
Keesokan harinya, Gilang dan Ambar sudah selesai bersiap-siap, Gilang tidak mengatakan kalau mereka akan pergi ke mana.
"Sayang udah siap" tanya Gilang
"Udah" jawab Ambar
"Ayo kita pergi sekarang" ucap Gilang merangkul pinggang sang istri keluar dari kamar, kemudian masuk ke dalam lift menuju lantai bawa.
"Sayang kita mau ke mana sih" tanya Ambar
"Rahasia dong" ucap Gilang mencium gemes pipi istrinya, membuat Ambar cemberut karena suaminya tidak mau mengatakan kalau mereka akan pergi ke mana.
Tingg...
Gilang masi merangkul pinggang istri keluar dari lift, beberapa pelayan menyapa ke duanya dengan hormat. Gilang mengajak istrinya pergi ke meja makan.
Ambar melihat sudah banyak sarapan yang di siapkan di sana, Gilang menarik kursi untuk Ambar, kemudian untuk nya.
Keduanya memulai sarapan mereka sesekali Gilang menyuapi istrinya, dan Ambar membalas hal yang sama dengan menyuapi suaminya juga.
__ADS_1
Selesai sarapan Ambar dan Gilang keluar dari meja makan, dan berjalan ke luar menuju Garasi mobil Gilang, Ambar melihat koleksi-koleksi mobil suaminya sewaktu muda dulu.
"Sayang kita naik mobil ini aja ya" ucap Gilang menunjuk salah satu mobil mewah.
Setelah Gilang dan Ambar sudah berada di dalam mobil, Gilang pun mengendarai mobilnya keluar dari halaman mansion yang besar itu, sebelah tangan Gilang memegang stir mobil sedangkan yang satunya memegang tangan sang istri.
40 menit kemudian mobil yang di kendarai oleh Gilang tiba di sebuah Vila yang terlihat biasa saja dari luarnya.
"Ayo turun" ucap Gilang
Ambar hanya mengikuti suaminya, tampa bertanya karena percuma saja bertanya suaminya itu tidak akan m memberi taunya.
Ambar hanya menurut saja tampa bertanya, selesai menutup mata istrinya, Gilang menuntun sang istri dengan pelan menaiki tangga yang tidak terlalu tinggi, sampai di lantai dua, Gilang menuntun istrinya keluar menuju balkon.
Dengan pelan Gilang melepas penutup mata Ambar dan....
Ke dua mata Ambar berbinar melihat pemandangan indah di depan sana, Ambar melihat Gilang dengan wajah bahagia.
"Suka gak" ucap Gilang
__ADS_1
"Suka banget, ini indah lebih indah dari pemandangan yang ada di Bali" ucap Ambar kembali melihat ke depan sana, gunung yang terdapat danau di bawanya.
"Aku siapin ini semua buat istri tercinta ku" ucap Gilang lagi
Ambar memeluk Gilang dengan erat, Gilang membalas pelukan sang istri dengan tak kalah eratnya.
Puas melihat pemandangan indah itu, Gilang mengajak istrinya masuk ke salah satu ruangan yang ada di lantai tiga, di sana sudah di siapkan satu meja dan dua kursi untuk ke duanya, dan jangan lupakan menu yang sudah di siapkan di sana.
"Sayang ini" tanya Ambar
"Hadiah Perfect Honeymoon kita" ucap Gilang memeluk sang istri dari belakang.
"Makasih ya" ucap Ambar dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Gilang membalikkan tubuh sang istri untuk berhadapan dengannya, Gilang mengusap air mata yang mengalir di pipi istrinya dengan lembut, Gilang sengaja menyiapkan semua ini untuk sang istri, karena Gilang tau Ambar menginginkan Bulan Madu seperti ini.
Gilang dan Ambar menghabiskan waktu seharian ini di Vila itu, Gilang juga mengajak sang istri untuk beristirahat di kamar yang sudah di siapkan di sana untuk mereka, tentunya juga dengan membuat oleh-oleh untuk orang tua mereka.
Next...
__ADS_1
Like, Komen sama Vote ya...