadi Kevin duduk saja dan tidak lama kemudian disusul oleh Tiara.
"Ih kamu udah aku bilang kan tadi tungguin aku. Kenapa kamu kabur gitu tinggalin aku"
Kevin tidak menggubrisnya dia malah memesan makanan, Ameera pun dan juga Agnes yang sedang bercerita berhenti karena tidak mungkin kan menggibahkan orangnya yang ada di depannya itu, akan sangat memalukan sekali dan membuat masalah besar.
"Kenapa sih Kevin kita malah duduk di sini cari tempat lain kali"
"Ya udah kalau kamu mau cari tempat yang lain silakan. Aku lapar banget dan nggak mau cari tempat yang lain. Silakan pergi aja"
Tiara tidak berbicara lagi dia duduk dan menggenggam tangan Kevin, tapi dengan cepat Kevin melepaskannya. Ameera yang bosan melihat drama mereka segera membuka ponselnya ternyata ada pesan dari Ace.
Ace : Kamu hari ini pulang jam berapa Delam
Ameera : Seperti biasa. Memangnya kamu mau jemput aku ya.
Ace : Iya aku mau jemput kamu sekalian kita nostalgia.
Ameera: Boleh, emangnya kita mau lakuin apa.
Ace : Nanti juga kamu akan tahu sendiri. Aku tunggu di tempat biasa ya Kevin juga udah tahu semuanya kok.
Ameera tidak membalas pesan itu, Ameera menatap Kevin yang juga menatapnya. Ameera menyimpan ponselnya, Ameera kembali fokus pada makanannya. Ameera baru ingat kalau Kevin sudah tahu hubungannya bersama ayahnya. Tapi ya sudahlah tidak peduli Ameera juga tidak mau membesar-besarkan tentang masalah itu.
__ADS_1