Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 57. Berangkat Bulan Madu


__ADS_3

Hari ini adalah hari keberangkatan Gilang dan Ambar ke jerman, Nisa dan Nicko juga ikut mengantarkan putri dan juga menantu mereka bandara, begitu pun dengan Reza dan Sinta ke duanya juga ikut mengantar pengantin baru yang akan berbulan madu.


Saat ini Ambar sedang memeluk mommy nya dengan erat, ia terlihat begitu manja pada sang mommy.


"Kok putri daddy jadi manja gini si sama mommy" ucap Nicko melihat putrinya tak juga melepas pelukannya


Gilang hanya menggeleng kepala melihat tingkah manja sang istri pada, Gilang melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, tinggal 10 menit lagi pesawat yang mereka naikin akan segera berangkat.


"Dad, Mom, aku sama istri aku pamit ya" ucap Gilang memeluk ke dua orang tuanya


"Iya sayang kalian hati-hati ya" ucap mom Sinta memeluk sang putra


"Iya mom" jawab Gilang


"Kalau udah nyampe sana kabarin kita ya boy" ucap Reza memeluk putra tunggalnya


"Yes, pasti dad" ucap Gilang membalas pelukan sang daddy


Ambar juga memeluk mommy nya dan juga daddy nya bergantian, di gantikan oleh Gilang memeluk ke dua mertua nya, begitu pun dengan Ambar juga memeluk ke dua mertuanya bergantian.


"Boy,, jangan lupa oleh-oleh buat kita ya" ucap mom Sinta


"Mommy minta oleh-oleh apa" tanya Gilang dengan polosnya


"Cucu boy" ucap mom Sinta dengan santai nya


Dan ke empat orang dewasa di situ tersenyum melihat tingkah ke dua pengantin baru itu, apa lagi Ambar yang terlihat begitu malu.


"Pasti mom" ucap Gilang dengan semangat


"Karena di sana aku bakalan mengurung istri aku di kamar terus" ucap Gilang dalam hati, sambil melihat wajah cantik sang istri tercinta.


Ke duanya masuk ke terminal keberangkatan, setelah kembali berpamitan ke pada orang tua mereka.


Ke dua orang tua Ambar dan Gilang melihat mereka menghilang dari balik pintu masuk, setelah itu mereka berempat kembali ke mobil masing-masing dan berpisah di sana, Nicko bersama sang istri begitu pun dengan Reza dan istrinya.


Gilang dan Ambar langsung masuk ke dalam pesawat, ke duanya duduk di kursi klas bisnis dari balik jendela pesawat Ambar bisa melihat luar sana.

__ADS_1


"Sayang" panggil Gilang


Ambar menoleh ke arah sang suami, dan tersenyum melihat Gilang yang tersenyum juga padanya.


"Kamu gak papa" tanya Gilang


"Aku gak papa kok" jawab Ambar


Gilang membawa sang istri ke dalam dekapan nya, lalu mengelus kepala sang istri dengan sayang, kejutan sedang menanti sang istri di sana.


Tidak lama kemudian terdengar suara seorang pramugari sudah mengumumkan bahwa pesawat akan segera berangkat.


Dan bebe rapa menit kemudian pesawat sudah lepas landas, meninggalkan bandara Soekarno-Hatta, tapi Ambar masi berada di dalam dekapan sang suami tercinta.


✴✴✴✴


Jovian baru saja tiba di kantor, ia turun dari mobil dan melangkah menuju lift hari ini sahabatnya Rendi akan datang ke kantor untuk membicarakan perihal kerja sama di antara mereka, dan juga ada sesuatu yang ingin Jovian tanyakan pada Rendi.


Jovian masuk ke dalam lift yang akan membawanya menuju di mana ruangannya berada.


Tingg...


"Pagi pak Jovian" ucap sekertaris Jo dengan hormat


"Pagi" jawab Jo, lalu masuk ke dalam ruangan nya.


Jovian langsung duduk di kursi kebesarannya, Jovian meraih ponselnya dari dalam saku celananya dan melihat ada notifikasi chat dari Maura sang kekasih.


Jovian membalas chat dari kekasihnya sambil tersenyum, membuat seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangannya mengernyit keningnya heran.


Seseorang yang baru masuk itu langsung duduk di sofa yang ada di ruangan itu, tapi tetap saja Jo tidak menyadarinya.


"Kaya orang gila loh ketawa sendiri" ucap Rendi


Jovian mendongakkan kepalanya, dan melihat sahabatnya yang sudah duduk di sofa, membuat Jovian heran sejak kapan sahabatnya itu berada di situ.


"Kapan loh masuk" tanya Jovian

__ADS_1


"Barusan" jawab Rendi


Jovian beranjak dari kursi kebesarannya dan duduk di sofa depan Rendi, ke duanya mengobrol soal bisnis cukup lama, kemudian Jovian memandang Rendi.


"Kenapa loh liatin gue gitu" ucap Rendi


"Loh pacaran sama Vita" tanya Jovian tuh deh poin.


Rendi mengernyit keningnya heran, dari mana sahabatnya itu tau nama kekasihnya.


"Loh kok tau nama cewek gue" tanya Rendi


"Jadi loh beneran pacaran sama Vita" tanya Jo lagi


"Iya cewek yang pernah gue cerita sama loh itu Vita" ucap Rendi


"Dari mana loh kenal Vita" tanya Rendi


"Dia saudara jauh gue, dulu dia sempat suka sama gue" ucap Jovian


"Jadi dulu Vita sempat suka sama loh" tanya Rendi kaget


"Iya, Vita juga pernah jebak gue, dan itu bikin Maura salah paham" ujar Jovian


"Gue harap loh gak sakitin dia bro, dia anaknya baik ko" ucap Jovian


"Gue gak akan sakiti dia, gue sayang banget sama dia, gue juga berencana akan secepatnya mau ngelamar dia buat jadi istri gue" ucap Rendi


"Gue doain rencana baik loh bro" ucap Jovian


"Makasih bro, loh juga" ucap Rendi


Cukup lama ke duanya mengobrol, samapi waktu sudah menunjukan pukul 10 pagi, Rendi pamit pada Jovian, karena ia harus segera ke kantor papi nya sudah menunggunya di sana.


Next...


**Like, Komen sama Vote ya...

__ADS_1


Terimakasih...


😊😊🙏🙏🙏**


__ADS_2