
Hari yang di nanti-nanti oleh Ambar dan Gilang akhirnya tiba juga, hari ini tepatnya di salah satu hotel bintang lima milik keluarga Hadinata ke dua pasangan itu akan melangsungkan pernikahan.
Terlihat tempat akad nikah sudah siap, hanya tinggal menunggu ke dua mempelai saja, terlihat para tamu sudah mulai berdatangan dan duduk di kursi yang sudah di siapkan, semua para tamu undangan adalah rekan bisnis Reza dan Nicko, bahkan ada rekan bisnis mereka yang dari luar negri yang hadir.
Sang mempelai pria sudah duduk di salah satu kursi di depan pak penghulu, hanya tinggal menunggu mempelai wanita saja, kali ini yang akan menjadi wali nikah adalah Nicko sendiri.
"Sayang kamu cantik banget" ucap Nisa melihat putrinya yang sudah selesai di dandani
"Makasih mom, kau juga cantik" ucap Ambar melihat mommy nya
Pintu kamar tiba-tiba saja terbuka mom Sinta berdiri di ambang pintu dengan baju yang senada dengan mom Nisa, mom Sinta mendekati calon nantinya dan juga besannya.
"Sayang kau cantik sekali" puji mom Sinta
"Makasih mom, kau juga cantik" ucap Ambar
"Sudah siap" tanya mom Sinta
"Sudah mom" jawab Ambar
"Ayo kita turun ke bawa, calon suami kamu sudah menunggu di bawa" ucap mom Sinta
Ambar di tuntun oleh ke dua mommy nya turun ke lantai bawa, terlihat ballroom hotel sudah di penuhi oleh para tamu undangan, pandangan Ambar tertuju pada sosok pria yang sedang tersenyum manis menunggunya di depan pak penghulu.
Ambar di gandeng oleh ke dua mommy nya, mereka berjalan di atas karpet merah, semua tamu undangan melihat Ambar dengan kagum, bahkan hampir semua tamu yang hadir mengambil momen itu, hanya untuk di jadikan stori sosial media saja.
Ambar di persilahkan duduk di samping sang calon suami, dan acara akad nikahnya pun di mulai, setelah pak penghulu selesai membaca kan semuanya, beliau pun langsung saja menikahkan ke dua nya.
"Bagaimana para saksi SAH" tanya pak penghulu
"SAH" ucap para saksi
Alhamdulillah,,, Gilang mengucapkan ijab kobul dengan sangat lancar dan pak penghulu mulai membacakan doa.
Setelah selesai membacakan doa, Ambar mencium punggung tangan suaminya dan Gilang mencium kening sang istri, kini ke duanya telah resmi menjadi pasangan suami istri.
Setelah itu Ambar dan Gilang kembali ke lantai atas untuk berganti gaun pengantin, karena tadi keduanya saat akat Ambar hanya mengenakan kebaya, dan Gilang mengenakan jas puti yang senada dengan kebaya yang istrinya kenakan.
Mom Sinta membantu menentu nya untuk mengenakan gaun yang sangatlah indah dan mewah itu, Ambar jadi semakin bertambah cantik dengan mengenakan gaun pengantin yang sangat besar itu, selesai itu ke duanya turun kembali ke bawa.
"Cantik banget si istri ku" ucap Gilang berbisik di telinga sang istri
Ambar mengandeng lengan suaminya bar jalan di karpet merah menuju ke panggung, para tamu berdiri menyaksikan ke dua pasangan suami istri yang sedang berbahagia itu.
Ke dua pasangan itu terlihat begitu serasi, banyak tamu undangan yang iri dengan ke dua pasangan suami istri itu, Ambar dan Gilang tak henti-hentinya menebar senyum untuk para tamu undangan yang hadir.
Terlihat Maura tersenyum senang melihat sepupunya kini telah resmi menjadi seorang istri, terlihat semuanya berkumpul di sana, dari keluarga Hadinata, keluarga Wijaya sampai keluarga Adiguna semua hadir di sana.
Setelah tiba di atas pelaminan, ke dua pengantin itu duduk di kursi sofa yang sudah di siapkan dekorasi pelaminan terlihat sangat mewah, dan senada dengan baju pengantin yang mereka kenakan, kemudian ke dua pasangan itu ber sungkeman pada ke dua orang tua mereka, untuk meminta doa restu.
Ambar terlihat menangis saat memeluk sang mommy dan juga sang daddy, saat ini ia sudah menjadi tanggung jawab suaminya, Nisa juga sampai menitikkan air mata karena rasa haru akan kebahagiaan sang putri tercinta.
Lalu bergantian dengan Gilang yang meminta restu ke dua mertuanya, sedangkan Ambar meminta restu ke dua mertuanya, Nicko dan Nisa sekarang sudah menyerahkan putri mereka untuk menantu mereka, selesai itu ke dua pengantin itu kembali duduk.
Terlihat kakek Erlangga sedang mengandeng sang istri untuk naik ke atas pelaminan dan memberi selamat pada ke dua cucu nya yang sedang berbahagia saat ini, Ambar memeluk eyang dan juga kakek nya, bergantian dengan Gilang.
