
" sayang kamu istirahatlah biar aku yang membereskan semuanya" Putri sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk di Bali
" tapi yank ini....." Tristan merangkul bahu Putri berjalan menuju kasur
" anak-anak yang lain juga sudah istirahat besok kan kita berangkat subuh, kamu istirahat ya biar aku yang menyelesaikannya" Putri tersenyum mengangguk dan merebahkan tubuhnya di kasur, dia terus menatap suaminya
" yank aku bangga punya suami seperti kamu di usiaku yang semuda ini" Tristan menoleh ke arah Putri tersenyum, dia menarik resleting koper dan berbaring di sampingnya
" aku juga bangga punya istri sepertimu di usia ku yang masih 19 tahun apalagi sebentar lagi buah cinta kita lahir" Tristan mengecup kening sambil mengelus perut Putri.
" bobo yu takut besok kesiangan lagi " Putri mengangguk dan memeluk Tristan menenggelamkan kepalanya di dada bidang Tristan
03.30
semua orang sudah sibuk menyiapkan barang-barang mereka.
" sayang bangun" katanya pelan sambil mengelus wajah imut Putri dengan lembut
"emmmm...masih ngantuuuk 5 menit lagi oke" diapun kembali memeluk guling kesayangannya. Tristan sudah biasa dengan sifat Putri yang seperti ini hanya menggelengkan kepala dan tersenyum. diapun keluar kamar untuk mengecek semuanya.
" pagi semua" sapa Tristan
" pagiiiiiii" jawab semuanya yang sedang berkumpul di ruang tengah
" bi Raka mana?"tanya Tristan yang belum liat adik kesayangannya itu
" den Raka tadi udah keluar tapi masuk lagi ke kamar katanya ada yg ketinggalan
" oh gitu, oia bi makanan udah siap?"
" udah den"
" kalau gitu suruh semuanya makan dulu dan tolong siapkan 1 porsi buat Putri ya anterkan ke kamar, makasih ya bi" bi Inah segera menyiapkan apa yang di perintahkan Tristan
" guys kalian makan dulu ya jam 4 kita berangkat "
" kak Putri mana?" tanya Bela
" dia masih menikmati mimpi indahnya " semua tersenyum menggelengkan kepala karena mereka tau Putri memang sangat susah untuk di bangunkan
" ya ampun tu anak udah mau jadi orang tua masih aja ya susah di bangunin" ucap Raffa dan mengundang tawa semuanya.
" sayang bangun, sarapan dulu semua udah siap loh tinggal kamu aja yang belum" bisik Tristan dan Putri langsung terbangun
__ADS_1
" yank kok aku baru di bangunin sih, ya udah aku mandi dulu" kesal Putri langsung masuk ke kamar mandi Tristan tertawa melihat kelakuan istrinya
mereka pun siap berangkat. 4 mobil yang mengangkut mereka berjalan saling beriringan seperti konvoi. 1 jam perjalanan mereka tiba di bandara,dan pak Chandra sudah menunggu di sana.
" pagi pak Tristan, pagi nona Putri, pagi semuanya " sapa pak Chandra dan mereka pun menjawabnya
" pagi pak, gimana pesawatnya sudah siap?"
tanya Tristan
" sudah pak, sebaiknya kalian semua siap-siap sekarang naik pesawat karena 20 menit lagi jadwal penerbangannya.
" baik pak terimakasih sudah menyiapkan semua"
" sama-sama pak Tristan semoga perjalanan anda dan teman-teman menyenangkan saya pamit" Tristan tersenyum dan mereka semua langsung menuju pesawat pribadi milik Putri. semua sahabatnya kagum mereka tidak percaya Putri mempunyai segalanya. karena selama ini Putri tidak pernah memperlihatkan apa yang dia miliki.
seperti biasa para asisten rumah duduk di bangku paling depan dan yang lain duduk di belakangnya. semua hening tertidur karena memang mereka kurang tidur sejak semalam. setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama akhirnya mereka semua sampai di pulau Bali. masing-masing sibuk menarik kopernya. 1 buah bus mini sudah terparkir sedang menunggu rombongan Putri .
