
Pagi hari mereka sudah siap dengan dua koper besar di depan rumah. Keempat orang tua mereka ikut mengantarkan mereka ke bandara. Bang Jojon menaikkan semua koper ke bagasi mobil, dan membuka pintu untuk keduanya. Selama perjalanan Putri tertidur di bahu Tristan sambil memegang tangannya. Setelah sampai di bandara Putri dan Tristan pamit memeluk orang tua mereka.
"Sayang, jagain Putri di sana ya!" Kirana khawatir karena ini pertama kalinya dia mengizinkan anaknya pergi jauh dirinya.
"Mommy tenang aja, Putri aman sama Tristan." setelah pamit mereka langsung masuk ke ruang tunggu penumpang menunggu waktu keberangkatan mereka.
Pemberitahuan pesawat mereka sudah diumumkan, dan mereka berdua langsung naik pesawat dan duduk di bangku kelas bisnis. Selama kurang lebih enam jam perjalanan untuk mereka sampai di pulau Jeju Korea.
"Sayang, kamu tidurlah!"
"Ga ngantuk. 'Kan aku tadi udah tidur selama perjalanan, aku mau menonton film." Tristan memilih film yang menarik untuk di tonton. Merekapun menonton film dan menikmati penerbangannya.
*** PULAU JEJU***
Waktu sudah menunjukan pukul empat sore, mereka baru saja tiba di bandara dan langsung menuju hotel yang sudah di pesan.
"Waaaaaaaaaaaaaaa ....." kagum Putri melihat jendela kamar yang langsung menghadap ke laut lepas. Pemandangan benar-benar sangat indah.
"Kamu suka sayang?" Tristan menghampiri dan memeluknya dari belakang.
"Iya sayang suka sekali, ini impianku sejak dulu, tapi daddy tidak pernah mengajakku saking sibuknya dia,"
" .... oia yank nanti jam lima kita ke bawah ya, aku mau liat sunset,"
"Kamu ga cape? 'kan masih ada besok,"
"Ga, aku mau sekarang!"
"Oke."
Mereka membereskan barang untuk 4
emoat hari kedepan. Selesai merapihkan baju ke dalam lemari, Putri langsung bersiap untuk melihat sunset di pantai. Tidak lupa Putri mengabari orang tua mereka, kalau mereka sampai dengan selamat.
"Sayang, ayooo." ajak Putri yang udah siap sedangkan Tristan masih santai di kasur memegang ponselnya.
"Aku menganti baju dulu ya." mereka berdua langsung menuju pantai yang sudah ramai oleh turis dan penduduk lokal.
"Yank, cowok-cowok korea emang cakep-cakep ya." Tristan langsung menutup mata sang istri karena cemburu.
"Kamu ga boleh liat cowo lain selain aku." Putri melepaskan tangan Tristan.
"Yang pastinya cakepan kamu sayang." Tristan langsung tersenyum dan mencium kening istrinya.
Setelah berjalan di pinggir pantai mereka duduk memandang indahnya sunset di sore itu.
"Love u," bisik Tristan.
"Love u too." mereka terus menikmati sampai hari benar-benar sudah gelap.
"Yank, kita ke kamar yu! badanku pegal." ajak Putri dan mereka langsung menuju kamar. Mereka memilih untuk makan malam di dalam kamar, karena lelahnya perjalanan.
"Sayang ...." panggil Tristan manja.
"Emmm ...." Putri masih saja sibuk mengapload fotonya di IG.
"Yank, aku bosan."
"Ya udah, kita jalan-jalan yu!" dengan semangat Putri bangun dari tidurnya, tapi Tristan kembali menarik tubuh Putri sampai berada di pelukannya.
"Jalan-jalannya besok aja. Aku bosan dari tadi hanya melihatmu memainkan ponsel," keluhnya.
