
jam sudah menunjukan jam 10 malam semua orang pamit untuk pulang ke rumah masing-masing.
Tristan membawa bingkisan kado pemberian semua orang ke kamarnya dan di ikuti dengan Putri.
" yank aku mandi duluan ya" Tristan menyimpan bingkisan yang ada di tangannya di atas meja. dia segera menghampiri Putri memeluk dari belakang
" sayang mandi bareng yu" katanya dengan suara manja. Putri hanya tersenyum
selesai mandi kedua yang sudah memakai piyama Couple duduk di sofa untuk membuka bingkisan yang ada di sana.
" yank ini dari Raffa " Putri menyodorkan jam tangan Fossil yang terbaru
" bagus, aku suka" mereka melanjutkan satu persatu bingkisan yang ada. hampir semuanya bingkisan adalah barang-barang mewah yang belum Tristan punya sebelumnya.
" yank tidur yu badanku pegel semua " Putri dan Tristan pun merebahkan tubuhnya di atas kasur. Tristan menarik bantalnya sejajar dengan perut Putri.
" baby, maafkan papa ya yang baru tau keberadaan kamu, kamu yang sehat ya papa dan mama sangat menantikan kehadiranmu sejak lama " dia mencium perut Putri
Putri tersenyum bangga mempunyai suami seperti Tristan, walaupun umur dia masih muda dia mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. sikap dewasanya tidak pernah putri liat di laki-laki seumuran dia.
" baby mau di tengok sama papa ga " lanjut nya membuat Putri tertawa
" ga papa aku lelah hari ini " jawab Putri yang menirukan suara bayi. Tristan kembali ke posisi nya menghadap Putri
" boleh kah ?" dengan muka yang memelas" kata dokter usia kandunganku masih muda, jangan terlalu sering yank" jelas Putri
" tapi entah kenapa aku sangat menginginkan nya hari ini " Putri menatap mata Tristan dan mengangguk tersenyum
semaleman Tristan terus memeluk tubuh istrinya membuat badan Putri terasa kaku. perlahan Putri mengangkat tangan Tristan dan segera menuju kamar mandi. tapi langkahnya terhenti Tristan menarik tangannya.
" sayang mau kemana " katanya masih memenjamkan matanya
" sekolah yank, kamu istirahat aja ya " Tristan memang di liburkan setelah ujian nasional. sekarang giliran kelas 1 dan 2 akan menghadapi ulangan semester kenaikan kelas.
" hari ini kamu izin aja, aku sangat ingin berduaan denganmu" Tristan bangun dari tempat tidurnya memeluk Putri. matanya masih saja tertutup.
" tidak bisa yank aku hari ini mau ambil jawal ulangan buat senin besok, lagipula kan ini hari-hari terakhir aku sekolah "
" ya udah aku akan mengantarkan mu " Putri berdiri masuk ke kamar mandi, Tristan mengikutinya masih memeluk istrinya dari belakang.
" kenapa dari kemaren kamu sangat manja sekali " kata Putri dan Tristan hanya tersenyum.
selesai mandi Putri bersiap memakai seragamnya sedangkan Tristan menyiapkan kebutuhan Putri sekolah. setelah beres semuanya mereka turun menuju meja makan sedangkan Putri pergi ke ruang tv yang sudah ada roti coklat dan susu ibu hamil di atas meja. semenjak hamil Putri tidak mau makan di meja makan karena membuat perut nya sangat mual melihat makanan yang ada di sana.
__ADS_1
" sayang kamu udah makannya" Rio yang baru selesai menghabiskan sarapannya duduk di sebelah Putri.
" daddy hari ini ga kerja "
" daddy cuti dulu sayang mau memancing sama bunda dan ayah juga kedua orang tua Raffa"
" Raffa ikut juga ?" Putri selalu semangat mendengar kata Raffa
" ga sayang, katanya dia mau ngurus-ngurus buat kuliahnya "
" yaah padahal aku ingin sekali melihat wajahnya sekarang " Tristan yang dari tadi mendengar pembicaraan mereka langsung menyudahi sarapannya dan menghampiri keduanya.