" selamat pagi nona Putri, pak Tristan, selamat datang kembali di Bali silahkan masuk" ucap salah satu pegawai hotel yang bekerja di tempatnya
" terimakasih pak" barang dimasukan satu persatu di bagasi bis oleh 2 pegawai yang bertugas menjemput mereka.
"sumpah Putri gue serasa mimpi, ini sama kaya drama Korea yang pernah gue nonton" celetuk Citra mengundang tawa
"dih apaan perasaan dari tadi di pesawat lo ngoceh aja deh kaya orang kampungan" semua tertawa melihat pasangan kekasih itu
dan akhirnya bus mini masuk ke halaman parkir villa.
" waaaaw kereeeen bangeet " teriak Citra sambi memotret pemandangan laut yg langsung berada di depan villa, semuanya tersenyum dan masuk ke dalam villa
" guys gue udah siapin kamar, masing-masing kamar di isi oleh 2 orang ya" ucap putri yang mereka semua sudah berkumpul di ruang tengah villa
" Citra sama Rani, Sarah sama Bela, Romi sama Satya, Rangga sama Raffa, spesial buat Raka dia tidur sendiri" Raka tersenyum.
" yahhh kiraen gue bakal sekamar sama Citra" ucap Romi yang membuat Citra, Bela, dan Sarah melayangkan jitakan di atas kepalanya
" haram, nikah dulu brooo" ucap Satya mereka pun tertawa
masing-masing membawa koper mereka ke dalam kamar sebelum mereka menikmati liburan.
Putri memegang pinggangnya duduk di bangku yang menghadap langsung ke laut
" sayang kenapa perutnya sakit ya" cemas Tristan
__ADS_1
" ga yank cuma pinggang aku sedikit pegal" Tristan menghampiri istrinya dan duduk di sebelahnya
" ya udah kamu rebahan dulu aja, nanti aku buatkan susu tadi pagi kamu belum meminumnya" Putri mengangguk dan merebahkan badannya ke kasur.
***
3 pasangan muda itu sedang menikmati angin pantai di pinggir laut.
" hei lo ga gabung sama mereka?" tanya Raffa menghampiri Rani yang sedang duduk di depan villa
"eh kak Raffa, ga kak. kak Raffa sendiri?"
" gue kan ga terlalu deket sama mereka, Putri mana ya kok belum keliatan?"
" masih di kamar kak, kayanya istirahat." keduanya pun melanjutkan obrolan
" gila lo beraninya sama cewek" teriak Bela dan kembali memercikkan air laut ke arah Satya
" iih kalian berdua yaa cari gara-gara sama kita" Satya dan Romi memercikan air laut pada Bela dan Citra, keduanya pun membalasnya. Rangga juga Sarah yang sedang duduk di pinggir pantai tertawa melihat sahabat mereka
" hey kalian berdua pacaran aja sini donk gabung" teriak Romi. Rangga pun berdiri dan menarik tangan Sarah bergabung dengan mereka.
" Putri kemana yaa" tanya Bela
" jangan gangguin mereka lagi babymoon " ucap Satya dan mereka tertawa.
" hayoooo kalian ngetawain siapa " Putri yang baru saja datang dengan Tristan yang merangkul pinggangnya di ikuti Rani dan Raffa.
" yang diomongin dateng guys " Citra
" iiih ngomongin apa sihhhh, udah maen rahasia-rahasia nih ceritanya"
" mereka tuh dari tadi nyariin lo terus kata Satya kalian berdua lagi babymoon jangan di ganggu" jawab Sarah
" emang iyaaaa makanya kalian tau diri yaa jangan gangguin gueee " ucap Putri memeluk pinggang Tristan. semua saling tatap dan langsung memercikan air laut ke arah Putri, Tristan langsung memeluk istrinya agar tidak terkena air, dan semua orang pun tampak bahagia .
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA
PARA READER YANG BAIK HATI MINTA VOTE NYA YAAA
TERIMAKASIH 😘
DON'T FORGET SMILE AND HAPPY ♥️
__ADS_1