
Ambar dan Dila kini sudah siap dengan barang bawaan mereka, tidak terasa sudah seminggu ke dua gadis itu berada di Jerman. Dan kini waktunya tiba pulang ke indonesia.
Ambar sudah tidak sabar pengen cepat-cepat sampai ke rumah karena ia sangat merindukan orang-orang yang ia sayangi dan juga masakan sang mommy tentunya.
Thomas datang membawa semua barang-barang milik ke dua gadis itu ke dalam mobil yang akan mengantarkan ke duanya ke bandara. Setengah jam lagi pesawat menuju indonesia akan segera berangkat.
Mobil yang di kendarai oleh Thomas tiba di parkiran bandara, sebelum masuk ke dalam Bandara Ambar dan Dila tidak lupa berterima kasih pada Thomas yang selalu mengantar mereka kemana pun.
Ke dua gadis itu masuk ke dalam bandara dan langsung naik ke dalam pesawat klas bisnis. Karen beberapa menit lagi pesawat akan segera berangkat.
Berbeda dengan Ambar dan Dila. Di luar bandara seorang pria tampan dengan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung nya, barus saja turun dari mobil. Pria itu melihat jam di lengan kekar miliknya.
Seorang pria bule menurunkan satu buah koper dari bagasi mobil.
Sebelum masuk ke dalam bandara, pria tampan itu mengatakan banyak hal pada sekertaris nya itu. Setelah selesai Pria itu masuk ke dalam bandara dan langsung masuk ke dalam pesawat. Para pramugari memandang Pria itu dengan minat, tapi tidak dengan pria itu yang terlihat cuek saja.
๐ธ๐ธ๐ธ
Nisa melangkah masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai atas, semua karyawan yang berpapasan dengannya menunduk hormat.
Setelah tiba di lantai atas, Nisa melangkah masuk ke dalam ruangan sang suami. Nicko mendongakkan kepalanya mendengar suara pintu terbuka, seules senyum pun terbit di bibir pria yang tak lagi muda itu tapi masi terlihat tampan.
"Mas" panggil Nisa mendekati sang suami.
"Sayang, kapan kau sampai, kenapa tidak menelpon mas kan bisa mas jemput di bawa" ucap Nicko berdiri menyambut istri tercintanya.
"Gak papa mas, aku mau ngasi kejutan aja buat mas" ucap Nisa, Nisa mendengar suara ketukan pintu.
__ADS_1
Tokk..
Tokk....
"Mas, ada orang yang getuk pintu" ucap Nisa.
"Biarkan saja sayang" ucap Nicko.
Sedangkan di balik pintu ruangan Nicko, Leo sudah karatan mengetuk pintu beberapa kali. Leo sudah mencoba membuka pintu itu tapi sepertinya di kunci oleh bosnya.
"Tak biasanya bos seperti ini mengunci pintu, apa dia keluar ya" ucap Leo dalam hati.
Leo melihat seorang karyawan yang lewat di depannya, karena penasaran Leo pun memanggilnya dan bertanya.
"Apa kau melihat bos keluar" tanya Leo.
"Tidak pak, tadi saya melihat ada Bu Nisa datang ke sini tapi saya belum melihat mereka keluar" ucap karyawan itu.
"Baik pak" jawab karyawan itu berlalu.
Leo menggeleng kepalanya melihat ke arah pintu ruangan itu, sudah di pastikan olehnya pasti bos nya itu lagi mengurung istrinya. Leo sudah tau kebiasaan bosnya itu kalau istrinya datang ke kantor.
"Mas, pulang kantor temani aku belanja ya, kaka besok pagi sampai dan dia minta di masakin sup iga" ucap Nisa menatap sang suami.
"Iya, sayang pulang kantor kita mampir belanja" jawab Nicko mengecup kening sang istri.
Nicko beranjak dekat sang istri karena Nicko masi harus menyelesaikan pekerjaannya.
__ADS_1
Nicko kembali duduk di kursi kebesarannya, tapi sebelum itu ia sudah membuka pintu ruangannya dengan remote otomatis.
Cclleekk...
Tak lama kemudian pintu ruangan Nicko terbuka, Nicko melihat Leo melangkah mendekat dengan beberapa berkas di tangannya, dan bertepatan juga Nisa yang baru saja keluar dari dalam kamar itu.
Leo melihat Nisa lalu melihat pada bosnya, tapi Nicko memili acuh seolah-olah tak membuat kesalahan.
"Sayang kau tunggu di sofa saja, mas selesain ini dulu ya" ucap Nicko.
"Iya mas" jawab Nisa.
Setelah selesai menandatangani berkas-berkas itu, Leo kembali me ruangan nya karena sebentar lagi jam pulang kantor.
Nicko menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, ia melihat jam sudah menunjukan pukul 4 sore. Nicko membereskan semua yang berserah kan di atas meja lalu berdiri menghampiri sang istri.
"Sayang, ayok" ajak Nicko.
"Udah selesai mas" tanya Nisa.
"Udah sayang" jawab Nicko, lalu ke duanya berjalan keluar dari ruangan itu menuju lift yang akan membawa mereka ke lantai dasar.
Tingg....
Pintu lift terbuka, Nicko mengandeng mesra tangan sang istri, semua para karyawan yang berada di lantai dasar memandang iri dengan kemesraan yang bos mereka umbar di depan. mereka. Nicko membukakan pintu mobil untuk sang istri, lalu mobil pun meninggalkan area bangunan pencakar langit itu.
Mobil Nicko memasuki area pusat perbelanjaan yang tak jauh dari kantornya, Nicko menemani sang istri berbelanja keperluan dapur, apa lagi besok putri mereka akan kembali dari Jerman setelah seminggu berada di negara orang. Setelah selesai dengan belanjaannya, ke dua pasangan suami istri itu pulang ke rumah.
__ADS_1
Next....
Guys, jangan lupa, Like, Komen sama Vote nya yah. Terimakasih๐๐๐