"Jaga cucu kakek dengan baik ya nak" ucap kakek Erlangga pada Gilang
"Pasti kek" ucap Gilang
Selesai kakek dan eyang yang memberi selamat sekarang bergantian dengan Maura dan Jovian yang naik ke atas pelaminan.
"Selamat ya bro, semoga cepat dapat momongan" ucap Jovian memeluk sahabatnya itu
"Makasih bro, cepat nyusul ya" ucap Gilang membalas pelukan Jo
"Pasti bro" jawab Jovian
"Ambar selamat ya sayang ku, bahagian sampai kakek nenek, doain aku juga biar cepat nyusul" ucap Maura memeluk sepupu nya
"Aminn,, makasih banyak ya Ra" ucap Ambar
"Sama-sama" ucap Maura
__ADS_1
Setelah Maura dan Jovian turun dari pelaminan, terlihat Brian sedang mengandeng tangan gadisnya Sheila, Brian tersenyum mengucapkan selamat buat kaka nya dan juga kaka iparnya.
"Kaka selamat ya, aku bahagian kaka udah nikah" ucap Brian memeluk erat kaka nya
"Makasih ya dek, kaka sayang sama kamu" ucap Ambar membalas pelukan adiknya
"Aku juga kak" jawab Brian
"Kak, jagain kak Ambar ya" ucap Brian pada kaka ipar nya
"Pas dek" jawab Gilang memeluk adik iparnya
"Selamat ya kak Ambar dan kak Gilang, bahagia selalu sampai kakek nenek" ucap gadis manis yang bersama Brian
"Makasih Sheila sayang" ucap Ambar memeluk gadis manis itu
Brian mengajak Sheila ke tempat semula, terlihat Sisi dan Leo juga hadir di sana, ada Alex dan Caroline juga bersama putri mereka Adelia, yang selalu bersama Marvel sedari tadi, semuanya menikmati pesta pernikahan Ambar dan Gilang dengan meriah.
"Sayang kamu mau minum apa, aku ambilin ya" ucap Maura
"Aku mau es lemon aja sayang" ucap Jovian
"Bentar aku ambilin ya" ucap Maura, beranjak dari duduk nya
Sesampainya di meja makan, Maura mengambil dua gelas es lemon tiba-tiba saja Maura hampir saja menabrak seorang gadis cantik blasteran bule yang sedang mengambil kek yang ada di meja.
"Maaf kak aku gak sengaja, aku gak liat tadi ada kaka di belakang aku" ucap gadis itu
"Gak papa ko, aku juga minta maaf gak liat kamu" ucap Maura tersenyum
Gadis itu mengamati wajah Maura cukup lama, dan dia baru sadar kalau yang ada di depannya sekarang adalah Maura model majalah terkenal itu.
"Kak Maura ya" ucap gadis itu tiba-tiba
"Iya, kok tau si" ucap Maura
"Tau lah kak, kan kaka model majalah yang sering aku dan mami baca" ucap gadis itu antusias
"Ooh gitu ya" ucap Maura tersenyum
"Sayang kok ambil kue nya lama banget" ucap seorang pria menghampiri ke dua wanita itu, pria itu adalah Marvel adik Maura
"Sayang" ucap Maura kaget
"Eh kaka,, mau ambil minum ya kak" ucap Marvel salah tingkah ternyata perempuan yang bersama gadisnya adalah sang kaka
"Dek, ini maksudnya apa" ucap Maura menatap wajah adik nya
"Gini kak, ini Adel pacar aku" ucap Marvel
"Pacar, kamu udah punya pacar kok gak pernah bilang sama kaka" ucap Maura
"Bukan gak bilang kak, aku juga baru jadian sama Adel" ucap Marvel
"Sayang kenalin ini kaka aku" ucap Marvel memperkenalkan Maura
"Hay kak aku Adelia" ucap Adel mengulurkan tangannya
Maura membalas uluran tangan Adel, ke duanya mengobrol cukup lama, sampai ke datangan Jovian.
"Sayang" panggil Jovian
Ke tiga orang yang sedang asik mengobrol itu melihat ke arah Jovian, Maura baru ingat kalau Jo sedang menunggu minuman yang ia ambil.
"Sayang maaf, aku keasyikan mengobrol sama Adel dan Marvel" ucap Maura dengan wajah bersalahnya
"Gak papa ko sayang" ucap Jovian
"Iya sayang, kenalin ini Adel pacarnya Marvel" ucap Maura
Jovian menatap pada Marvel dan pria itu mengangguk sebagai jawaban, Jovian mengajak Adel dan Marvel mengobrol di salah satu meja yang tadi sempat di duduki oleh Maura dan Jovian.
Terlihat lihat Brian sedang bercanda bersama gadisnya Sheila di salah satu meja yang tidak jauh dari meja ke dua orang tua mereka, setelah mendapat restu dari Leo ayah Sheila, Brian terang-terang pamer kemesraan di depan ke dua orang tua mereka.
__ADS_1
"Sayang, tunggu kaka kembali ya, kaka akan langsung lamar kamu" ucap Brian menatap wajah Sheila, membuat wajah gadis itu bersemu merah di buatnya.
