Dia Suamiku

Dia Suamiku
LIBURAN 2


__ADS_3

semua sudah berkumpul di meja makan.


" Raka mau sama ini ga?" kata Putri yang juga menyiapkan makanan untuk adik iparnya selain sama suaminya


"iya kak, makasih ya kak" ucap Raka sambil mengambil piring yang di sodorkan Putri


" duuh enak banget deeh punya kakak ipar yang baik, gue juga mau donk kak" goda Satya


" nikah sana sama Bela biar dilayanin juga" Satya pun menyodorkan piring kosong ke arah Bela berharap di layani olehnya


" maaf, sayangnya kita belum nikah jadi ambil sendiri aja ya" ucap Bela dan semua tertawa


" tega banget sih yank, pulang dari Bali gue langsung lamar lo deh" kata Satya sambil mengambil makanan


" sebelum lo lamar gue lebih dulu nolak lo, maaf gue belum siap punya suami kaya lo " tawa pecah di meja makan itu kecuali Satya yang cemberut menyantap makanannya


selesai makan Putri dan sahabatnya berkumpul di halaman belakang villa di pinggir kolam renang sedangkan Raka seperti biasa memilih jalan-jalan di sekitar Bali


" jadi di sini lo dulu nikah Put" tanya Sarah, Putri hanya mengangguk menikmati keripik yang ada di tangannya


" so sweet banget ya nikah di pinggir pantai di usia muda lagi" ucap Citra tersenyum sambil membayangkannya


" lo mau ay?ya udah kita nikah sekarang mau?" timpal Romi dan Citra melayangkan satu jitakan padanya


" ogah bangeet gue tuh maunya yang lamar gue sekelas Lee Minho"


" gue ga kalah cakep kali ay, dia tuh hasil operasi klo gue udah cakep bawaan lahir"


" ga kebayang kalau kalian berdua nikah, bakal jadi gimana anaknya" ucap Satya


" bakal cakep n cantik lah" timbal Romi


" maksud gue ga kebayang makannya secara kalian berdua kan doyan makan" mereka pun tertawa


" guys kita maen truth or dare yu " ucap Bela mereka pun menyetujuinya. mereka mengatur posisi duduk membentuk lingkaran


" dimulai dari gue ya" Bela pun memutar botol bekas minuman soda dan berhenti di Romi


" yuhuu lo pilih truth or dare"


" gue pilih truth"


" lo udah ciuman sama Citra apa belom? trus itu ciuman itu keberapa?"


" iih Bel apaan sih kok tanya nya gitu" ucap Citra malu dan wajahnya pun memerah tapi dia penasaran sama jawaban Romi tentang ciuman keberapa

__ADS_1


" ya bebas donk gue nanya apaan, ayo cepetan jawab"


" emm udah dan itu ciuman pertama gue" jawabnya pelan dan mereka semua bersorak "huuuuuuuu" Citra tersenyum menunduk dia senang mendengar jawabnya. dan sekarang giliran Romi memutar dan berhenti di arah Rangga


" gue pilih dare deh" ucap Rangga


" lamar Sarah dengan rayuan"


" gua ga bisa gombal kaya lo"


" ga bisa kak ayooo" ucap Citra dan mereka semua bersorak " lamar lamar lamar lamar"


Rangga pun berlutut di hadapan Sarah membuat sarah tersenyum malu


"Sarah lo mau ga jadi orang yang pertama yang gue liat saat gue bangun dari tidur" cieeeeeeeee teriak semuanya


" jawab donk" ucap Putri sarah hanya mengangguk malu


" yeeeaaaay sah " teriak Bela dan semua tertawa. Rangga duduk kembali dan memutar botol yang terhenti di Rani


" lo pilih apa ran truth or dare" ucap Rangga


" emm truth "


" okee, apa ya gue binggung oh iya apa saat ini ada orang yang lo suka" semua menatap ke arah Rani


"yaaaaaaaaah kak Rangga kurang sih nanya nya harusnya tanya juga siapa yang dia suka" ucap Citra mengundang tawa. Rani pun memutar botol dan berhenti di Citra


" gue pilih dare"


" duh binggung, nyanyiin balon ku ada lima semua huruf vokalnya di ganti (i) sambil joget bebek" mau tidak mau citra menuruti apa yang di katakan rani dan semua tertawa terhibur. Citra pun memutar dan berhenti di depan Raffa


" gue pilih truth"


" okeee apa yaaa, apa ada seseorang yang lo suka diantara kita semua dan siapa?" semua menatap serius ke arah Raffa.


