
selesai makan mereka semua berkumpul kembali di ruang tv dan mulai merencanakan tentang liburan mereka.
tidak lama rangga pun tiba di rumah Putri dan dia langsung memencet bel. Rani yang ada di dapur bergegas membukakan pintu
" eh kak Rangga, masuk kak semua lagi kumpul di ruang tengah" Rangga pun masuk. mereka yang sedang asik mengobrol seketika menjadi hening
" gue ganggu ya " kata Rangga
" ga kok kak sini kak gabung " ajak Bela. Sarah langsung berdiri dan segera pergi keluar, Tristan menahan ketiga sahabat wanitanya yang hendak akan menyusul Sarah.
"bro selesaikan masalah lo" kata Tristan menepuk bahu Rangga dan dia mengangguk segera menyusul Sarah.
" yank ga apa-apa nih kalau kita ga nyusul Sarah" cemas Putri
" biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sayang" ucap Tristan
***
" Rah tunggu donk kamu denger dulu penjelasan gue" Rangga menarik tangan Sarah tetapi dia menepisnya
"ga ada yang perlu di jelasin lagi kak semua sudah jelas" Sarah terus berjalan ke arah gerbang. Rangga pun dengan cepat memeluk tubuh kecil Sarah
" lepasin gue kak"
" please dengerin gue dulu baru gue lepasin" Sarah pun hanya diam. Rangga membalikan badan Sarah dan memegang tangan nya
"maafin gue, gue belum sempet cerita ke lo. sebenarnya cewe yang lo liat di mall itu keponakan gue" Sarah mengkerut kan dahinya seolah tidak percaya dengan apa yang di bicarakan Rangga
" lo pasti ga percaya, gue bisa telpon gadis sekarang biar lo bisa denger dari dia "
" ga perlu, gue capek mau pulang" Rangga menahan tangan Sarah lagi
" sayang please percaya , gadis itu beneran keponakan gue dia emang sangat dekat dengan gue dan dia ke Jakarta lagi liburan sekolah kalau lo masih ga percaya kita kerumah gue sekarang" Rangga menarik tangan Sarah menuju ke mobilnya, Sarah memberontak tapi apa daya dia tidak bisa menahan tarikan tangan Rangga. Rangga pun membuka pintu mobilnya dan segera melaju keluar dari halaman rumah Putri.
" guys mereka akan baik-baik saja kan?" ucap Putri di balik jendela rumahnya.
" semoga, gue berharap sih mereka bisa balikan lagi" timpal Citra
" tapi gue binggung kok kak Rangga bisa tau ya kita sekarang ngumpul?" Romi
" gue yang kabarin dia" serentak semua melirik ke belakang ke arah Bela
__ADS_1
" serius lo " ucap Citra kaget
" iya serius, gue tau kak Rangga ga mungkin menghianati Sarah, gue tau karena gue bisa liat dari tatapan kak Rangga kalau dia itu serius sama Sarah"
" kaya peramal aja lo, gimana kalau bener kak Rangga selingkuh" kata Citra sambil berjalan kembali ke ruang tengah di ikuti semuanya
" percaya sama gue kalau kak Rangga itu setia"
" udah-udah dari pada kita ngomongin yang belum pasti mending kita nonton film aja gimana? biarin mereka menyelesaikan masalah pribadi mereka. gue banyak koleksi film nih setuju ga" ucap Putri
" setujuuu" teriak semuanya
Rangga menekan gas dan melajukan mobilnya dengan kencang
" kak bisa ga sih lo ga usah ngebut kaya gini, gue masih pengen hidup kali" teriak Sarah
Rangga membanting setirnya kearah kiri dan berhenti, Sarah merasa takut baru kali ini dia melihat Rangga yang penuh dengan amarah.
Rangga menarik tangan Sarah dan mencium punggung tangan nya
" Rah gue serius sama lo.dan sebenarnya gue sudah ngomong sama ayah setelah lo lulus sekolah gue bakal ngelamar lo" Sarah menatap wajah Rangga tidak percaya
" please percaya sama gue, apa perlu malam ini gue lamar lo?" Sarah meneteskan air mata tertunduk, dia merasa bersalah telah berprasangka buruk pada Rangga
" terus kenapa lo nangis?"
