Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 62. Kedatangan Maura


__ADS_3

Mobil sport milik Maura memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu, pak satpam menyapa ramah pada Maura.


Ambar yang mendengar suara deru mobil sepupunya itu langsung saja turun ke lantai dasar.


Maura langsung menyelonong masuk ke dalam rumah mewah milik sepupunya, Maura melihat Ambar menuruni anak tangga satu persatu, lalu Ambar dan Maura duduk di ruang tenga.


"Tumben gak di antarin sama kak Jo" Ambar bertanya pada gadis yang duduk di depannya


"Kak Jo ada meeting pagi katanya sama laki lu" ucap Maura


"Kamu mau minum apa, biar di buatin sama bibi" ucap Ambar


"Es jeruk aja, tenggorokan gue lagi kering banget ni" ucap Maura


Ambar memanggil bibi dan meminta tolong untuk membuatkan minum untuk Maura, tidak lama kemudian bibi datang membawa segelas es jeruk yang di minta oleh majikannya.


"Ini non Maura es jeruknya" ucap bibi


"Iya makasih ya bi" ucap Maura

__ADS_1


Setelah menganggu kan kepalanya, bibi kembali ke dapur dengan membawa nampang, Maura melihat bekas merah di leher Ambar membuat Maura tersenyum geli.


"Kenapa kamu ketawa" tanya Ambar


"Lain kali bilangin sama kak Gilang, kalau mau buat mahakarya di tempat tertutup aja biar gak di liat orang" ucap Maura mengedipkan sebelah matanya.


Sontak saja Ambar menjadi kaget, karena lupa menutup bekas ciuman suaminya semalam dengan mengunakan Foundation.


Ambar dan Maura mengobrol dengan antusias, sese kali Maura bertanya tentang menjadi seorang istri yang baik untuk suaminya, dan Ambar memberi tau kalau menjadi istri yang baik harus bisa nyenengin suami tentunya.


✴✴✴✴


Jovian tiba di lobby kantor Hadinata, Jovian datang bersama sekretarisnya karena ada meeting bersama sahabatnya Gilang.


Jovian membuka pintu ruangan Gilang dan melihat sahabatnya itu sedang mengerjakan beberapa berkas yang ada di atas meja, Gilang mendongakkan kepalanya melihat seseorang yang masuk tampa mengetuk pintu.


"Meeting udah mau mulai loh masih sibuk aja" ucap Jovian duduk di sofa yang ada di ruangan itu


"Kan masi ada waktu 10 menit" ucap Gilang melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

__ADS_1


Gilang beranjak dari kursi kerjanya, lalu duduk di sofa yang berhadapan dengan Jovian, ke duanya mengobrol cukup lama sampai Arman mengetuk pintu dan memberi tau ke duanya kalau Bos besar alias Reza sudah berada di ruangan meeting, Gilang dan Jovian pergi ke ruang meeting di ikuti oleh Arman.


✴✴✴✴


Vita saat ini sedang berada di pangkuan sang suami, ya Vita dan Rendi sudah sah menjadi pasangan suami istri 2 minggu yang lalu dan di sinilah Vita saat ini di kantor sang suami.


"Sayang kamu cantik banget sih" ucap Rendi mengusap pipi mulus Vita


Vita tersenyum tampa membalas perkataan sang suami, Rendi mencium bibir sang istri dengan lembut, membuat Vita terbuai oleh ciuman sang suami yang selalu memabukkan itu.


Ciuman yang awalnya lembut kini berubah menjadi menuntut dan tangan nakal Rendi tak tinggal diam, mulai menelusuri sesuatu yang menjadi ke sukanya.


Rendi mengangkat tubuh sang istri dan membawa masuk ke dalam kamar yang ada di ruangannya itu tampa melepas ciuman panas mereka, tidak ada yang akan melarang mereka lagi ingin berbuat apa, karena saat ini ke duanya sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Arga masuk ke dalam ruangan putranya tapi tidak menemukan Rendi di sana, samar-samar Arga mendengar suara putra dan juga menantunya dari dalam kamar yang ada di ruangan itu.


"Sayang kamu sangat nikmat" ucap Rendi di selah kegiatan panasnya dan sang istri


"*Dasar pengantin baru" ucap Arga dalam hatinya sambil menggeleng kepalanya keluar dari ruangan putranya.

__ADS_1


Next...


Like, Komen sama Vote ya*...


__ADS_2