
Kirana dan Rio pamit pergi untuk menyiapkan berkas-berkas yang akan di bawa mereka ke Malaysia.
" sayang hari ini kamu mau kemana?"
" tumben nawarin? biasanya aku kalau minta selalu sibuk" kata Putri yang asik menikmati udang kesukaannya. semenjak usianya memasuki 5 bulan nafsu makan Putri mulai meningkat.
" dari kemaren kamu ngeluhnya jenuh sekarang giliran aku ngajak jalan malah bilang tumben "
" ya udah iya-iya deh, janji yaa kemana aja bakal di turutin?" Tristan mulai curiga
" ya tergantung kalau itu aman buat kamu sama baby aku bakal ikutin"
"uuuuch co cweet banget ciiih suami akuuu" kata Putri sambil mencubit pipi Tristan
" ya udah yu siap-siap "
" tapi kemana dulu sayang" Putri tidak menggubris nya dia berjalan ke dapur untuk mencuci tangan dan masuk ke kamar. Tristan terus mengikuti langkahnya.
" sayang kita mau kemana?" Tristan masih penasaran dan terus bertanya sedangkan Putri asik memilih baju untuk kenakan
" aku mau kencan"
" kencan?"
" iya kencan di SeaWorld, terus lanjut nonton film" Tristan tersenyum
" itu aja?" Putri hanya mengangguk
" oke sayang hari ini kita kencan bertiga "
" bertiga? sama siapa yank?"
" sama baby donk trus sama siapa lagi? masa iya perut kamu di simpen dulu selagi kita kencan " Putri tertawa mendengarnya
sambil menunggu Putri, Tristan mengambil mobilnya ke garasi dan di parkir kan di depan pintu rumah.
" ayo sayang berangkat " Tristan menatap terus istrinya
" kamu kenapa?ada yang salah ya?"
" kamu cantik, sangat cantik " Tristan langsung mencium Putri dan mereka pun pergi
" kamu kenapa sakit?" Putri terus memegang perutnya
" sini deh yank " Putri menarik tangan kiri Tristan dan letakkan di atas perutnya
__ADS_1
"baby kamu lagi apa? " Tristan senang merasakan tendangan buah hatinya yang ada di dalam perut
" akhir-akhir ini dia sangat aktif sekali" Tristan masih mengelus perut Putri sambil fokus menyetir
" makasih ya sayang"
" makasih buat apa?" heran Putri
" makasih sudah mau mengandung anakku di usiamu yang masih sangat muda. disaat yang lain sedang menikmati masa remaja kamu malah merelakannya untuk mengandung anak kita" suasana menjadi haru, Tristan menarik tangan p5utri dan terus menciumnya, Putri tersenyum bangga pada suaminya
" aku senang sayang bisa mengandung anak kita, dan aku sama sekali tidak keberatan karena ini anak dari hasil cinta kita berdua " keduanya tersenyum
" oia yank besok sore anak-anak mau pada maen kerumah, kita mau bicarain rencana buat nanti liburan"
" boleh, tapi paginya kita ke rumah sakit dulu ya"
" emang siapa yang sakit?" tanya Putri
" kita cek dulu keadaan baby sayang apa dia sudah memungkinkan untuk dibawa untuk perjalanan" Putri hampir lupa dengan kandungan, beruntung dia mempunyai suami yang perhatian dan siaga
" oh iya aku hampir lupa, oke "
setelah perjalanan hampir 1 jam mereka tiba di tempat tujuan, Tristan memakirkan mobilnya.
