
Tak terasa usia kandungan Ambar sudah memasuki 7 bulan, dan saat ini di kediaman mereka sedang di adakan pengajian tuju bulanan dengan di hadiri para sahabat dan juga keluarga terdekat.
Ambar duduk di dekat mommy Nisa dan juga mommy Sinta, perut Ambar kini sudah bertambah besar karena sedang ada dua janin di dalam perutnya, Maura dan Jovian juga hadir dalam tuju bulanannya Ambar.
"Perut loh makin besar ya" tanya Maura.
"Iya, tinggal 2 bulan lagi mereka akan keluar" ucap Ambar mengelus perut buncitnya dan tak di sangka si kembar dalam perut menendang.
Gilang dan Ambar memang tidak melakukan USG setelah usia kandungan Ambar sudah mulai membesar karena mereka ingin tau jenis kelamin ke dua anak mereka setelah lahir nanti.
Setelah selesai melakukan pengajian, kini semuanya berkumpul di ruang keluarga di sana sudah ada macam-macam hidangan yang sudah di siapkan.
"Sayang kamu mau makan apa biar aku ambilkan" ucap Gilang.
"Aku mau puding buatan mommy aja sayang" ucap Ambar.
__ADS_1
"Tunggu di sini aku ambilkan ya" ucap Gilang.
Gilang memang sekarang menjadi ekstra siaga untuk sang istri tercinta, apa lagi kini usia kandungan sang istri sudah 7 bulan dan tinggal 2 bulan lagi mereka akan menyambut kelahiran anak kembar mereka tapi jenis kelaminnya belum di ketahui.
"Ini sayang" Gilang memberikan puding nya pada sang istri.
Terlihat saudara lain berbincang-bincang bersama para orang tua mereka, mereka semua juga sangat menantikan hadirnya si kembar, Nicko dan Reza pun sudah membeli banyak mainan laki-laki untuk ke dua cucunya karena mereka sangat yakin saat ini cucu mereka yang berada di perut Ambar berjenis kelamin laki-laki.
"Hay keponakannya aunty, kalian sehat-sehat ya di dalam sana" ucap Maura di depan perut buncit Ambar.
"Ih mereka nendang" ucap Maura.
"Sakit gak kalau lagi nendang gini" tanya Maura lagi.
"Gak malahan kamu pengen mereka nendang terus" ucap Ambar tersenyum bahagia.
__ADS_1
Sedangkan Gilang sedang berbincang-bincang bersama Jovian, mereka membahas masalah bisnis yang sedang di tangani oleh Jovian di bali.
Sore berganti malam dan saudara yang rumahnya lumayan jauh mulai berpamitan pulang, dan kini tinggallah daddy Nicko dan mommy Nisa juga daddy Reza dan Mommy Sinta sedangkan Maura dan Jovian sudah pamit pulang juga 10 menit yang lalu.
Eyang Tania dan Kakek Erlangga sedang berada di luar negri jadi tak sempat hadir di tuju bulanan cucu mereka, begitu pun dengan eyang Tika yang sedang berada di bandung bersama saudaranya yang baru saja meninggal dunia.
"Sayang mereka nendang-nendang" ucap Gilang dengan raut wajah bahagia.
"Iya dari tadi mereka selalu merespon siapa saja yang ngajak mereka bicara" ucap Ambar tersenyum manis.
Gilang terus mengajak si kembar mengobrol dan lagi-lagi si kembar meresponnya dengan menendang perut sang mami.
Tak lama kemudian daddy Reza dan mom Sinta juga pamit pulang karena harus menghadiri acara kantor bersama Reza sang suami, dan kini tinggallah daddy Nicko dan Mom Nisa yang tertinggal.
Next...
__ADS_1
Guys, beberapa hari ini Novel ini akan Tamat, tapi tenang author udah siapin cerita si kembar di novel baru nanti, tunggu pengumuman nya ya...