"Maafkan aku, okeee selama disini aku tidak akan memainkan ponselku, kamu juga ya." Tristan pun mengangguk. Keduanya diam entah apa yang harus mereka lakukan.
"Sayang kita nonton yu!" ucap Putri dan Tristan mengambil remot dan mencari setiap channel.
"Filmnya ga ada yang rame." dia memilih channel drama Korea entah apa judulnya lalu menyimpan kembali remot, dia tau kalau istrinya sangat menyukai drama korea.
__ADS_1
"Ini aja ya." Putri mengangguk. Tidak disangka film yang mereka tonton adalah film dewasa. Putri mengigit bibirnya, begitu pun dengan Tristan yang salah tingkah menontonnya. Tristan langsung mengambil remot dan memilih untuk mematikannya.
"Sayang, bolehkah aku memintanya? " Tristan menatap Putri. Dia binggung apa yang harus dijawabnya, jujur dia belum siap, tapi ini adalah kewajibannya. Sudag enam bulan dia selalu menolak, entah apa yang akan dipikir suaminya, kalau sekarang dia akan menolaknya lagi. Akhirnya dia mengangguk malu.
Tristan tersenyum dan kembali mencium istrinya. Perlahan Tristan melakukannya, pengalaman yang baru untuk keduanya. Dan Mereka berdua pun merasakan kenikmatan untuk pertama kalinya.
07.00
Putri masih tidur berbalut selimut.
"Sayang, bangun udah pagi." Tristan menatap wajah istrinya dan mencubit hidung mancungnya.
"Emmm ... aku masih ngantuk,"
"Jauh-jauh ke Korea kamu mau tidur aja?"
"Iya-iya aku bangun, aku mandi duluan ya." dengan mata yang masih sayu dia melangkah menuju kamar mandi.
"Kamu ngapain ikut masuk?" kaget Putri yang melihat Tristan ikut bersamanya. Tristan mendorong perlahan tubuh istrinya ke tembok dan ******* bibir manisnya.
"Aaaaw sakit sayang." Putri menendang suaminya keluar kamar mandi.
"Yank, bukaa kita mandi bareng aja."
Ciiih, laki-laki ga ngerti banget sih gue masih sakit masa iya harus lakukan itu lagi, kesal Putri.
"Ogaaaaaaah." teriak Putri.
Selesai keduanya mandi mereka langsung turun memasuki restoran untuk sarapan pagi.
"Yank, itu apa?" tanya Tristan melihat Putri menatap kertas putih di tangannya.
"Ini tempat-tempat yang bakal aku datengin,"
"Sebanyak itu???"
"Iya yank, ini udah impian ku sejak dulu, kamu mau kan?" Tristan tersenyum mengiyakan permintaan istrinya.
Putri mengabadikan beberapa foto di dalam camera yang dikalungkan di lehernya. Setelah mereka menggelilingi museum, mereka memilih untuk makan makanan yang terbuat dari hasil laut.
"Yank, makan disini ya." Putri menarik tangan Tristan memasuki kedai yang menjual aneka seafood. Tristan setuju dan mengikuti langkah Putri masuk kedalamnya. Putri memesan SUNDUBU JJIGAE salah satu makanan Korea yang sejak dulu ingin dicobanya.
Mereka menikmati hidangan laut yang sudah ada di depan mereka.
"Audah jam lima, sekarang kamu mau kemana lagi?" tanya Tristan.
"Emmm ... aku ingin sekali ke JEJU GARDEN LIGHTS," katanya menunjukan brosur yang dipegangnya.
"Okee, setelah dari sini kita pulang ya, nanti kita lanjutkan lagi besok,"
"Siaaap bosssss, lets go berangkaaaat." sambil menunggu malam hari, mereka berkeliling untuk sekedar membeli jajanan khas disana.
Putri memesan CRAB GRATIN salah satu jajan Korea yang bebahan kepiting dan ini wajib di coba kalau liburan kesini.