" emmm ada dia Putri" suasana hening semua menatap ke arah Triatan dan Putri. hati Triatan merasa panas mendengarnya


"tapi itu dulu, sekarang gue cuma anggap dia sebagai adik gue kok tenang aja" semua membuang nafas kasar


" kagetin aja lo Fa, kirain beneran " ucap Bela. Raffa hanya tersenyum, sebenarnya apa yang di katakannya itu benar dan sampai saat ini rasa suka dia terhadap Putri masih sama seperti dulu, tapi dia sadar Tristan menatapnya dengan tajam dan dia tidak mau merusak suasana makanya dia memilih untuk berbohong. Raffa pun memutar botol dan berhenti di Romi karena Romi sudah mendapat giliran Raffa pun memutarnya kembali sampai terhenti di Tristan


" gue milih truth"


" sebesar apa rasa sayang dan cinta lo sama Putri" semua tau apa yang di tanyakan Raffa serius, keduanya saling tatap membuat suasana terasa panas

__ADS_1


" yang jelas ga ada yang bisa menandingi rasa cinta dan sayang gue sama Putri" Raffa lega mendengar jawaban dari Tristan dan dia hanya tersenyum


" uaaaaaam gue ngantuuk udahan yu" ucap Putri karena dia tau suasana yang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan permainan


" ya udah Put mending istrirahat aja" ucap Sarah


" kak ayo, guys duluan yaa kalian bisa lanjut aja ya" ajak Putri pada Tristan. dan Mereka pamit masuk ke dalam


Rani, Citra, Sarah dan Bela pun ikut pamit untuk mengabadikan foto liburan mereka di pinggir pantai sedangkan para lelaki memilih tetap duduk melanjutkan obrolan mereka


" oia Fa lo jadinya kuliah dimana trus ambil jurusan apa?" tanya Rangga


" di tempat yang sama dengan Tristan tapi gue ambil jurusan teknik informatika"


"oh iya lumayan sulit juga jurusan itu. kalau kalian berdua rencana mau kuliah kemana?"


" gue sih samain sama Citra aja, takut terpisah gue sama dia" ucap Romi dan mereka tertawa


" cuma Citra sih yang mau sama lo jadi lo khawatirkan nanti bakal jadi jomblo lapuk" canda Satya


" banyak kali yang ngantri mau jadi cewe gue tapi hati gue udah di kunci ma Citra trus kaga tau tuh dia buang di mana kuncinya gue ga nemu soalnya"


" lebay alesan aja lo. emm kalau gue sih disuruh ma bokap kuliah di Amerika tapi gue belum tau juga"


" serius trus bela udah tau belom" tanya Rangga dan Satya hanya menggelengkan kepalanya


" ga tau nih gimana reaksi dia kalau tau gue bakal kuliah disana"


" mending lo jujur dari sekarang jadi ada persiapan tuh dia nyiapin hatinya buat LDRan sama lo" ucap Raffa


" iya bener atau nyiapain hatinya buat cari cowo lain" canda Romi mengundang tawa Raffa dan Rangga sedangkan Satya menatap sinis ke arahnya


" setan lo, ga akan gue biarin dia cari cowo laen, gue bakal kunci hatinya di dalam hati gue terus gue buang deh tu kunci"


" yaela ngikutin aja lo tadi aja bilang gue lebay eh taunya di ikutin juga sama lo " ucap Romi


" ya ga apa-apa biar kita berdua sama-sama lebay kasian lo sendiri yang lebay ga ada temen" mereka pun kembali tertawa bersama


selesai mengobrol ke-empat pria itu pun menghampiri para gadis yang masih menikmati angin laut di pinggir pantai.


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA


PARA READER YANG BAIK HATI MINTA VOTE NYA YAAA


TERIMAKASIH 😘

__ADS_1


DON'T FORGET SMILE AND HAPPY ♥️


__ADS_2