Dia Suamiku

Dia Suamiku
SELINGKUH??


__ADS_3

Tristan membawa banyak barang belanjaan menuju mobil


" sayang apa ini tidak berlebihan" kata Tristan sambil menyimpan semua belanjaan di dalam bagasi mobil


" ga donk yank, ini tuh cuma sedikit lagian kan temen-temen aku tuh banyak dan rakus semuanya " Tristan tertawa dan mereka masuk kedalam mobil untuk pulang ke rumah.


" sayang terimakasih ya "Putri mengkerut kan dahinya, dia tidak mengerti apa yang di maksud


Tristan


" untuk apa yank"


" terimakasih kamu memberikan ku seorang anak dan sudah susah payah untuk mengandungnya" ternyata saat di supermarket Tristan selalu memperhatikan Putri berjalan terlihat sangat lelah dan sesekali Putri jalan memegang pinggangnya yang sudah mulai pegal


" sudah terlalu sering yank kamu mengucapkannya"


" tapi aku ga akan pernah bosan untuk mengatakannya, aku sangat beruntung sayang mempunyai istri seperti dirimu" Tristan mencium punggung tangan Putri, putri pun tersenyum.


"jangan pernah tinggalin kita ya papa" Tristan langsung kaget melirik Putri dan tersenyum haru. dia sangat senang Putri memanggilnya dengan sebutan papa


"tidak akan pernah sayang, aku sangat mencintaimu" Putri tersenyum bahagia mendengarnya.


sesampai di rumah keduanya langsung masuk, bang Jojon membantu menurunkan semua barang belanjaan


" bi tolong siapin makanan yang banyak ya nanti siang temen aku mau pada datang, dan itu cemilannya simpan di ruang tv aja"


" iya non"


" makasih ya bi" Putri menghampiri suaminya yang sudah masuk lebih dulu kedalam kamar


" yank apa kamu mau makan sesuatu?"


" tidak sayang terimakasih, sini" Triatan menyuruhnya untuk berbaring di sebelahnya.


" ada apa?" Tristan hanya menggelengkan kepalanya dan memeluk tubuh mungil Putri. tidak terasa keduanya pun tertidur.


***


" yank kita nungguin siapa lagi sih ?" tanya Satya


" bentar lagi yank tadi Sarah mau ke toilet dulu katanya" jawabnya sambil memainkan ponselnya.


" itu bukannya Sarah ya?" Satya melihat Sarah dengan seorang laki-laki di gerbang sekolah


" oh itu dia Riski anak IPA, akhir-akhir ini dia selalu menghubungi Sarah"


tidak lama Sarah segera menghampiri keduanya yang ada di dalam mobil


" sorry gue lama, Citra sama Romi udah berangkat ya?"tanya Sarah


" mereka udah duluan ga kuat laper katanya" ucap Bela. Satya kemudian melajukan mobilnya.dia melihat kearah Sarah lewat spion depan, Sarah yang sibuk memainkan ponselnya sambil tersenyum.


" ehm.....ada yang lagi seneng nih" Sarah tidak mengerti apa yg di katakan Satya, Bela tau siapa yang di maksud pacarnya dan dia pun langsung melirik ke belakang.


" siapa?" tanya Sarah saat belajar melirik ke belakang

__ADS_1


" menurut lo siapa?" belajar berbalik tanya


" gue maksudnya?"


" gue liat dari tadi lo senyum sendiri deh, ingeet kak Rangga orangnya setia lo " ucap Satya


" so tau lo, emang lo tau di kampus nya dia setia apa ga?" Satya dan Bela saling pandang, mereka tau pasti ada sesuatu yang terjadi antara Sarah dan Rangga


" kok lo ngomongnya gitu sih, ya namanya suatu hubungan kan harus ada saling percaya" Bela, Sarah hanya diam dan kembali memainkan ponselnya


" lo ada masalah kan sama kak Rangga?" tanya Bela penasaran Sarah hanya diam dan menaikkan bahunya. Satya juga Bela tidak menanyakan lebih lanjut lagi.


sampai di rumah Putri ketiganya turun dari mobil di susul Romi dan Citra yang baru tiba dengan motor sport nya.


ting tong


" siang biii" sapa semuanya


" siang silahkan masuk, tunggu aja di ruang tv nanti bibi panggilkan non Putri"


" makasih ya bi"


"heeeeiiii" sapa Putri yang baru keluar dari kamarnya


" baru bangun tidur lo " tanya Bela


" emmm...." dia langsung duduk di tengah-tengah mereka


" jadi kalian semua pada bisa ga nih besok lusa ke Bali?"


mereka pun saling menceritakan cerita-cerita disekolah yang membuat Putri rindu dengan sekolahnya.