" hati-hati sayang" Tristan membantu Putri turun dari mobil, karena perutnya yang besar Putri sudah sulit untuk berdiri
" yank mau itu" tunjuk Putri di salah satu gerobak yang menjual aneka cemilan
" mau yang mana?" tanya Tristan dan Putri menunjuk sosis panggang dan kentang goreng kesukaannya
" mba mau itu 1 sama yang itu 1 ya " Tristan menunjukkan sesuai dengan pesanan istrinya
" berapa usia kandungan nya mba?" tanya penjual makanan itu sambil memasak pesanan Putri
" 26 minggu " jawab Putri sambil tersenyum
" seneng deh ngeliatnya pasangan muda kaya kalian, semoga selalu sehat ya ibu sama bayinya " katanya sambil menyodorkan pesanan Putri
" Aamiin terimakasih mba " jawab Putri dan mereka langsung masuk kedalam
" sayang pelan-pelan donk makannya" Tristan mengelap saos yang belepotan di bibir manis Putri
" waaaaw yank liaat ikan parinya besar banget"
" iya sayang, sayang kamu cape ga? dari tadi kita sudah berkeliling istirahat dulu yu "
__ADS_1
Tristan khawatir kalau istrinya kelelahan
" ga yank aku masih mau melihat-lihat, tau ga ini impianku sejak dulu bisa kencan sambil melihat indahnya bawa laut dan sekarang bisa mewujudkannya, yank nanti kalau anak kita udah lahir kita ajak kesini ya pasti dia sangat menyukainya"
" iya "kata Tristan tersenyum. mereka lanjut berjalan, Tristan merangkul pinggang Putri dan mengelus perutnya.
waktu sudah menunjukan pukul 3 sore, Putri yang sudah mulai pegal mengajak Tristan untuk mencari makan. mereka memilih makanan seafood yang ada dekat dari sana. Putrinya menikmati semua makanan yang dia pesan. Tristan melihatnya senang karena istrinya bisa makan dengan sangat lahap tidak seperti awal kehamilan.
"yank kamu ga makan?" Putri heran dari tadi Tristan hanya melihatnya
" aku udah kenyang sayang, kamu makanlah yang banyak ya" Putri pun melanjutkan makannya.
setelah selesai makan keduanya langsung menuju parkiran dan melajukan mobilnya. Putri memilih lagu kesukaannya dan menyandarkan tubuh nya.
" sayang jadi nonton?" tidak ada jawaban dari istrinya, Tristan menoleh ke kiri ternyata Putri sudah tertidur dengan pulas. kamu lelah ya sayang katanya sambil mengelus rambut Putri
hari sudah mulai gelap, Tristan memutuskan untuk langsung pulang ke rumah. setelah sampai di rumah Tristan memakirkan mobilnya di depan pintu rumah dan perlahan membangunkan Putri.
"sayang kita udah sampai?"katanya dengan lembut mengusap wajah Putri
" emmm..." Putri perlahan membuka matanya
" kok kita di rumah, ga jadi nonton yank" heran Putri melihat mereka yang sudah di depan rumah.
" kamu keliatan lelah, kita bisa nonton lain kali ya, aku takut kamu kelelahan sayang" Putri mengangguk dan mereka langsung memasuki rumah.
" bi momy sama daddy mana" tanya Putri pada bi Inah yang membukakan pintu untuk keduanya
"tadi nyonya menelpon katanya mereka akan menginap di kediaman tuan Arta non"
" oh gitu, ya udah kita masuk dulu ya bi.."
Putri merebahkan tubuhnya, benar apa yang di katakan suaminya, tubuh Putri terasa sangat lelah mungkin karena usia kandungannya yg sudah mulai memasuki trimester ketiga.
" sayang kamu sangat lelah ya, ganti dulu pakaianmu habis itu kamu bisa langsung tidur " Putri menuruti perintah suaminya dan menjalan menuju kamar mandi dengan badannya yang lemas. Tristan hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya.
sambil menunggu sang istri Tristan menyiapkan baju untuknya.
" sayang kamu lupa membawa baju ganti" tidak ada jawaban dari Putri, Tristan langsung membuka pintu kamar mandi yang memang tidak pernah di kunci dia khawatir terjadi apa-apa pada istrinya.
" sayang kamu ga apa-apa?" Putri yang asik tertidur di bathtub kaget dengan teriakan suaminya
" kamu kenapa yank, apa terjadi sesuatu?" teriaknya lagi dengan wajah yang linglung. hahahahaaha Tristan tertawa dengan puas melihat Putri
" kok ketawa sih, ada apa?" tanya Putri penasaran
__ADS_1
" aku kira kamu pingsan sayang ternyata malah ketiduran, nih bajumu jangan lama-lama nanti kamu masuk angin. aku tunggu di kasur ya " Tristan keluar dan melanjutkan tawanya, dia tidak tahan melihat wajah lugu Putri saat bangun dari tidurnya
TERIMAKASIH YA ATAS DUKUNGANNYA