" maafin gue" katanya terisak
" kenapa lo yang minta maaf, gue yang salah karena ga pernah menceritakan keponakan gue"
" gue yang salah karena tidak mau mendengar penjelasan lo dan mengambil keputusan sendiri, maafin gue kak" Sarah memeluk tubuh Rangga, Rangga tersenyum dan membalas pelukannya
" jadi mau ketemu sama Gadis ga? biar sekalian gue kenalin sama mba Rose kakak perempuan gue ibunya Gadis" sarah menggeleng dan melepaskan pelukannya
" gue percaya sama lo kak, mungkin sekarang bukan waktu yang tepat untuk ketemu sama mba Rose gue belum siap dengan penampilan seperti ini" Rangga tersenyum dan mengecup keningnya
" oke beb, jadi sekarang mau balik lagi ke rumah Putri?" Sarah mengangguk sambil tersenyum. Rangga memutar balik mobilnya untuk kembali ke rumah Putri
****
mereka sedang asik menonton film Life of Brian. suara tawa pecah di ruangan itu saat melihat adegan lucu dari film itu. tawa mereka seketika terhenti melihat Sarah dan Rangga yang baru saja masuk. Citra menjatuhkan Snack yang ada di tangan nya, sedangkan yang lainnya menganga tak percaya, Bela dan Satya saling tatap dan tersenyum karena mereka berdua tau kalau ini hanya kesalahfahaman.
__ADS_1
" kalian udah balikan lagi nih ceritanya" goda Bela
" dih siapa yang bilang putus, gue ga pernah putus sama Sarah" Rangga langsung duduk di tengah-tengah Tristan dan Satya sedangkan Sarah tertunduk malu dan duduk di samping Putri
" gue bilang apa kan mereka pasti balik lagi" ucap Bela dan mereka tertawa
" jadi formasi lengkap yaaa pas nanti kita ke Bali " teriak Citra girang
" ya ampun gue lupa kabarin Raffa, bentar ya gue telpon dia dulu" Putri mengambil ponselnya yang ada di kamar, semua orang langsung melihat ke arah Tristan karena mereka tau kalau Tristan sangat cemburu dengan Raffa. Tristan binggung melihat semua mata yang tertuju padanya
" kalian kenapa ngeliatin gue?"
" kak lo ga marah?" tanya Citra
" oh soal Raffa, sekarang udah ga karena gue tau cinta Putri hanya buat gue" mereka terdiam dan dengan serentak melempar bantal ke arah Tristan membuat suasana menjadi ricuh
" PD banget sih lo kak" ucap Satya
" ya harus donk, kalau ga CINTA ga mungkin donk dia mau mengandung anak gue" mereka mengambil kembali bantal dan melemparnya lagi. tawa pecah di ruangan itu.
Putri terus menelpon Raffa tapi tidak kunjung dia angkat. Fa lo kemana sih ga angkat telpon gue.
untuk kesekian kalinya Putri menekan nomor Raffa dan menelponnya kembali.
"halo, Put sorry tadi gue ada di kelas ponselnya gue silent, ada apa baby tumben lo nelpon gue?"
" pantesan dari tadi gue telpon ga di angkat kirain lo udah ga mau angkat telpon dari gue "
" ga lah baby, ada apa nih, ada yg perlu gue bantu?"
" besok lusa lo ada acara g?"
" ga Put, gue libur sih selama 1 minggu emang kenapa? lo mau lahiran ya?"
" ya ga lah kandungan gue masih 6 bulan kali. kebetulan banget nih gue sama anak-anak mau liburan ke Bali ke villa bokap gue, masalah transportasi lo ga usah pikirin, lo tinggal bawa baju aja, jadi lo mau ikut ga?"
" seriusan? ya kalau gue sih pasti ikut"
" okeee bener yaaaa, besok lo nginep aja di rumah bareng yang lain, soalnya kemungkinan kita berangkat subuh"
" oke thanks ya udah ngajak gue"
__ADS_1
" welcome... sampe ketemu besok ya bye" Putri menutup telponnya dan kembali bergabung dengan sahabat-sahabatnya