"Yank, mau ga?" Putri sangat menikmatinya terlebih lagi makanan yang terbuat dari seafood.
"Ga sayang, aku sudah kenyang kamu habiskan saja." setelah satu jam berkeliling menunggu malam, mereka langsung menuju ke JEJU GARDEN LIGHTS.
"Waaaa ... baguuuus." Putri teriak kegirangan. lampu warna-warni mengiasi taman itu.
Seperti biasa Putri mengabadikan setiap momen dengan kamera kesayangannya. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam, tapi Putri masih asik dengan kameranya.
__ADS_1
"Pulang yu!" Tristan yang sudah lelah seharian ini berkeliling.
"Oke sayang." merekapun kembali ke hotel.
**♥️♥️**
Tristan langsung masuk untuk membersihkan diri. Sedangkan Putri duduk di sofa dekat kaca melihat indahnya laut dimalam hari.
"Kamu tidak ganti baju?" Tristan menghampiri Putri duduk disebelahnya.
"Sebentar lagi sayang aku masih ingin melihat laut,"
"Kamu ingin kesana?" Putri menggelengkan kepalanya cukup hari ini sudah sangat lelah dia berkeliling.
Setelah membersihkan diri Putri mencari piyama yang sudah dia siapkan sebelumnya, tapi yang dia temukan bukan piyama, tapi beberapa lingeri tembus pandang.
Siaaaaal pasti ini kelakukan momy dan bunda, kesalnya. Putri memilih memakainya, karena tidak ada pilihan lain.
Tristan sedang asik menonton film action kesukaannya sambil menunggu sang istri.
"Sayang, kamu kenapa pakai itu?" Putri keluar memakai kimono handuk. Dia hanya diam karena malu menaiki kasur dan langsung menarik selimut.
"Jangan bilang kamu mau tidur pakai itu." Putri tetap diam dan membelakangi suaminya.
"... kok kamu diam aja, kamu sakit?" Putri menggelengkan kepalanya.
"... Terus,kenapa kamu memakai itu?" Tristan terus penasaran dengan kelakuan sang istri.
"Mommy dan bunda mengeluarkan semua piyamaku dan mengantinya dengan ...." Putri malu untuk meneruskannya. Tristan tersenyum dan menarik tangan Putri hingga masuk dalam pelukannya.
"Kenapa kamu harus malu? aku sangat menyukainya." Tristan membuka kimono Putri, dia tersenyum melihat Putri yang begitu cantik dan seksi memakai baju merah yang sedikit transparan. Dia mencium dengan sedikit kasar, Putri pasrah dan menikmatinya.
"Sayang, bolehkah aku melakukannya lagi?" bisik pelan di telinga Putri. Putri megangguk dan memeluk suaminya.
Malam yang indah pun kembali terjadi. Kedua pasang insan menikmati setiap gerakan mereka. Suara ombak laut menemani kesunyian malam itu.
"Sayang ...."
"Iya."
"Bagaimana kalau nanti aku hamil?" cemas Putri, Tristan menarik tubuh Putri menghadapnya.
"Aku akan sangat senang kamu mengandung anakku,"
"Tapi, aku masih sangat muda," Tristan mengecup keningnya.
"Kamu belum siap? aku tidak akan memaksa jika kamu belum siap," Putri menggeleng.
"Aku takut tidak bisa mengurusnya," Tristan memeluk Putri, mencium keningnya.
"Aku tidak akan membiarkanmu mengurusnya sendiri, aku pasti akan membantumu." Putri melihat wajah Tristan dan mengecupnya.
"Terimakasih, aku sangat beruntung bisa menikah denganmu,"
"Aku lebih beruntung mendapat istri secantik dirimu."
.
.
.
.
.
~Bersambung~
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN SEMUANYA
__ADS_1
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL LIKENYA DAN KOMENNYA.
JANGAN LUPA JUGA TEKAN 5 BINTANG...