"Iya aku bakalan nungguin kaka pulang" ucap Sheila membuat Brian bersorak girang
Leo dan Sisi melihat putri mereka yang sedang tertawa lepas bersama Brian, Brian orangnya memang terkenal lucu dan humoris, sewaktu kecik Brian juga terkenal sebagai pembuat onar bersama sohib nya Marvel, bahkan sampai sekarang mereka suka buat onar kalau lagi bersama.
Nicko dan Reza menyapa para rekan bisnis mereka yang hadir dari luar negri, Reza dan Nicko sangat berterima kasi pada mereka yang sudah hadir.
Terlihat mom Sinta juga menyapa para teman-teman sosialita nya, dan juga teman-teman langganan butik nya, sedangkan mom Nisa terlihat sedang mengobrol bersama Bu Tika dan ke dua mertuanya, terlihat di sana juga ada Nara bersama mereka.
Saat ini waktu sudah menunjukan pukul 9 malam, tapi pesta masih berlanjut dengan meriah, banyak juga para tamu yang menyumbang lagu untuk ke dua pasangan pengantin baru itu.
Gilang melihat sang istri yang mulai kelelahan karena seharian ini berada di pelaminan.
"Sayang kamu capek ya" tanya Gilang
"Aku gak papa ko sayang" ucap Ambar tersenyum
Gilang melihat masi banyak tamu undangan yang mengantri untuk memberi selamat pada mereka.
"Sayang kamu istirahat duduk dulu aja ya" ucap Gilang
"Tapi gimana sama tamu-tamu sayang" ucap Ambar
"Udah gak papa nanti biar aku yang gantiin kamu ya" ucap Gilang, dan Ambar hanya mengangguk saja
Sedikit demi sedikit tamu undangan sudah mulai pulang karena acara akang segera selesai, dan kini tinggallah saudara-saudara saja yang tersisa.
Adel dan Sheila juga sudah pulang bersama ke dua orang tua mereka, sedangkan Marvel dan Brian masi berada di hotel itu.
Gilang melihat sang istri yang sangat kelelahan, Gilang menggenggam tangan istrinya dan membuat Ambar melihat ke arah suaminya.
"Kita ke kamar ya" ucap Gilang dan Ambar hanya mengangguk saja.
Setelah berpamitan pada semua yang berada di sana, Gilang membawa Ambar ke kamar mereka, malam ini mereka tidak pulang ke rumah, mereka menginap di hotel, karena Ambar terlihat sangat lelah.
Gilang membantu Ambar yang kesusahan berjalan karena mengenakan gaun pengantin yang cukup besar, Gilang meminta sang istri untuk melepas hels yang di kenakan oleh Ambar, ke duanya masuk ke dalam lift Gilang memeluk sang istri yang terlihat sangat lelah itu.
Sesampainya di lantai di mana kamar mereka berada, Gilang membuka pintu kamar itu dan terlihat kelopak bunga mawar merah yang berserah kan di lantai dan jangan lupakan ke dua angsa yang berbentuk love yang berada di atas ranjang tidur mereka.
Gilang menuntun Ambar masuk ke dalam, Gilang tidak lupa menutup pintunya dan menguncinya.
"Sayang mau mandi dulu" tanya Gilang
"Iya aku mau mandi dulu" ucap Ambar beranjak masuk ke dalam kamar mandi
Gilang menyuruh istrinya untuk mandi terlebih dahulu, sesampainya di dalam kamar mandi, Ambar kesusahan untuk membuka gaun pengantinnya.
"Sayang" panggil Ambar
Gilang yang mendengar suara sang istri sedang memanggilnya langsung saja mendekat.
"Sayang tolong bantuin aku lepasin gaunnya" ucap Ambar
Gilang langsung membantu sang istri untuk melepas kan gaun itu, dan punggung polos istrinya terpampang jelas di sana Gilang menelan saliva nya dengan susah paya.
"Udah belum sayang" tanya Ambar
"Udah sayang, aku ke luar ya" ucap Gilang
Ambar mulai berendam di dalam bat up yang sudah berisi air hangat, Ambar berendam selama hampir 15 menit setelah itu membilas busa-busa di bawa guyuran shower, setelah bersi Ambar memakai handuk kimono kemudian keluar dari kamar mandi.
Gilang melihat sang istri yang keluar dari kamar mandi, yang terlihat sedikit segar.
"Aku mandi dulu sayang ya" ucap Gilang
"Iya sayang, aku udah siapin air hangat buat kamu" ucap Ambar
"Makasih sayang ya" ucap Gilang masuk ke dalam kamar mandi
Ambar mengambil piyama tidurnya, tak lupa juga menyiapkan piyama sang suami, setelah itu Ambar naik ke atas ranjang dan membaringkan tubuhnya.
Tidak lama kemudian Gilang keluar, dengan handuk kimono juga, Gilang mengambil piyama yang sudah di siapkan oleh sang istri lalu memakainya, ia kemudian naik ke atas ranjang dan bergabung bersama sang istri, Gilang memeluk istrinya dengan erat.
__ADS_1
Next....
Like, Komen sama Vote ya...