Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 78. Rencana Kejutan Jovian


__ADS_3

Sebelum pergi ke butik, mom Sinta menyempatkan diri untuk mampir ke rumah putranya dan juga menantunya, mom Sinta terlihat sangat bahagia karena sebentar lagi akan menyambut kehadiran cucu kembarnya.


Waktu kini menunjukan pukul 8 pagi dan mobil mom Sinta masuk ke halaman yang besar itu, mom Sinta melihat putra dan juga menantunya sedang jalan-jalan di halaman depan, Ambar memeluk perut besarnya sedangkan Gilang menuntunnya dengan pelan dari samping.


Pik pik..


Bunyi klakson mobil membuat ke dua pasangan suami, istri itu melihat ke arah mobil dan melihat seorang wanita paru baya keluar dari mobil.


"Sayang" panggil mom Sinta.


"Mom.." ucap Gilang dan Ambar bersama.


"Mom kau sendiri aja, daddy gak ikut ya" tanya Gilang karena melihat hanya mommy nya sendiri.


"Kau tau sendiri daddy mu sekarang sibuk untuk menggantikan mu di kantor" ucap mom Sinta.


"Iya yah, Gilang lupa" ucap Gilang.


"Kau ini mentang-mentang sudah punya istri jadi pelupa ya sekarang" goda mom Sinta dan mereka bertiga pun tertawa.


Mereka bertiga lalu masuk ke dalam rumah lalu duduk di ruang tengah, mom Sinta melihat perut menantunya yang besar itu.


"Sayang belum ada tanda-tanda ya" tanya mom Sinta, karena saat ini usia Kandungan Ambar sudah 9 bulan hanya menunggu waktunya saja.

__ADS_1


"Belum ada mom" ucap Ambar mengelus perut nya dengan pelan.


"Mom sama daddy gak sabar pengen nyambut si kembar" ucap mom Sinta.


"Sayang eyang gak sabar pengen nyambut kalian" ucap mom Sinta mengelus perut menantunya dan gak di sangka dua tendangan yang di rasakan oleh mom Sinta.


"Mereka menendang sayang" ucap mom Sinta dengan senyum bahagia.


Mereka bertiga pun mengobrol sampai jam 10 baru mom Sinta pamit pada putra dan menantunya untuk pergi ke butik, karena sudah di tunggu sama costumer di butik.


✴✴✴✴


Jovian turun langsung bersama asisten nya untuk membuat semua kejutan yang sudah ia siapkan untuk sang kekasih, seharian ini Jovian menghilang tak ada kabar dari Maura hanya untuk menyiapkan kejutan ini.


"Sudah pak, sesuai yang bapak inginkan" ucap sang asisten.


"Bagus sekarang kita pergi makan siang dulu" ucap Jovian lalu mereka pun pergi mencari restoran untuk makan siang.


Sedangkan di lokasi pemotretan Maura sedang di buat kesal oleh Jovian yang tak bisa di hubungin seharian ini, terakhir mereka berkomunikasi semalam sebelum tidur sekarang tidak lagi.


"Jo, kemana sih, gak biasanya ngilang gitu aja" ucap Maura dalam hati dengan wajah kesalnya.


"Kamu kenapa sih Ra" tanya Bela asisten Maura.

__ADS_1


"Aku lagi kesal aja, Jo gak bisa di hubungin nomornya gak aktif" ucap Maura.


"Mungkin Jo lagi sibuk di kantor kali" ucap Bela.


"Ayok siap-siap lagi, tuh si foto grafer udah nunggu" ucap Bela.


Maura pun mendekati si foto grafer untuk mulai pemotretannya, tapi dalam hati gadis itu masi kesal karena sang kekasih belum bisa di hubungin sampai sekarang.


Satu...


Dua....


Tiga....


Cek klek, cek klek


"Iya bagus ganti gaya lain lagi Ra" ucap si foto graver.


Biarpun dalam keadaan bet mood tapi Marah masih bisa berpose dengan benar karena ia tak mau mengecewakan semuanya yang ada di lokasi pemotretan hanya karena ia galau gak ada komunikasi dari Jovian.


Next..


Kira-kira kejutan apa ya yang Jovian siapkan untuk Maura, penasaran kan sama author juga penasaran...

__ADS_1


Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2