Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil
Bab 67. Bubur Depan Kantor


__ADS_3

Setelah mengetahui sang istri hamil anak kembar, Gilang menjadi begitu posesif seperti saat ini Gilang tidak mengijinkan istrinya untuk menyiapkan keperluannya kekantor.


"Sayang aku hanya hamil aja loh, gak sakit kok kamu gak biarin aku nyiapin keperluan kantor kamu si" tanya Ambar duduk di meja rias


"Aku cuma gak mau istri aku capek, kamu dengar kan apa kata Kalina kemarin" ucap Gilang mendekati sang istri lalu mencium pipi istrinya gemes.


"Kamu ini berlebihan" ucap Ambar cemberut


Gilang tidak menanggapi perkataan sang istri, ia membawa wanita yang sedang mengandung anaknya itu ke dalam dekapannya, Gilang tau ia sekarang menjadi begitu posesif terhadap istrinya, itu semua ia lakukan karena tidak mau melihat Ambar kecapean.


Gilang melepaskan pelukan mereka, lalu mengelus perut rata istrinya, Gilang tersenyum senang karena ada dua nyawa di dalam perut istrinya saat ini.


"Sayang jangan nakal ya, jangan bikin mami sakit" ucap Gilang di selah mengelus perut rata istrinya


Ambar tersenyum melihat apa yang di lakukan Gilang saat ini, Ambar sangat bersyukur memiliki suami yang perhatian seperti Gilang.


"Sayang, aku pengen makan bubur ayam yang ada di depan kantor daddy" ucap Ambar


"Ya sudah sekarang kamu juga siap-siap ya, kita mampir makan bubur dulu" ucap Gilang

__ADS_1


"Iya sayang" jawab Ambar senang


20 menit kemudian ke duanya saat ini sudah berada di dalam mobil menuju penjual bubur yang ada di depan kantor Wijaya.


Gilang menatap sang istri yang terlihat begitu senang, hati Gilang juga senang melihat itu, tadi pagi Ambar hanya sekali mual saja karena langsung meminum vitamin yang di berikan oleh dokter Kalina sebagai penghilang rasa mual.


"Ayok sayang turun" ajak Gilang


Gilang dan Ambar turun dari dalam mobil dan melihat wartek penjual bubur yang sedikit ramai, Gilang mengajak istrinya masuk duduk di salah satu meja kosong.


"Pak bubur nya dua ya" ucap Gilang


Tidak lama kemudian bubur yang di pesan oleh Gilang datang, Ambar yang mencium wangi bubur ayamnya langsung saja membuat perutnya minta secerah di isi.


Ambar mengambil semangkuk bubur yang di letakan penjual, Ambar menghirup wangi bubur yang sangat menggugah selera itu.


Gilang memakan bubur ayamnya dengan lahap, sese kali Gilang menyuapi sang istri hal itu membuat pasang mata yang melihatnya menjadi iri.


Ambar menghabiskan semangkuk bubur nya dengan cepat, membuat Gilang yang melihat itu terheran.

__ADS_1


"Sayang aku mau lagi" ucap Ambar


"Sayang kamu yakin mau nambah lagi tadi itu bubur nya udah banyak loh" ucap Gilang


"Iya aku masi laper" ucap Ambar manja


"Ya udah aku pesan lagi ya" ucap Gilang dan memesan satu mangkuk bubur nya lagi, Gilang jadi ingat perkataan mommy nya semalam di telpon kalau wanita hamil itu banyak maunya dan banyak makan.


Tak lama kemudian bubur nya datang lagi di antar oleh pak penjual.


"Ini neng bubur nya" ucap pak penjual


"Makasih ya pak" jawab Ambar


"Sama-sama neng" jawab pak penjual


Ambar kembali melahap bubur nya dengan nikmat, Gilang yang duduk di samping sang istri terus memperhatikan istrinya yang makannya begitu banyak mungkin karena ada dua di dalam perut istrinya jadi ia makannya banyak banget.


Next...

__ADS_1


Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2