Sarah asik memegang ponsel sambil tersenyum sendiri, kelimanya saling pandang melihat kelakuan sahabatnya itu.


" Rah lo chattingan sama siapa?" Bela


" aah bukan siapa-siapa kok, jadi gimana" dia melanjut pembicaraan yang dari tadi sudah selesai di bahas


" gimana apanya?" Citra. tatapan kelima sahabatnya membuat dia salah tingkah


" kalian kenapa ngeliatin gue kaya gitu sih"


" lo harus cerita sama kita ada apa sebenarnya hubungan lo sama Rangga?"Bela


" kita baik-baik aja, dia sibuk sama kuliah nya dan gue sibuk sama sekolah gue, emang apa yang salah?"


" yang salah itu ada di elo, lo lagi deket kan sama Riski anak IPA?" Sarah terdiam dengan pertanyaan Bela.


" lo selingkuh Rah?" kaget Citra, Sarah kemudian meneteskan air matanya dia sudah tidak bisa bersikap kalau dirinya baik-baik saja


"lo kenapa nangis?" Putri langsung memeluk Sarah dan tangisannya semakin menjadi. mereka pun membiarkan Sarah untuk mengeluarkan kesedihannya.


" wah udah rame a..........." Tristan tidak melanjutkan bicaranya karena dia melihat situasi yang tidak seperti biasanya


" eh kak Tristan sini kak" ucap Romi dan Tristan pun duduk di sampingnya. Tristan tidak mengerti apa yang sedang terjadi tapi dia lebih memilih diam mengikuti suasana. Sarah menarik dirinya dari pelukan Putri dan mengusap air matanya

__ADS_1


" kalau ada apa-apa lo bisa cerita sama kita, jangan lo pendem sendiri Rah, kalau ada yang kita bisa bantu ya kita pasti bantu " Bela


" gue putus sama kak Rangga " mereka semua kaget dengan apa yang di katakan Sarah, menurut mereka hubungan Sarah dan Rangga baik-baik aja dan nyaris tidak pernah ada masalah


" kenapa bisa?" Citra. Sarah pun kembali menangis


" gue liat kak Rangga di mall sama cewe mereka gandengan tangan, gue ga pernah liat cewe itu siapa"


" terus lo samperin dia?" Sarah hanya menggeleng


" harusnya lo samperin dia dan minta penjelasan" Citra


" gue langsung nelpon dia dan minta putus, kak Rangga terus menghubungi gue dan nomernya langsung gue blok, gue sakit ngeliatnya" ketiga sahabatnya langsung memeluk Sarah menepuk pundaknya. sedangkan para lelaki hanya bisa melihat dan mendengarkan


diam-diam Bela mengirim pesan ke Rangga agar bisa ke rumah Putri sekarang, mungkin ini hanya kesalahfahaman.


Bela :" kak bisa ga sekarang ke rumah Putri"


Rangga :" oke"


dengan cepat Rangga menjawab pesan Bela.


" lo jangan sedih lagi yaa, kan ada kita disini pokoknya liburan besok kita harus bersenang-senang ya" Putri mengusap air mata yang ada di pipi Sarah, Sarah tersenyum mengangguk


" jadi lo tadi senyum-senyum sama siapa?" tanya Citra


" ih kepooooo, ada ajaaaaa"


" jadi mau rahasia lagi niiiih " Putri dan Citra mengelitik pinggang Sarah mengodanya


" yang seperti Bela bilang namanya Riski, lo masih inget ga Put?"


" emmm, yang ada di club basket juga kan?"


" sumpah jadi beneran lo lagi pdkt sama dia?" tanya Citra, Bela dari tadi hanya diam melihat ketiganya asik mengobrol


" kagalah dia udah punya pacar kali "


"ya terus kenapa lo tadi kaya orang kasmaran" Citra


" dia tuh ternyata temen SD gue, jadi tadi kita lagi bicarain masa-masa SD dulu "


" awas loooh nanti lo bisa jadi orang ke 3"goda Citra


" ih amit-amit deh"


" yank lo kenapa?" bisik Satya


" ga kenapa-napa" Bela berharap kalau Rangga segera datang dan menjelaskan semuanya.


" non makanan udah siap"


" guys makan dulu yuuuu " ajak Putri dan mereka pun menuju ruang makan dan makan bersama


TERIMA KASIH SEMUANYA....

__ADS_1


JANGAN LUPA UNTUK TERSENYUM SESULIT APAPUN MASALAH KALIAN 😘


__ADS_2