Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 61. Sarapan


__ADS_3

Tidak terasa sudah sebulan Ambar dan Gilang menjadi pasangan suami istri, dan saat ini ke duanya sudah tinggal di rumah baru mereka tapi sesekali ke dua pasangan suami istri itu datang menginap di rumah ke dua orang tua mereka.


Gilang juga memperkerjakan dua orang art yang sudah berusia di atas 50 tahun, Gilang tidak mau istri tercintanya mengerjakan pekerjaan rumah yang sangat besar itu.


Clekk...


Gilang keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya, air masi meleleh di tubuh Gilang dan itu terlihat sangat tampan di mata Ambar.


"Sayang ini bajunya udah aku siapkan" ucap Ambar


"Makasih sayang ya" ucap Gilang mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya yang basah.


Gilang memakai setelan jas kantor nya yang sudah di siapkan oleh sang istri, Gilang sudah kembali bekerja seperti biasa, sedangkan Ambar hanya sesekali datang ke kantor kalau itu pun kalau lagi pekerjaan penting.


Gilang dan Ambar turun ke lantai bawa setelah Gilang sudah siap pergi ke kantor, seorang art melihat majikannya berjalan ke arah meja makan, di sana menu sarapan sudah tertata rapi.


"Pagi bu, pak" ucap salah satu art


"Pagi bi" jawab Ambar dan Gilang lalu duduk di kursi yang biasa mereka tempati

__ADS_1


"Sayang kamu mau nasi goreng" tanya Ambar


"Iya sayang pakai telur ya" ucap Gilang


Gilang menyiapkan nasi goreng ke dalam mulutnya, dan Ambar pun menyiapkan sarapan untuknya, ke duanya menikmati sarapan dengan sesekali mengobrol seperti biasa.


"Sayang hari ini Maura jadi nemanin kamu" tanya Gilang


"Iya sayang jadi, tadi pagi Maura udah chat aku" ucap Ambar


Maura sering bermain ke rumah Ambar semenjak pasangan suami istri itu punya rumah sendiri, Maura sering menemani Ambar kalau Gilang sedang bekerja di kantor.


Gilang dan Ambar menyelesaikan sarapan mereka, Ambar mengantar sang suami ke depan pintu.


"Iya sayang, kamu hati-hati ya" ucap Ambar mencium punggung tangan sang suami


Gilang memeluk istrinya dan juga mencium kening istrinya cukup lama, kemudian masuk ke dalam mobil, Ambar melihat mobil yang di kendarai oleh suaminya menghilang dari balik pintu gerbang yang menjulang tinggi itu.


Ambar kembali masuk ke dalam dan berpapasan dengan salah satu art.

__ADS_1


"Bi, tolong buatkan saya jus alpukat ya, dan tolong antar kan me kamar ya" ucap Ambar


"Baik bu" ucap art itu


Nisa berlalu naik ke lantai atas di mana kamar ia dan suaminya berada, sebentar lagi Maura akan datang karena hari ini gadis itu tidak ada pemotretan.


✴✴✴✴


Gilang tiba di kantor, ia keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam lift menuju lantai atas, di mana ruangannya berada.


Ting...


Gilang keluar dari dalam lift dan melihat sekretarisnya Arman sedang sibuk dengan berkas-berkas yang ada di atas meja.


"Pagi Bos" sapa Arman dengan hormat


"Pagi" jawab Gilang dan langsung masuk ke dalam ruangannya


Arman kembali sibuk dengan berkas-berkas itu, hubungan Arman dan Dila juga semakin serius, bahkan Arman sudah memperkenalkan Dila ke pada kedua orang tuanya, dan ke dua orang tua Arman sangat menyukai gadis yang berhijab itu.

__ADS_1


Next...


Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2