" ayo sayang berangkat " Tristan pamit pada mertuanya, mengambil tas Putri dan menunggu Putri di dalam mobil
" daddy aku pergi dulu ya, momy aku berangkat ya" teriak Putri
" iya sayang hati-hati" jawab Kirana yang masih sibuk mengurus tanamannya di halaman belakang
Putri menaiki mobil dan Tristan langsung melajukan mobilnya. Putri merasa aneh melihat suaminya yang dari tadi diam tanpa mengeluarkan suara.
" yank kamu kenapa diem aja ?" Putri memegang dagu Tristan tapi dia menepisnya
" kamu yang kenapa?" kata Tristan dengan nada yang kesal
" kenapa akhir-akhir ini kamu selalu ingin bertemu dengan Raffa, apa kamu menyukainya?" Putri langsung tertawa mendengarnya
" kok malah ketawa, aku serius sayang " Tristan memakirkan mobilnya di halaman sekolah
" kamu cemburu sama Raffa ?" Tristan diam menatap Putri serius
" aku juga ga tau yank mungkin ini kemauan anak kamu ingin selalu melihat wajah Raffa " Tristan menekuk wajah, dia memegang perut Putri.
" baby sayang apa papa kurang ganteng menurut kamu?" Putri tertawa sangat kencang, dia tidak bisa menahan tawanya
" kamu kok dari tadi ketawa mulu, aku kan serius "
" iya aku tau sayang, tapi hari ini kamu memang benar-benar sangat lucu, ya udah aku masuk dulu ya"
" sayang kamu tidak ingin menciumku?"
" malu yank nanti ada yang ngeliatin " tapi Tristan tetap menagih nya dengan cepat Putri mengecupnya dengan cepat, mencium punggung tangannya dan langsung pamit turun dari mobil.
****
__ADS_1
" ay nih " Romi membawa roti keju coklat kesukaannya Citra
" cieeeeee udah beda aja nih panggilannya " goda Sarah
" makasih, ya udah sanaa" Citra mengambil roti dan menyuruh Romi segera pergi ke bangkunya
" jangan galak-galak donk ay nanti Romi nya cari cewe lain lo " kata Bela tertawa
" maluuu tauuu diliatin " kata Citra membuat Romi semakin gemas melihat tingkah laku nya. dia menyuruh Sarah untuk pindah sementara kebelakang dan duduk di sebelah kekasihnya itu
" ngapain duduk disini sih " Romi tersenyum dan langsung mencubit kedua pipi tembem Citra
" kamu tuh ngegemisin, ngangenin plus nyebelin " ketiga sahabatnya dari belakang hanya tersenyum melihat pasangan baru itu
" pagiiiiii........ cih kalian pagi-pagi udah mesra-mesraan aja sih " sapa Putri dan langsung duduk di bangkunya.
" tau niih pagi-pagi udah geje " ucap Citra
" tapi suka kan ay " goda Romi, Citra langsung mencubit perut Romi
" aw sakit ampuun "
Putri tiba-tiba menutup mulutnya
" Put lo kenapa " tanya Bela dan membuat yang lainnya khawatir. Putri langsung lari ke kamar mandi oeek oeek dia merasa mual mencium bau parfum di kelas entah parfum siapa yang tercium. Bela, Citra dan Sarah segera menyusul Putri
" Put lo ga apa-apa" tanya Bela lagi
" gue pusing Bel, perut gue mual "
" ya udah mending lo diem di uks aja ya" Putri mengangguk dan mereka mengantar Putri untuk pergi ke uks. Sarah langsung mengabari Tristan, Tristan yang dapat chat dari Sarah langsung memutar kembali mobil yang di kendarainya ke sekolah
" kalian ke kelas aja gue ga apa-apa kok, tadi gue cuma pusing sama bau parfum di kelas"
" parfum? emang td ada yang kecium ya " tanya Citra heran
" denger dari nyokap gue sih kalo orang hamil emang penciumannya lebih tajam" jelas Bela
bel sudah berbunyi ketiga sahabatnya pergi ke kelas. Putri masih saja merasa mual dan pusing, dia memilih memejamkan matanya.
anak-anak perempuan heboh dari jendela kelas melihat Tristan datang ke sekolah memakai setelan baju santai. Tristan tidak menghiraukannya dia berlari menuju UKS. Tristan melihat istrinya yang sudah tertidur pulas, dia pun duduk di samping kasur menatap wajah manis istrinya.
TERIMAKASIH YA ATAS DUKUNGAN NYA
__ADS_1
😇😇😇😇