Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 66. Mengandung


__ADS_3

Mom Sinta tiba di kediaman sang putra dan langsung di sambut oleh art dengan hormat, art mengatakan kalau semuanya sedang berada di kamar Ambar.


Setelah menghabiskan bubur kuah kuning Ambar kembali merasakan mual lagi, dengan cepat Ambar berlari ke kamar mandi dan lagi-lagi memuntahkan semua yang ia makan tadi.


Ambar merasakan tangan kekar suaminya kembali memijit pundaknya dengan lembut, Ambar terus memuntahkan makanan yang tadi terisi, Ambar melihat wajah pucat nya di depan kaca dan tiba-tiba pemandangan Ambar menjadi buram untung saja Gilang dengan cepat menopang tubuh istrinya jika tidak Ambar jatuh tersungkur ke lantai, Ambar pingsan di pelukan Gilang.


"Sayang bangun,, sayang" panggil Gilang menepuk lembut pipi sang istri, tapi Ambar tidak membuka ke dua matanya


Gilang mengendong istrinya keluar dari kamar mandi dan membaringkannya dengan lembut di atas ranjang, Mom Sinta dan Mom Nisa langsung di landa kuatir.


"Mas, telpon dokter" pinta Nisa pada Nicko, dan dengan cepat Nicko menelpon Vero saudaranya.


Nisa memberi minyak angin untuk putrinya yang belum sadarkan diri, Gilang tak kuasa melihat istrinya berbaring tak sadarkan diri, mom Sinta menenangkan putranya.


"Istri kamu akan baik-baik saya sayang" ucap Mom Sinta


"Aku kuatir mom, baru kali ini istri ku seperti ini" ucap Gilang,

__ADS_1


Mom Sinta tersenyum mengusap punggung sang putra, putranya itu sama seperti daddy-nya dulu.


Tidak lama kemudian pria yang berjas puti yang masi terlihat tampan itu masuk ke dalam kamar dengan di antar oleh seorang art.


"Kau lama sekali" ucap Nicko yang duduk di sofa


Tampa memperdulikan perkataan saudaranya itu, Vero langsung memeriksa keadaan keponakannya, setelah melakukan pemeriksaan berulang-ulang kali Vero melihat ke arah semua yang ada di situ.


"Bagaimana keadaan istri saya dok" tanya Gilang kuatir


Semua yang ada di situ tersenyum bahagia mendengar perkataan dokter Vero, apa lagi Gilang ia benar-benar berharap kalau istrinya itu benar-benar hamil buah cinta mereka.


Pelan-pelan Ambar membuka ke dua matanya dan melihat banyak orang yang sedang berdiri di tak jauh darinya, Ambar mengernyit heran apa yang sudah terjadi kenapa ada paman Vero juga.


"Sayang" panggil Gilang dan langsung saja mencium kening sang istri dengan lembut


Gilang membantu istrinya untuk duduk bersandar di kepala ranjang, Mom Nisa dan Mom Sinta duduk di sisi ranjang.

__ADS_1


"Myy, siapa yang sakit kenapa ada paman Vero" tanya Ambar bingung


"Tadi itu kamu pingsan di kamar mandi, dokter Vero datang untuk memeriksa keadaan kamu sayang" ucap mom Sinta


"Aku sakit apa myy" tanya Ambar karena tadi ia mual dan merasakan pusing


"Kamu gak sakit, perkiraan dokter Vero kamu sedang mengandung sayang" ucap mom Nisa dengan wajah bahagia nya


"Mommy serius" tanya Ambar tak kalau bahagianya


"Iya sayang, kata dokter Vero kamu harus periksa lagi ke dokter kandungan" ucap mom Sinta


Ambar memeluk ke dua wanita yang sekarang sudah menjadi mommy nya, sedangkan Nicko, Vero dan Gilang sedang duduk di sofa yang ada di kamar itu, Mom Sinta juga mengatakan kalau hari ini Gilang tidak usah ke kantor, Gilang dan Ambar haru segera ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan Ambar.


Next...


Like, Komen sama Vote ya...

__ADS_1


__ADS_2